{"id":176593,"date":"2026-04-09T16:21:07","date_gmt":"2026-04-09T08:21:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=176593"},"modified":"2026-04-09T16:21:07","modified_gmt":"2026-04-09T08:21:07","slug":"tragedi-keluarga-di-marabahan-anak-tega-habisi-ayah-kandung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tragedi-keluarga-di-marabahan-anak-tega-habisi-ayah-kandung\/","title":{"rendered":"Tragedi Keluarga di Marabahan, Anak Tega Habisi Ayah Kandung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2954\" data-end=\"3070\"><em>Polisi mendalami dugaan gangguan kejiwaan pada pelaku dalam kasus pembunuhan ayah oleh anak kandung di Barito Kuala.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>BARITO KUALA <\/b>&#8211; Dugaan gangguan kejiwaan menjadi fokus utama penyelidikan kasus pembunuhan seorang ayah oleh anak kandungnya sendiri di Desa Mentaren, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu 4 April 2026 malam. Peristiwa tragis ini menewaskan Jarkani (60) di dalam rumahnya sekitar pukul 20.30 Wita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepolisian Resor (Polres) Barito Kuala melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Barito Kuala Adhi Nurhudaya Saputra menyatakan bahwa terduga pelaku telah diamankan tidak lama setelah kejadian. \u201cTerduga pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terduga pelaku diketahui berinisial MR (23), yang merupakan anak kandung korban. Penanganan kasus ini kini turut melibatkan pemeriksaan kondisi psikologis pelaku untuk memastikan latar belakang peristiwa tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini bermula ketika seorang saksi melihat seorang pria berjalan sambil membawa senjata tajam jenis parang di sekitar permukiman warga. Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Desa (Kades) setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kades bersama warga segera mendatangi lokasi untuk memastikan situasi. Namun, saat tiba di rumah korban, mereka menemukan Jarkani sudah dalam kondisi terkapar dengan luka parah di beberapa bagian tubuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin untuk menjalani visum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Barito Kuala Marum mengungkapkan adanya dugaan gangguan kejiwaan pada pelaku. \u201cDiduga pelaku ini anak kandung korban dan disebut memiliki gangguan jiwa. Saat diamankan, yang bersangkutan langsung kami bawa untuk pemeriksaan ke Rumah Sakit Jiwa,\u201d jelasnya, sebagaimana dilansir Kompas, Rabu, (08\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga kini, kondisi kejiwaan pelaku masih dalam tahap pemeriksaan oleh tim medis. Polres Barito Kuala juga terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif di balik kejadian yang mengejutkan warga tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan relasi keluarga inti, sekaligus menyoroti pentingnya penanganan kesehatan mental di tengah masyarakat guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polisi mendalami dugaan gangguan kejiwaan pada pelaku dalam kasus pembunuhan ayah oleh anak kandung di Barito Kuala. BARITO KUALA &#8211; Dugaan gangguan kejiwaan menjadi fokus utama penyelidikan kasus pembunuhan seorang ayah oleh anak kandungnya sendiri di Desa Mentaren, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu 4 April 2026 malam. Peristiwa tragis ini menewaskan Jarkani (60) &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":176599,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2296,2276],"tags":[18627,18622,8816,19400,7538,18634,19398,18626,19399,18630],"class_list":["post-176593","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-barito-kuala-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-anak-bunuh-ayah","tag-anjir-pasar","tag-barito-kuala","tag-berita-kriminal-terbaru","tag-gangguan-jiwa","tag-kasus-kriminal-kalsel","tag-marabahan","tag-pembunuhan-ayah","tag-polres-barito-kuala","tag-rsud-ulin-banjarmasin"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176593","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=176593"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176593\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":176600,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176593\/revisions\/176600"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/176599"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=176593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=176593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=176593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}