{"id":177178,"date":"2026-04-11T13:36:11","date_gmt":"2026-04-11T05:36:11","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=177178"},"modified":"2026-04-11T13:36:52","modified_gmt":"2026-04-11T05:36:52","slug":"dua-tewas-di-laut-nunukan-nakhoda-kapal-akhirnya-divonis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dua-tewas-di-laut-nunukan-nakhoda-kapal-akhirnya-divonis\/","title":{"rendered":"Dua Tewas di Laut Nunukan, Nakhoda Kapal Akhirnya Divonis"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"b26f8646-efa7-4244-8fbb-4e65908e4c01\" data-testid=\"conversation-turn-13\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-69d9a895-7eb0-83a0-9a1e-75b18f908cdf-0\" data-testid=\"conversation-turn-14\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"67c500c0-b95b-4842-b411-553482fdb4ba\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pengadilan Negeri Nunukan menjatuhkan vonis 3 tahun 6 bulan penjara kepada nakhoda kapal tanpa izin berlayar yang menyebabkan tabrakan maut.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN <\/strong>&#8211; Vonis terhadap nakhoda kapal logistik dalam kasus tabrakan maut di perairan Nunukan menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan pelayaran, setelah Pengadilan Negeri (PN) Nunukan menjatuhkan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara kepada Mohammad Sabir Bin Ambo Angka (28), Kamis 9 April 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Putusan tersebut dibacakan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Nunukan Narendra Mohni Iswoyokusumo dalam sidang yang mengadili insiden tabrakan antara speed boat Borneo 02 Ekspress dan kapal penumpang SB Kabelen yang menewaskan dua orang pada 28 Juli 2025 di dekat Dermaga Tradisional Haji Putri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Menjatuhkan pidana penjara kepada Terdakwa Mohammad Sabir Bin Ambo Angka selama tiga tahun enam bulan,&#8221; ujar Narendra Mohni saat membacakan amar putusan, sebagaimana diberitakan Kompas, Jumat, (10\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majelis hakim menilai terdakwa terbukti melanggar ketentuan pelayaran karena mengoperasikan kapal tanpa Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang seharusnya diterbitkan oleh otoritas Syahbandar. Pelanggaran tersebut dinilai menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan fatal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menjatuhkan hukuman badan, pengadilan juga menetapkan status barang bukti. Satu unit speed boat Borneo 02 Ekspress beserta dua mesin tempel berkekuatan 250 PK dan tangki bahan bakar minyak (BBM) milik terdakwa dirampas untuk negara. Sementara bangkai kapal SB Kabelen beserta mesin tempel 40 PK dikembalikan kepada keluarga korban melalui saksi Emanuel Kabelen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan yang sebelumnya meminta hukuman 4 tahun penjara. Dalam dakwaannya, JPU menjerat terdakwa dengan Pasal 323 ayat (3) juncto Pasal 219 ayat (1) Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang telah diubah melalui UU Nomor 66 Tahun 2024.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa tragis itu bermula saat kapal logistik yang dikemudikan terdakwa melaju dan menabrak kapal penumpang kecil SB Kabelen hingga terbelah menjadi dua. Akibatnya, nakhoda SB Kabelen Rexhy Josefh Kabelen (23) dan seorang penumpang, Siti Nurharisa (24), meninggal dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, tiga orang di atas kapal Borneo 02 Ekspress, termasuk terdakwa, berhasil selamat. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pelaku transportasi laut untuk mematuhi regulasi keselamatan demi mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. []\n<p>Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengadilan Negeri Nunukan menjatuhkan vonis 3 tahun 6 bulan penjara kepada nakhoda kapal tanpa izin berlayar yang menyebabkan tabrakan maut. NUNUKAN &#8211; Vonis terhadap nakhoda kapal logistik dalam kasus tabrakan maut di perairan Nunukan menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan pelayaran, setelah Pengadilan Negeri (PN) Nunukan menjatuhkan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara kepada Mohammad Sabir &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":177182,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2248],"tags":[19893,15801,19895,2500,2107,19891,19894,19896,19892,19897],"class_list":["post-177178","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-borneo-ekspress","tag-kecelakaan-laut","tag-nakhoda-kapal","tag-nunukan","tag-pelayaran","tag-pn-nunukan","tag-sb-kabelen","tag-spb","tag-tabrakan-kapal","tag-vonis-pengadilan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177178"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177178\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177186,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177178\/revisions\/177186"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}