{"id":177098,"date":"2026-04-11T11:03:54","date_gmt":"2026-04-11T03:03:54","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=177098"},"modified":"2026-04-11T11:08:00","modified_gmt":"2026-04-11T03:08:00","slug":"tragis-lift-proyek-masjid-putus-3-pekerja-alami-luka-parah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tragis-lift-proyek-masjid-putus-3-pekerja-alami-luka-parah\/","title":{"rendered":"Tragis! Lift Proyek Masjid Putus, 3 Pekerja Alami Luka Parah"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"6756bafa-8203-4a65-8fe8-6de1e79d30ad\" data-testid=\"conversation-turn-9\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:c0eb96b3-294e-4878-a769-d8b777d9353b-4\" data-testid=\"conversation-turn-10\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"0ebe5d0a-f6ad-4e19-a135-baa7e96500d7\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Putusnya tali lift proyek pembangunan masjid di Kubu Raya menyebabkan tiga pekerja mengalami luka berat dan membutuhkan operasi, sementara keluarga meminta tanggung jawab pihak terkait.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUBU RAYA<\/strong> &#8211; Kecelakaan kerja di proyek pembangunan Masjid Awaluddin di Kabupaten Kubu Raya (Kubu Raya), Kalimantan Barat (Kalbar), memicu sorotan terhadap aspek keselamatan pekerja, setelah enam buruh terjatuh akibat putusnya tali lift proyek, Jumat (10\/04\/2026), dengan tiga di antaranya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Insiden tersebut menyebabkan seluruh korban mengalami patah tulang di sejumlah bagian tubuh. Tiga pekerja yang mengalami luka berat diketahui bernama Samiri, Markoat, dan Mistuki, sementara tiga korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi para korban diungkapkan oleh pihak keluarga. Samiri mengalami patah rahang serta cedera berat di bagian kepala, Markoat mengalami patah tulang pada kaki dan tangan, sedangkan Mistuki menderita patah rahang dan cedera tulang belakang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang keluarga korban, Madrosid, menyampaikan bahwa ketiga korban saat ini harus menjalani operasi untuk proses pemulihan. Ia berharap ada tanggung jawab dari pihak terkait atas insiden tersebut, khususnya dalam menjamin biaya pengobatan hingga korban pulih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harapan serupa disampaikan Saryati, anak dari Samiri, yang mengaku keluarganya tidak memiliki jaminan kesehatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Ia menyebut biaya pengobatan yang harus ditanggung cukup besar, sementara kondisi ayahnya masih dalam keadaan sadar pascakejadian meski mengalami keterbatasan gerak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menyoroti pentingnya standar keselamatan kerja dalam proyek konstruksi, terutama pada penggunaan fasilitas angkat seperti lift proyek yang berisiko tinggi. Informasi ini sebagaimana diberitakan Tribun Video, Jumat (10\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola proyek terkait penyebab pasti putusnya tali lift maupun langkah penanganan terhadap korban. Masyarakat berharap adanya evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. []\n<p>Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Putusnya tali lift proyek pembangunan masjid di Kubu Raya menyebabkan tiga pekerja mengalami luka berat dan membutuhkan operasi, sementara keluarga meminta tanggung jawab pihak terkait. KUBU RAYA &#8211; Kecelakaan kerja di proyek pembangunan Masjid Awaluddin di Kabupaten Kubu Raya (Kubu Raya), Kalimantan Barat (Kalbar), memicu sorotan terhadap aspek keselamatan pekerja, setelah enam buruh terjatuh akibat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":177105,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[32],"tags":[2872,4861,735,2106,3189,19815,19818,19817,19816,19819],"class_list":["post-177098","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-bpjs-kesehatan","tag-kalimantan-barat","tag-kecelakaan-kerja","tag-keselamatan-kerja","tag-kubu-raya","tag-lift-proyek","tag-luka-berat","tag-masjid-awaluddin","tag-pekerja-bangunan","tag-proyek-konstruksi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177098"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177098\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177112,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177098\/revisions\/177112"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}