{"id":176042,"date":"2026-04-07T14:31:10","date_gmt":"2026-04-07T06:31:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=176042"},"modified":"2026-04-07T14:34:57","modified_gmt":"2026-04-07T06:34:57","slug":"modus-licik-pelaku-pura-pura-diikat-uang-rp125-juta-raib-di-bogor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/modus-licik-pelaku-pura-pura-diikat-uang-rp125-juta-raib-di-bogor\/","title":{"rendered":"Modus Licik! Pelaku Pura-pura Diikat, Uang Rp125 Juta Raib di Bogor"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"fd206503-d983-4018-b45a-42e9088db881\" data-testid=\"conversation-turn-5\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:f7bc9957-46d1-46c2-95a1-85cc17f98149-10\" data-testid=\"conversation-turn-6\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"f3211d6f-c126-4890-9a17-331d37a692c3\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Komplotan perampok di Bogor merekayasa penyanderaan palsu untuk mengelabui korban dalam aksi investasi bodong yang berujung kehilangan Rp125 juta.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAWA BARAT<\/strong> &#8211; Kepolisian mengungkap skenario rekayasa yang digunakan komplotan perampok bermodus investasi bodong di Babakan Madang, di mana salah satu pelaku berpura-pura menjadi korban dengan cara diikat untuk mengelabui target sebelum uang ratusan juta rupiah dibawa kabur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Babakan Madang Trias Karso Yuliantoro menjelaskan, kasus ini bermula ketika korban berinisial T dihubungi oleh pelaku MF dengan tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan. Korban kemudian mengumpulkan dana bersama rekan-rekannya hingga mencapai sekitar Rp125 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKemudian korban T menyiapkan dana tersebut bersama teman-temannya terkumpul sejumlah kurang lebih Rp 125 juta,\u201d kata Trias, Selasa (07\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah kesepakatan awal, korban dan pelaku bertemu dan berpindah lokasi menggunakan kendaraan masing-masing. Dalam perjalanan menuju tempat kejadian perkara (TKP), pelaku MF bergabung ke dalam mobil korban jenis Xpander berwarna hitam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBegitu mereka menuju TKP di tengah jalan terduga pelaku saudara MF sempat berhenti di jalan kemudian ikut bergabung dengan korban T satu mobil. Berarti ikut di dalam mobil Xpander warna hitam,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sesampainya di lokasi di wilayah Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, sebuah mobil Calya berwarna hitam menghadang kendaraan korban. Lima orang pelaku kemudian turun dan melakukan aksi kekerasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKorban T dibawa keluar dari pengemudi kemudian korban T mengalami kekerasan fisik langsung diinjak-injak sama terduga pelaku F dan R sambil menodongkan senjata yang diduga airsoft gun,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam situasi tersebut, dua pelaku lainnya berpura-pura mengikat MF seolah-olah ia juga korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKemudian dua tersangka terduga pelaku lainnya membuka pintu tengah melakukan pengikatan tangan terduga pelaku MF,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aksi itu ternyata merupakan bagian dari skenario untuk mengelabui korban. Pelaku berinisial YS kemudian mengambil uang milik korban yang telah dikumpulkan sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKemudian setelah itu mereka langsung meninggalkan TKP (tempat kejadian perkara) berikut dengan terduga pelaku MF yang bersama-sama korban tadi sebelumnya, saudara T,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Kamis 18 Maret 2026. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap peran masing-masing pelaku dalam komplotan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPenyelidikan kami berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku,\u201d kata Trias.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari hasil penyelidikan, MF berperan sebagai pencari korban, YS sebagai pengambil uang, N menyediakan kendaraan, dan A bertugas sebagai pengemudi. Seluruh pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka karena alat bukti dinilai cukup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat ini seluruh terduga pelaku dari hasil pemeriksaan statusnya sudah dinaikkan tersangka dengan dasar alat bukti yang cukup,\u201d tambahnya, sebagaimana diberitakan Detik, Selasa, (07\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi yang tidak jelas, terutama yang menjanjikan keuntungan cepat tanpa dasar yang pasti. []\n<p>Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komplotan perampok di Bogor merekayasa penyanderaan palsu untuk mengelabui korban dalam aksi investasi bodong yang berujung kehilangan Rp125 juta. JAWA BARAT &#8211; Kepolisian mengungkap skenario rekayasa yang digunakan komplotan perampok bermodus investasi bodong di Babakan Madang, di mana salah satu pelaku berpura-pura menjadi korban dengan cara diikat untuk mengelabui target sebelum uang ratusan juta rupiah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":176047,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,9359,35],"tags":[11210,18940,7793,557,18941,15618,18943,17020,18942,1589],"class_list":["post-176042","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-jawa-barat","category-berita-nasional","tag-airsoft-gun","tag-babakan-madang","tag-bogor","tag-investasi-bodong","tag-kapolsek-babakan-madang","tag-kriminal-bogor","tag-modus-kejahatan","tag-penangkapan-pelaku","tag-penipuan-investasi","tag-perampokan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176042","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=176042"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176042\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":176051,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176042\/revisions\/176051"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/176047"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=176042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=176042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=176042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}