{"id":177727,"date":"2026-04-14T19:34:40","date_gmt":"2026-04-14T11:34:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=177727"},"modified":"2026-04-14T19:35:23","modified_gmt":"2026-04-14T11:35:23","slug":"pekerja-bengkel-ditemukan-tewas-di-depan-gerbang-unmul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pekerja-bengkel-ditemukan-tewas-di-depan-gerbang-unmul\/","title":{"rendered":"Pekerja Bengkel Ditemukan Tewas di Depan Gerbang Unmul"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"9d543957-7bbf-4681-a61a-1085899004e7\" data-testid=\"conversation-turn-5\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:544f1ca8-ac77-42b1-9fe0-99809f170174-23\" data-testid=\"conversation-turn-6\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"6e1b7135-9f15-40a2-a6e8-302cee19aacd\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di depan gerbang Universitas Mulawarman, diduga memiliki riwayat penyakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan Gelatik, tepatnya di depan gerbang masuk Universitas Mulawarman (Unmul), Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (14\/04\/2026). Peristiwa tersebut langsung ditangani Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda bersama tim gabungan untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perwira Pengamanan dan Patroli (Pamapta) I Polresta Samarinda, Mat Bahri, menjelaskan korban berjenis kelamin laki-laki dan telah dilakukan identifikasi awal di lokasi kejadian. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban.<\/p>\n<figure id=\"attachment_177843\" aria-describedby=\"caption-attachment-177843\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-177843\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692743.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692743.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692743-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692743-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692743-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-177843\" class=\"wp-caption-text\">Perwira Pengamanan dan Patroli I Polresta Samarinda, Mat Bahri<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk proses penyelidikan, kami akan melakukan proses penyelidikan untuk memastikan kematian korban,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyebutkan identitas korban telah diketahui, yakni Suroto (61), seorang pekerja bengkel yang merupakan perantau asal Surabaya dan tinggal seorang diri di Samarinda. \u201cKorban itu di sini hidup sebatang kara, aslinya orang Jawa, di sini tidak ada keluarga,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kematian secara menyeluruh. Di lokasi kejadian juga ditemukan obat-obatan yang diduga berkaitan dengan riwayat penyakit korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDari hasil identifikasi ada obat-obatan yang mungkin diderita oleh si korban,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sedang bersantai bersama dua rekannya di lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul. \u201cKorban berada di sini karena bersantai bersama dengan dua rekannya, tempat nongkrongnya korban apabila tidak ada aktivitas,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk korban kita bawa ke Rumah Sakit AW Syahranie untuk dilakukan identifikasi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, rekan korban, Mujianto, mengungkapkan bahwa Suroto dikenal sebagai pribadi yang ramah dan aktif bekerja di bengkel. \u201cDia itu orangnya baik, suka ngobrol,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-177844\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692741.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692741.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692741-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692741-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264507301175692741-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Mujianto juga menyebut korban telah lama mengeluhkan kondisi kesehatan, meskipun tidak diketahui secara pasti jenis penyakit yang dideritanya. \u201cSakit dari empat tahun yang lalu sudah terdengar sakit, cuma pastinya penyakit apa kita nggak tahu,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada hari kejadian, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya yang diduga berkaitan dengan gangguan jantung. Ia bahkan berencana menjalani tindakan medis berupa pemasangan ring jantung. \u201cKatanya mau dipasang ring di dalam jantungnya,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Mujianto, korban baru saja pulang dari rumah sakit sehari sebelum kejadian, namun masih merasakan keluhan kesehatan yang sama. \u201cIni habis pulang dari rumah sakit, kurang lebih kemarin,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski memiliki riwayat keluhan kesehatan, korban tetap beraktivitas seperti biasa tanpa menjalani perawatan intensif dalam waktu lama. \u201cNggak ada bawa ke rumah sakit selama ini, seperti itu,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di depan gerbang Universitas Mulawarman, diduga memiliki riwayat penyakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian. SAMARINDA &#8211; Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan Gelatik, tepatnya di depan gerbang masuk Universitas Mulawarman (Unmul), Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (14\/04\/2026). Peristiwa tersebut langsung ditangani Kepolisian &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":177729,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[20461,20458,13319,20460,1688,20457,6356,609,20459,434],"class_list":["post-177727","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-berita-samarinda","tag-jalan-gelatik","tag-kematian-misterius","tag-perantau-surabaya","tag-polresta-samarinda","tag-pria-meninggal-samarinda","tag-rsud-aws","tag-samarinda","tag-sempaja-selatan","tag-unmul"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177727"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177727\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177847,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177727\/revisions\/177847"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177729"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}