{"id":176835,"date":"2026-04-10T14:59:22","date_gmt":"2026-04-10T06:59:22","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=176835"},"modified":"2026-04-10T14:59:22","modified_gmt":"2026-04-10T06:59:22","slug":"darurat-sampah-open-dumping-masih-jadi-masalah-di-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/darurat-sampah-open-dumping-masih-jadi-masalah-di-daerah\/","title":{"rendered":"Darurat Sampah! Open Dumping Masih Jadi Masalah di Daerah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Praktik open dumping di TPA menjadi penyebab turunnya penilaian pengelolaan sampah di Banjarbaru dan memicu peringatan tegas dari pemerintah pusat.<\/em><br \/>\n<strong><br \/>\nBANJARBARU<\/strong> &#8211; Pemerintah pusat memperingatkan seluruh daerah agar segera menghentikan praktik open dumping di Tempat Pemerosesan Akhir (TPA), setelah penilaian pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru mengalami penurunan akibat masih digunakannya metode tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Lingkungan Hidup (LH) Republik Indonesia (RI) Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa penggunaan sistem open dumping menjadi indikator utama turunnya kualitas pengelolaan sampah di daerah, termasuk di Banjarbaru. \u201cBanjarbaru sempat mengalami penurunan nilai karena TPA-nya masih menggunakan open dumping. Namun saat ini pemerintah kota sudah mulai berbenah untuk beralih ke sistem yang lebih baik,\u201d ujarnya saat menghadiri penyerahan sarana pengolahan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Guntung Paikat, Kamis (09\/04\/2026), sebagaimana dilansir Kanalkalimantan, Jumat (10\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Hanif, seluruh daerah yang masih menerapkan metode open dumping akan mengalami penurunan nilai evaluasi, karena sistem tersebut tidak sesuai dengan standar pengelolaan modern seperti controlled landfill maupun sanitary landfill. Metode open dumping sendiri merupakan pembuangan sampah secara terbuka tanpa proses pemilahan, pemadatan, maupun penutupan tanah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby saat ini tengah melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah agar ke depan tidak lagi menggunakan metode tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Hanif menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan target nasional untuk menghapus praktik open dumping di seluruh TPA di Indonesia sesuai arahan Presiden. Kebijakan ini berlaku menyeluruh, baik di kota besar maupun kabupaten\/kota lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi kita semua. Pemerintah tidak akan segan menegakkan instrumen hukum untuk mengakhiri praktik open dumping,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hanif mengingatkan bahwa larangan open dumping telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan seharusnya sudah diterapkan secara penuh sejak 2013. Namun, praktik tersebut masih ditemukan di sejumlah daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara nasional, capaian penghapusan open dumping pada 2025 tercatat sekitar 69 persen, menurun dari sebelumnya 99 persen. Pemerintah pun berkomitmen mempercepat penghapusan praktik tersebut karena dinilai berdampak besar terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mencapai target nasional pengelolaan sampah sebesar 63,4 persen pada 2026, pemerintah akan mempercepat berbagai kebijakan strategis, termasuk implementasi Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita akan bekerja lebih keras untuk menutup seluruh praktik open dumping. Ini bukan hanya soal target, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kualitas lingkungan hidup masyarakat,\u201d pungkasnya. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Praktik open dumping di TPA menjadi penyebab turunnya penilaian pengelolaan sampah di Banjarbaru dan memicu peringatan tegas dari pemerintah pusat. BANJARBARU &#8211; Pemerintah pusat memperingatkan seluruh daerah agar segera menghentikan praktik open dumping di Tempat Pemerosesan Akhir (TPA), setelah penilaian pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru mengalami penurunan akibat masih digunakannya metode tersebut. Menteri Lingkungan Hidup &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":176837,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2279,2276],"tags":[7846,19402,19611,9790,14127,19610,19612,19401,15395,855],"class_list":["post-176835","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarbaru-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-banjarbaru","tag-erna-lisa-halaby","tag-hanif-faisol-nurofiq","tag-kalimantan-selatan","tag-lingkungan-hidup","tag-menteri-lh","tag-open-dumping","tag-pemkot-banjarbaru","tag-pengelolaan-sampah","tag-tpa"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176835","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=176835"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176835\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":176839,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176835\/revisions\/176839"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/176837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=176835"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=176835"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=176835"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}