{"id":177656,"date":"2026-04-14T19:28:17","date_gmt":"2026-04-14T11:28:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=177656"},"modified":"2026-04-14T20:23:21","modified_gmt":"2026-04-14T12:23:21","slug":"kuasa-hukum-minta-empat-mahasiswa-dihukum-seadil-adilnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kuasa-hukum-minta-empat-mahasiswa-dihukum-seadil-adilnya\/","title":{"rendered":"Kuasa Hukum Minta Empat Mahasiswa Dihukum Seadil-adilnya"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"6ecbcd9d-1d42-4f4d-a0f6-0eec36385ece\" data-testid=\"conversation-turn-5\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:004f51fe-6c49-4ab8-b088-1e88d661514d-19\" data-testid=\"conversation-turn-6\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"311276c4-dbf2-4095-a44b-e9a906fc6bc6\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sidang lanjutan dugaan perakitan bom molotov oleh empat mahasiswa Unmul memasuki tahap akhir sebelum pembacaan tuntutan oleh jaksa.<\/em><br \/>\n<strong><br \/>\nSAMARINDA<\/strong> &#8211; Sidang lanjutan perkara dugaan perakitan bom molotov yang melibatkan empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Mulawarman kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Selasa (14\/04\/2026), dengan agenda pemeriksaan para terdakwa sebelum memasuki tahap tuntutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sidang tersebut memeriksa Achmad Ridhwan dan Marianus Handani dalam perkara nomor 1044\/Pid.Sus\/2025\/PN Smr, serta Muhammad Zul Fiqri dan Miftah Aufath Gudzamir Aisyar dalam perkara nomor 1045\/Pid.Sus\/2025\/PN Smr.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuasa hukum para terdakwa, Paulinus Dugis, menyampaikan bahwa proses persidangan pada hari tersebut telah selesai dan berjalan sesuai agenda pemeriksaan terdakwa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Telah selesai mengikuti persidangan yang kesekian kalinya dan agenda hari ini adalah untuk pemeriksaan terdakwa,&#8221; ujarnya saat ditemui seusai sidang, Selasa (14\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, jika pada Kamis 16 April 2026 tidak ada lagi saksi maupun ahli yang dihadirkan untuk meringankan terdakwa, maka tahapan pembuktian dianggap selesai dan perkara akan berlanjut pada pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami menunggu tuntutan dari saudara jaksa penuntut umum,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paulinus berharap JPU dapat memberikan tuntutan yang adil terhadap keempat terdakwa dengan mempertimbangkan fakta-fakta persidangan yang telah terungkap. &#8220;Harapan kami adalah tuntutan tersebut terhadap ke empat terdakwa mahasiswa oleh saudara jaksa penuntut umum nantinya adalah memberikan tuntutan yang seadil-adilnya buat ke empat terdakwa mahasiswa&#8221;, harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, seluruh fakta dalam persidangan, baik dari alat bukti, keterangan saksi, maupun saksi ahli telah terungkap secara menyeluruh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Telah terungkap semua dalam fakta-fakta persidangan, baik dalam bukti-bukti, perangkat saksi, bahkan saksi ahli, juga sudah menjelaskan dalam persidangan apa yang dilakukan oleh keempat mahasiswa ini,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menegaskan bahwa dalam perkara tersebut tidak ditemukan unsur mens rea atau niat jahat dari para terdakwa. &#8220;Betul-betul mens rea, tidak ada niat jahat yang dilakukan oleh keempat mahasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Paulinus memohon kepada majelis hakim agar mempertimbangkan masa depan para terdakwa yang masih berstatus mahasiswa dan memiliki peluang untuk memperbaiki diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kepada majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, di dalam nanti keputusan nantinya dalam memberikan keputusan yang seadil-adilnya kepada keempat mahasiswa, karena mereka juga masih muda, masih bisa punya cinta kita, masih bisa meraih masa depan yang cemerlang,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sidang lanjutan dijadwalkan akan memasuki tahap tuntutan, yang menjadi penentu arah putusan dalam perkara tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sidang lanjutan dugaan perakitan bom molotov oleh empat mahasiswa Unmul memasuki tahap akhir sebelum pembacaan tuntutan oleh jaksa. SAMARINDA &#8211; Sidang lanjutan perkara dugaan perakitan bom molotov yang melibatkan empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Mulawarman kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Selasa (14\/04\/2026), dengan agenda pemeriksaan para terdakwa sebelum memasuki tahap tuntutan. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":177672,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[4860,19241,20450,6516,17496,12063,14898,609,19239,1583],"class_list":["post-177656","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-bom-molotov","tag-jaksa-penuntut-umum","tag-kasus-pidana-samarinda","tag-mahasiswa-unmul","tag-mens-rea","tag-paulinus-dugis","tag-pn-samarinda","tag-samarinda","tag-sidang-pidana","tag-universitas-mulawarman"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177656","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177656"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177656\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177870,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177656\/revisions\/177870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177672"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177656"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177656"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177656"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}