{"id":177430,"date":"2026-04-13T19:16:01","date_gmt":"2026-04-13T11:16:01","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=177430"},"modified":"2026-04-13T19:18:24","modified_gmt":"2026-04-13T11:18:24","slug":"disambar-petir-saat-hujan-pria-di-kapuas-hulu-tewas-bersama-tiga-sapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/disambar-petir-saat-hujan-pria-di-kapuas-hulu-tewas-bersama-tiga-sapi\/","title":{"rendered":"Disambar Petir Saat Hujan, Pria di Kapuas Hulu Tewas Bersama Tiga Sapi"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"a9109bd2-06df-4d34-a587-dca048546706\" data-testid=\"conversation-turn-11\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:a91e7695-3c69-42da-9ed9-845a9709532b-5\" data-testid=\"conversation-turn-12\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"84f533c2-f09b-4071-bece-fcdec1ecfbbf\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Seorang warga Kapuas Hulu meninggal dunia diduga akibat sambaran petir saat beraktivitas di kebun, bersamaan dengan kematian tiga ekor sapi miliknya.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KAPUAS HULU<\/strong> &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Desa Menarin, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), memicu peristiwa fatal yang merenggut nyawa seorang warga saat beraktivitas di kebun, Minggu (12\/04\/2026), diduga akibat sambaran petir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban diketahui bernama Hamdan (47), yang saat kejadian tengah memberi makan sapi peliharaannya di kebun. Peristiwa tersebut juga menyebabkan tiga ekor sapi miliknya ditemukan mati di lokasi yang sama, memperkuat dugaan adanya sambaran petir di area terbuka tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan sepeda motor. Namun hingga menjelang malam, tepatnya sekitar pukul 17.50 WIB atau setelah azan magrib, korban tidak kunjung kembali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kekhawatiran keluarga mendorong istri dan anak korban untuk menyusul ke kebun. Setibanya di lokasi, mereka mendapati korban telah tergeletak di tanah dalam kondisi tidak sadarkan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban kemudian dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mentebah untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, tenaga kesehatan menyatakan korban telah meninggal dunia setibanya di fasilitas tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mentebah, Didik Rianto, membenarkan kejadian tersebut. \u201cMenurut keterangan keluarga, korban diduga tersambar petir. Keluarga juga telah mengikhlaskan kejadian ini karena murni bencana dan tidak akan menuntut pihak mana pun,\u201d ujarnya, sebagaimana dilansir Tribunpontianak, Senin (13\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, kondisi cuaca saat kejadian memang dilaporkan hujan, yang berpotensi memicu aktivitas petir di wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya yang beraktivitas di ruang terbuka seperti kebun atau ladang, untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca buruk terjadi. Hingga saat ini, pihak kepolisian memastikan kejadian tersebut murni akibat faktor alam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, sementara aparat turut menyampaikan belasungkawa serta harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. []\n<p>Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang warga Kapuas Hulu meninggal dunia diduga akibat sambaran petir saat beraktivitas di kebun, bersamaan dengan kematian tiga ekor sapi miliknya. KAPUAS HULU &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Desa Menarin, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), memicu peristiwa fatal yang merenggut nyawa seorang warga saat beraktivitas di kebun, Minggu (12\/04\/2026), diduga akibat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":177432,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,28],"tags":[9102,12876,20110,20113,4861,20112,188,20111,20114,6223],"class_list":["post-177430","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kapuas-hulu-putussibau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-bencana-alam","tag-cuaca-ekstrem","tag-desa-menarin","tag-didik-rianto","tag-kalimantan-barat","tag-kapolsek-mentebah","tag-kapuas-hulu","tag-korban-tersambar-petir","tag-puskesmas-mentebah","tag-sambaran-petir"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177430","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177430"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177430\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177441,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177430\/revisions\/177441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}