{"id":176173,"date":"2026-04-07T18:02:25","date_gmt":"2026-04-07T10:02:25","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=176173"},"modified":"2026-04-07T18:02:46","modified_gmt":"2026-04-07T10:02:46","slug":"dprd-soroti-penutupan-11-sppg-anak-anak-jadi-korban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dprd-soroti-penutupan-11-sppg-anak-anak-jadi-korban\/","title":{"rendered":"DPRD Soroti Penutupan 11 SPPG, Anak-anak Jadi Korban"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sebanyak 11 SPPG di Tarakan dihentikan sementara akibat kendala standar IPAL, berdampak pada terhambatnya distribusi makanan bergizi bagi pelajar.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TARAKAN<\/strong> &#8211; Gangguan teknis pada fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menyebabkan penghentian sementara operasional 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tarakan, yang berdampak langsung pada terhentinya distribusi makanan bergizi bagi pelajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumlah dapur SPPG yang tidak beroperasi meningkat dari sebelumnya sembilan unit menjadi 11 unit, setelah dua dapur tambahan turut dihentikan karena belum memenuhi standar IPAL yang dipersyaratkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Tarakan, Dewi, membenarkan adanya penambahan unit yang dihentikan operasionalnya. \u201cBenar, saat ini bertambah 2 total ada 11 unit yang di-suspend terkait IPAL,\u201d ujarnya, sebagaimana dilansir Fokus Borneo, Selasa (07\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi ini memicu perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan, khususnya Komisi II yang menilai penghentian operasional tersebut berdampak serius terhadap pemenuhan gizi anak-anak, terutama di wilayah pesisir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Komisi II DPRD Tarakan, Simon Patino, menyayangkan bertambahnya jumlah dapur yang ditutup karena berimplikasi langsung pada layanan gizi bagi pelajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTanggapan saya tentang penambahan penutupan ini sangat disayangkan. Karena lagi dan lagi korbannya adalah anak-anak kita di Kota Tarakan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengungkapkan, bahkan sebelum penutupan tambahan terjadi, distribusi makanan bergizi di wilayah pesisir belum berjalan optimal. Dengan bertambahnya jumlah dapur yang dihentikan, jumlah siswa yang tidak terlayani program Badan Gizi Nasional (BGN) dipastikan meningkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Persoalan utama disebut berasal dari perbedaan standar IPAL antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, instalasi yang ada dinilai belum sesuai dengan standar daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPertanyaannya, apakah standar DLH dengan BGN itu sinkron? Nah ini yang perlu kita ketahui, sama sekali itu dari BGN tidak ada (standar tertulis),\u201d ungkap Simon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga saat ini, DPRD Tarakan melalui Komisi II masih berupaya melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Korwil SPPG, untuk memperoleh kejelasan mengenai standar teknis IPAL yang harus dipenuhi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai fungsi pengawasan, DPRD mendesak pemerintah dan instansi terkait segera menemukan solusi agar program strategis nasional di bidang pemenuhan gizi ini dapat kembali berjalan normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201dKita mau titik temunya di mana, masalahnya di mana, kita cari solusinya segera mungkin, secepat mungkin,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penghentian operasional 11 SPPG ini menjadi catatan penting dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi di daerah, sekaligus menunjukkan perlunya sinkronisasi kebijakan antarinstansi agar layanan publik tidak terganggu oleh persoalan teknis maupun administratif. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebanyak 11 SPPG di Tarakan dihentikan sementara akibat kendala standar IPAL, berdampak pada terhambatnya distribusi makanan bergizi bagi pelajar. TARAKAN &#8211; Gangguan teknis pada fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menyebabkan penghentian sementara operasional 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tarakan, yang berdampak langsung pada terhentinya distribusi makanan bergizi bagi pelajar. Jumlah dapur &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":176175,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2257],"tags":[13588,19040,19043,19039,2284,2321,19041,19042,19038,2717],"class_list":["post-176173","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kota-tarakan-kalimantan-utara","tag-badan-gizi-nasional","tag-dapur-gizi-tutup","tag-dewi-sppg","tag-dlh-tarakan","tag-dprd-tarakan","tag-ipal","tag-program-gizi-anak","tag-simon-patino","tag-sppg-tarakan","tag-tarakan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176173","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=176173"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176173\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":176178,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176173\/revisions\/176178"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/176175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=176173"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=176173"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=176173"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}