{"id":175844,"date":"2026-04-06T18:12:49","date_gmt":"2026-04-06T10:12:49","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=175844"},"modified":"2026-04-06T18:14:01","modified_gmt":"2026-04-06T10:14:01","slug":"polisi-keroyok-pengunjung-kafe-polres-toraja-utara-ambil-tindakan-tegas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polisi-keroyok-pengunjung-kafe-polres-toraja-utara-ambil-tindakan-tegas\/","title":{"rendered":"Polisi Keroyok Pengunjung Kafe, Polres Toraja Utara Ambil Tindakan Tegas"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"f6722f8b-2fba-48fc-bb62-aaafb3f2d8ff\" data-testid=\"conversation-turn-13\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:17dc3afd-15fe-49f3-9362-535e9d59ff63-21\" data-testid=\"conversation-turn-14\" data-scroll-anchor=\"true\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" tabindex=\"0\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"a0607f74-ffb4-4177-b03d-31cbfecd4d8e\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\" data-turn-start-message=\"true\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Oknum anggota Polri yang terlibat pengeroyokan di Toraja Utara menjalani proses hukum dan etik sebagai bentuk penegakan disiplin internal.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SULAWESI SELATAN<\/strong> &#8211; Penanganan internal terhadap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang terlibat kasus pengeroyokan di tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, memasuki tahap serius setelah yang bersangkutan resmi ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) sembari menjalani proses hukum dan etik secara bersamaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Toraja Utara, Stephanus Luckyto, menegaskan bahwa institusinya tidak mentoleransi pelanggaran hukum oleh personel. Ia menyatakan oknum anggota yang terlibat dalam insiden di Valerie Cafe telah diproses dan kini menjalani pemeriksaan intensif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Oknum anggota Polres Toraja Utara yang terlibat dalam peristiwa di Valerie Cafe saat ini sudah diproses,&#8221; kata Luckyto, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Senin (06\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Luckyto menjelaskan, penanganan perkara dilakukan melalui dua jalur sekaligus, yakni proses pidana umum dan sidang kode etik profesi Polri. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk akuntabilitas institusi terhadap tindakan yang merugikan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Proses hukum dilakukan secara paralel, baik melalui peradilan pidana umum maupun sidang kode etik profesi Polri,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, tindakan tegas tersebut merupakan komitmen Polres Toraja Utara dalam menjaga kepercayaan publik serta menegakkan disiplin internal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ini adalah bukti keseriusan kami. Siapa pun anggota yang melanggar aturan akan menerima konsekuensi hukum yang setimpal demi menjaga marwah institusi Polri,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini mencuat setelah beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap seorang pengunjung THM di Toraja Utara. Dalam rekaman berdurasi sekitar 2 menit 4 detik itu, tampak sejumlah orang melakukan pemukulan menggunakan tangan hingga kursi, sementara beberapa pengunjung lain berupaya melerai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Informasi awal menyebutkan insiden tersebut diduga melibatkan lima anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan satu anggota Polri. Aparat kepolisian kemudian melakukan penyelidikan setelah korban melaporkan kejadian tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasi Propam) Polrestabes Toraja Utara, Damianus, sebelumnya juga membenarkan keterlibatan anggota kepolisian dalam kasus tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Iya benar, salah satu aparat kepolisian. Sementara ini kita masih menyelidiki setelah korban membuat laporan,&#8221; kata Damianus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolres Toraja Utara menegaskan pihaknya akan terus melakukan pembenahan internal agar seluruh personel menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara profesional dan berintegritas. Penanganan tegas ini diharapkan menjadi peringatan bagi seluruh anggota agar tidak menyalahgunakan kewenangan di luar tugas.[]\n<p>Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oknum anggota Polri yang terlibat pengeroyokan di Toraja Utara menjalani proses hukum dan etik sebagai bentuk penegakan disiplin internal. SULAWESI SELATAN &#8211; Penanganan internal terhadap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang terlibat kasus pengeroyokan di tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, memasuki tahap serius setelah yang bersangkutan resmi ditempatkan dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":175857,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,35,9393],"tags":[15382,18768,18766,18764,18763,5781,18767,1792,18762,18765],"class_list":["post-175844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-nasional","category-sulawesi-selatan","tag-kasus-viral","tag-kekerasan-thm","tag-patsus","tag-polisi-pengeroyokan","tag-polres-toraja-utara","tag-polri","tag-propam","tag-tni","tag-toraja-utara","tag-valerie-cafe"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175844"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175844\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":175861,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175844\/revisions\/175861"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/175857"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}