{"id":177655,"date":"2026-04-14T16:05:37","date_gmt":"2026-04-14T08:05:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=177655"},"modified":"2026-04-14T16:06:17","modified_gmt":"2026-04-14T08:06:17","slug":"teror-panah-dan-senjata-tajam-21-remaja-geng-motor-diciduk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/teror-panah-dan-senjata-tajam-21-remaja-geng-motor-diciduk\/","title":{"rendered":"Teror Panah dan Senjata Tajam, 21 Remaja Geng Motor Diciduk"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Penangkapan 21 remaja dari empat geng motor di Maros mengungkap meningkatnya keterlibatan pelajar dalam aksi kekerasan jalanan bersenjata.<\/em><b><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SULAWESI SELATAN<\/strong> &#8211; Eskalasi kekerasan yang melibatkan remaja di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendorong aparat kepolisian melakukan penindakan tegas dengan mengamankan 21 orang yang diduga terlibat dalam aksi geng motor bersenjata yang meresahkan warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penangkapan tersebut dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Maros setelah menerima laporan masyarakat terkait aksi pengancaman menggunakan anak panah serta perusakan barang. Dari hasil penyelidikan dan pengembangan kasus, polisi menemukan keterlibatan beberapa kelompok geng motor yang aktif beroperasi di wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Maros, Ridwan, mengungkapkan jumlah pelaku yang diamankan mencapai 21 orang dari empat kelompok berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Iya ada 21 remaja yang diamankan. Mereka dari 4 kelompok geng motor yang meresahkan warga,&#8221; kata Ridwan, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa, (14\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan warga yang menjadi korban ancaman dan perusakan. Dari pengembangan penyelidikan, aparat kemudian mengidentifikasi keterlibatan kelompok lain dalam aksi serupa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dari hasil pengembangan kasus pengancaman, kami menemukan keterlibatan kelompok geng motor lainnya. Total ada 21 orang yang berhasil kami amankan dari empat kelompok berbeda,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Empat kelompok yang dimaksud diketahui bernama Asteroid, Sanbat, Urban, dan Baskal Family. Mayoritas anggota kelompok tersebut masih berstatus pelajar dengan rentang usia antara 15 hingga 18 tahun, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait meningkatnya keterlibatan usia muda dalam tindak kekerasan jalanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam proses penindakan, polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam yang dikuasai para pelaku, mulai dari busur, parang, hingga badik yang berpotensi digunakan dalam aksi penyerangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Beberapa pelaku kami dapati menguasai senjata tajam, seperti busur, parang, dan badik. Ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini, Polres Maros masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan geng motor lain yang terlibat dalam berbagai aksi kriminal di wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Apalagi kejadian penyerangan warga yang dilakukan oleh anggota geng motor cukup sering terjadi di wilayah hukum kami. Ini masih kami dalami,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para remaja yang telah diamankan kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian juga mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas anak guna mencegah keterlibatan dalam kelompok yang berpotensi melanggar hukum, sekaligus menekan angka kriminalitas remaja di wilayah tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penangkapan 21 remaja dari empat geng motor di Maros mengungkap meningkatnya keterlibatan pelajar dalam aksi kekerasan jalanan bersenjata. SULAWESI SELATAN &#8211; Eskalasi kekerasan yang melibatkan remaja di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendorong aparat kepolisian melakukan penindakan tegas dengan mengamankan 21 orang yang diduga terlibat dalam aksi geng motor bersenjata yang meresahkan warga. Penangkapan tersebut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":177661,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[35,9393],"tags":[20293,3463,12798,20292,20290,20291,8063,20294,18262,10302],"class_list":["post-177655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-nasional","category-sulawesi-selatan","tag-busur-panah","tag-geng-motor","tag-kekerasan-jalanan","tag-kriminalitas-pelajar","tag-maros","tag-polres-maros","tag-remaja","tag-ridwan","tag-senjata-tajam","tag-sulawesi-selatan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177655"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177666,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177655\/revisions\/177666"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177661"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}