{"id":175944,"date":"2026-04-06T20:19:13","date_gmt":"2026-04-06T12:19:13","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=175944"},"modified":"2026-04-06T20:22:17","modified_gmt":"2026-04-06T12:22:17","slug":"libur-paskah-di-ikn-wisata-sambil-tanam-pohon-jadi-tren","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/libur-paskah-di-ikn-wisata-sambil-tanam-pohon-jadi-tren\/","title":{"rendered":"Libur Paskah di IKN, Wisata Sambil Tanam Pohon Jadi Tren"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Lonjakan kunjungan selama libur Paskah di IKN dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam penanaman pohon sebagai bagian dari konsep kota hutan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUSANTARA<\/strong> &#8211; Lonjakan kunjungan selama libur panjang Paskah dimanfaatkan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Otorita Ibu Kota Nusantara<\/span><\/span> untuk menguji konsep kota hijau berbasis partisipasi publik, dengan mengajak ribuan pengunjung menanam pohon di kawasan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Ibu Kota Nusantara<\/span><\/span> (IKN).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sepanjang 3\u20135 April 2026, tercatat sekitar 59.676 orang berkunjung dengan 14.382 kendaraan masuk ke kawasan tersebut. Tidak sekadar berwisata, pengunjung dilibatkan langsung dalam kegiatan rehabilitasi vegetasi melalui penanaman pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebanyak 500 titik tanam disiapkan dengan berbagai jenis tanaman khas Kalimantan, seperti balangeran, meranti, bodhi, kapuk randu, dan kemiri. Program ini diarahkan untuk membangun lapisan kanopi baru dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan guna mendukung fungsi ekologis, termasuk penyerapan karbon dan pemulihan keanekaragaman hayati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-175947\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.37.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.37.jpeg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.37-300x200.jpeg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.37-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.37-768x512.jpeg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.37-310x205.jpeg 310w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN Pungky Widiaryanto menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari pembentukan budaya baru di kawasan ibu kota. \u201cYang menarik pada program pelayanan kepada masyarakat di liburan paskah kali ini, kita mengajak pengunjung untuk melakukan penanaman di hutan di sekitar IKN atau di dalam KIPP. Tujuannya apa, kita ingin membudayakan bahwa budaya menanam merupakan salah satu budaya IKN untuk mengembalikan hutan hujan tropis yang menjadi visi IKN sebagai kota hutan,\u201d ujarnya, sebagaimana dilansir Nusantara, Senin (06\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan komposisi tanaman terdiri atas 70 persen spesies asli Kalimantan dan 30 persen multi-trees purpose species untuk menjaga keseimbangan ekosistem secara berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini juga menghadirkan pengalaman edukatif bagi masyarakat. Sejumlah pengunjung datang bersama keluarga untuk mengenal jenis tanaman sekaligus berpartisipasi dalam penghijauan kawasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni sebagai partisipasi lah untuk penanaman atau reboisasi dalam mengembangkan hutan tropisnya IKN. Jadi anak-anak kita nanti bisa lihat bahwa bukan bangunan saja yang dibangun, tapi hutannya juga,\u201d kata Sepin, warga Samboja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-175949\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.38-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.38-1.jpeg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.38-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.38-1-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.38-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-06-at-08.57.38-1-310x205.jpeg 310w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Pengunjung lain, Ferdy dari Jakarta, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda. \u201cSangat seru, karena ini juga pengalamannya edukatif sekali. Kita nggak cuma nanam, tapi juga dikasih tahu pohonnya apa dan konsep hutannya seperti apa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain kegiatan penanaman, sejumlah destinasi wisata di kawasan IKN juga dipadati pengunjung, termasuk jembatan kaca di area glamping yang menawarkan panorama alam di tengah pembangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPas nyampe sini, wow emang pemandangannya indah banget. Pelayanannya juga bagus, tertib, dan aman,\u201d ujar Nur Halipah dari Sepaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di lokasi lain, Nusantara Park yang dikelola oleh <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Artha Graha Group<\/span><\/span> turut menjadi pusat aktivitas libur Paskah dengan berbagai kegiatan keluarga, seperti lomba mewarnai telur dan pencarian telur bagi anak-anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDari kemarin Imlek, Lebaran, sampai sekarang Paskah, antusias masyarakat semakin banyak. Setiap akhir pekan juga makin ramai,\u201d kata Agnes.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan tersebut. \u201cKami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan baik serta kepada masyarakat yang telah berkunjung dengan tertib. Momentum Paskah ini membawa semangat kebaruan dan harapan, yang sejalan dengan pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa IKN tidak hanya berkembang sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga mulai berfungsi sebagai ruang publik yang mengintegrasikan aspek ekologis, edukatif, dan rekreasi secara bersamaan. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lonjakan kunjungan selama libur Paskah di IKN dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam penanaman pohon sebagai bagian dari konsep kota hutan. NUSANTARA &#8211; Lonjakan kunjungan selama libur panjang Paskah dimanfaatkan Otorita Ibu Kota Nusantara untuk menguji konsep kota hijau berbasis partisipasi publik, dengan mengajak ribuan pengunjung menanam pohon di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sepanjang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":175948,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,9430],"tags":[18863,7307,165,18862,18860,16214,6487,6569,18861,16212],"class_list":["post-175944","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-nusantara","tag-artha-graha-group","tag-ibu-kota-nusantara","tag-ikn","tag-kota-hutan","tag-libur-paskah","tag-nusantara-park","tag-otorita-ikn","tag-reboisasi","tag-tanam-pohon","tag-wisata-ikn"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175944","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175944"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175944\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":175954,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175944\/revisions\/175954"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/175948"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175944"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175944"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175944"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}