{"id":175759,"date":"2026-04-06T15:22:00","date_gmt":"2026-04-06T07:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=175759"},"modified":"2026-04-06T15:23:52","modified_gmt":"2026-04-06T07:23:52","slug":"wfh-diberlakukan-di-ppu-sekda-tohar-asn-tetap-wajib-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wfh-diberlakukan-di-ppu-sekda-tohar-asn-tetap-wajib-kerja\/","title":{"rendered":"WFH Diberlakukan di PPU, Sekda Tohar: ASN Tetap Wajib Kerja!"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"616ca9b2-1c17-4895-b5e4-a2f45515a394\" data-testid=\"conversation-turn-1\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:4ddf68f8-7818-4d64-9962-4eb4e6241491-0\" data-testid=\"conversation-turn-2\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"de16c6c8-a085-477f-aabc-0b1c30317101\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sekda PPU menegaskan WFH bagi ASN bukan hari libur, melainkan sistem kerja produktif yang harus berdampak pada efisiensi anggaran dan pelayanan publik.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PENAJAM PASER UTARA<\/strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar menegaskan bahwa kebijakan work from home (WFH) yang mulai diterapkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU bukanlah bentuk hari libur, melainkan tetap menjalankan tugas kedinasan dari rumah secara disiplin dan bertanggung jawab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penegasan tersebut disampaikan Tohar saat apel pagi di lingkungan Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU, Senin (06\/04\/2026), sebagai langkah awal memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif dan tidak disalahartikan oleh aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-175780\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6240223367105548773.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6240223367105548773.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6240223367105548773-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6240223367105548773-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6240223367105548773-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Ia menekankan, seluruh pegawai tetap wajib menjalankan tugas dan fungsi masing-masing meskipun bekerja dari rumah. Kebijakan ini, menurutnya, harus dipahami sebagai bagian dari sistem kerja yang tetap produktif, bukan ruang untuk bersantai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi saya minta ketika hari Jumat WFH, jangan ada dari kita yang keluyuran di mal atau tempat-tempat publik, kecuali untuk tugas tertentu,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Tohar menjelaskan bahwa pelaksanaan WFH harus berjalan secara terstruktur dan berjenjang. Setiap pelaksanaan kebijakan tersebut wajib dilaporkan kepada pemerintah provinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain aspek kedisiplinan, ia juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran sebagai tujuan utama penerapan WFH. Seluruh unit kerja di lingkungan Setkab PPU diminta berperan aktif dalam mengendalikan penggunaan belanja operasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cOleh karena itu, saya harapkan setiap bagian memperhatikan penggunaan listrik, air, BBM, dan kebutuhan lainnya agar lebih hemat dan terukur,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tohar menjelaskan bahwa efisiensi tersebut berkaitan langsung dengan belanja publik, yakni pengeluaran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan pegawai untuk lebih bijak dalam pengeluaran pribadi, termasuk penggunaan bahan bakar minyak (BBM).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam implementasinya, Bagian Umum Setkab PPU yang bertanggung jawab atas pengeluaran rutin diminta melakukan pengawasan dan evaluasi secara ketat, khususnya terhadap penggunaan listrik, air, dan BBM pada periode sebelum kebijakan WFH diberlakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah tersebut dinilai penting untuk mengukur efektivitas kebijakan serta memastikan adanya perbandingan yang jelas terkait tingkat efisiensi yang dihasilkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHarus ada bukti yang benar-benar meyakinkan bahwa dengan WFH ini terjadi efisiensi, terutama pada pengeluaran rutin seperti listrik, air, dan BBM,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan WFH di lingkungan Pemkab PPU dijadwalkan mulai diterapkan pada Jumat (10\/4\/2026). Dengan penerapan ini, seluruh ASN diharapkan tetap menjaga kinerja, disiplin, serta kualitas pelayanan publik meskipun bekerja dari lokasi berbeda.[]\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekda PPU menegaskan WFH bagi ASN bukan hari libur, melainkan sistem kerja produktif yang harus berdampak pada efisiensi anggaran dan pelayanan publik. PENAJAM PASER UTARA &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar menegaskan bahwa kebijakan work from home (WFH) yang mulai diterapkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU bukanlah bentuk hari libur, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":175779,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[17240,13196,18685,18684,12189,9600,9514,1162,10795,1163,18686,18683],"class_list":["post-175759","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu","tag-asn-ppu","tag-disiplin-asn","tag-efisiensi-anggaran-daerah","tag-kebijakan-wfh","tag-kemendagri","tag-pemkab-ppu","tag-penajam-paser-utara","tag-sekda-ppu","tag-setkab-ppu","tag-tohar","tag-wfh-asn-indonesia","tag-wfh-ppu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175759","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175759"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175759\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":175783,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175759\/revisions\/175783"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/175779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}