{"id":176904,"date":"2026-04-10T18:27:37","date_gmt":"2026-04-10T10:27:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=176904"},"modified":"2026-04-10T18:31:00","modified_gmt":"2026-04-10T10:31:00","slug":"tanam-padi-serentak-di-bengalon-kodim-0909-kutim-perkuat-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tanam-padi-serentak-di-bengalon-kodim-0909-kutim-perkuat-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Tanam Padi Serentak di Bengalon, Kodim 0909\/Kutim Perkuat Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gerakan tanam padi serentak di Bengalon menjadi langkah strategis Pemkab Kutim dan TNI dalam memperkuat ketahanan pangan serta menargetkan perluasan sawah hingga 20.000 hektare.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI TIMUR<\/strong> &#8211; Komando Distrik Militer (Kodim) 0909\/Kutai Timur (Kutim) melaksanakan Gerakan Tanam Padi Serentak di lahan cetak sawah rakyat di Kecamatan Bengalon, Kamis (09\/04\/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini dihadiri Komandan Resor Militer (Danrem) 091\/Aji Surya Natakesuma (ASN) Anggara Sitompul, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutim. Acara tersebut juga terhubung secara virtual dengan jajaran TNI Angkatan Darat (TNI AD) di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Danrem 091\/ASN Anggara Sitompul mengapresiasi kerja keras personel TNI dan kelompok tani dalam program cetak sawah. Ia menyebutkan, dari target awal seluas 840 hektare, realisasi saat ini mencapai 363 hektare akibat faktor cuaca dan kendala teknis di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita tidak bisa melawan alam, namun upaya maksimal telah dilakukan. Saya sangat berterima kasih atas dedikasi tim di lapangan,&#8221; ujar Anggara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-177016\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6253263248593456964.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"392\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6253263248593456964.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6253263248593456964-300x168.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6253263248593456964-1024x574.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6253263248593456964-768x430.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Ia juga menyoroti persoalan banjir yang kerap menghambat produktivitas pertanian di wilayah tersebut. Danrem mendorong Pemkab Kutim untuk bersinergi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) guna mencari solusi permanen agar lahan pertanian tidak terendam saat curah hujan tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyambut positif gerakan tanam padi serentak tersebut sebagai bagian dari strategi penguatan sektor agraris daerah. Ia menargetkan pencetakan lahan sawah mencapai 20.000 hektare dalam lima tahun ke depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya sudah meminta Dinas Pertanian untuk menginventarisasi kembali lahan-lahan potensial. Kita pernah merencanakan luasan yang lebih besar di tahun 2012, namun terkendala status kawasan. Sekarang kita fokus mengejar target 20.000 hektar ini,&#8221; jelas Ardiansyah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain pengembangan sawah konvensional, Pemkab Kutim juga mengembangkan alternatif pertanian seperti padi lahan kering atau padi gunung, termasuk varietas Mayas, serta inovasi teknologi padi kolam terapung yang tengah diuji coba di Desa Tepian Langsat untuk mengoptimalkan lahan basah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0909\/Kutim Ragil Setyo Yulianto melaporkan bahwa pengerjaan lahan seluas 363 hektare tersebut diselesaikan dalam waktu efektif dua bulan. Lahan tersebut tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Bengalon, yakni Sepaso Timur, Sepaso Barat, Karaitan, dan Sepaso, serta di Kecamatan Long Mesangat meliputi Tanah Abang Barat, Tanah Abang Utara, dan Tanah Abang Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ragil menegaskan, penguatan sektor pertanian menjadi langkah strategis di tengah fluktuasi sektor tambang dan energi global yang sempat menekan pertumbuhan ekonomi Kutim hingga 1,05 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pertanian adalah tumpuan baru kita. Program cetak sawah rakyat ini bukan sekadar urusan tanam-menanam, tapi merupakan solusi nyata untuk menjaga stabilitas ekonomi Kutai Timur di masa depan,&#8221; tutupnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gerakan tanam padi serentak di Bengalon menjadi langkah strategis Pemkab Kutim dan TNI dalam memperkuat ketahanan pangan serta menargetkan perluasan sawah hingga 20.000 hektare. KUTAI TIMUR &#8211; Komando Distrik Militer (Kodim) 0909\/Kutai Timur (Kutim) melaksanakan Gerakan Tanam Padi Serentak di lahan cetak sawah rakyat di Kecamatan Bengalon, Kamis (09\/04\/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":77,"featured_media":176905,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,480],"tags":[806,19718,19720,8842,19719,19716,19721,19717,19722],"class_list":["post-176904","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur","tag-ardiansyah-sulaiman","tag-bengalon-kutim","tag-cetak-sawah-rakyat","tag-danrem-091-asn","tag-ketahanan-pangan-kutim","tag-kodim-0909-kutim","tag-pertanian-kutai-timur","tag-tanam-padi-serentak-kutim","tag-tni-ad-pangan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/77"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=176904"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177019,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/176904\/revisions\/177019"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/176905"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=176904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=176904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=176904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}