{"id":177756,"date":"2026-04-15T17:37:07","date_gmt":"2026-04-15T09:37:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=177756"},"modified":"2026-04-15T17:37:07","modified_gmt":"2026-04-15T09:37:07","slug":"kunjungan-perpustakaan-paser-turun-gedung-baru-belum-diresmikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kunjungan-perpustakaan-paser-turun-gedung-baru-belum-diresmikan\/","title":{"rendered":"Kunjungan Perpustakaan Paser Turun, Gedung Baru Belum Diresmikan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3397\" data-end=\"3525\"><em>Penurunan kunjungan perpustakaan di Paser dipicu tertundanya peresmian gedung baru dan belum optimalnya penambahan koleksi buku.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PASER<\/strong> &#8211; Jumlah kunjungan ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Paser mengalami penurunan pada 2025. Berdasarkan data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Diskarpus) Paser, total kunjungan tercatat sebanyak 15.358 orang, turun dari 17.833 kunjungan pada 2024.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penurunan ini diakui Diskarpus Paser dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya tertundanya peresmian gedung perpustakaan baru yang semula dijadwalkan pada akhir 2025.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pustakawan Diskarpus Paser, Daniel, mengatakan kelompok pengunjung masih didominasi pelajar tingkat taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD). Ia menjelaskan, keterlambatan operasional gedung baru berdampak terhadap minat kunjungan masyarakat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_178070\" aria-describedby=\"caption-attachment-178070\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-178070\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264710573387878251.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264710573387878251.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264710573387878251-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264710573387878251-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6264710573387878251-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-178070\" class=\"wp-caption-text\">Pustakawan Diskarpus Paser, Daniel<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Peresmian perpustakaan yang seharusnya dilakukan Desember tahun lalu masih tertunda,&#8221; ungkap Daniel saat ditemui di ruangannya, Selasa (13\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain faktor fasilitas, Daniel menyebut penambahan koleksi buku juga belum mencapai target. Mengacu pada kebijakan pemerintah pusat, perpustakaan memiliki target penambahan koleksi sebesar 4 persen dari total koleksi setiap tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan total koleksi saat ini sekitar 22.000 buku, jadi idealnya ada penambahan 1.000 buku baru per tahun. Namun tahun lalu hanya terealisasi sekitar 800 buku,&#8221; tambah Daniel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait komposisi koleksi, Daniel menjelaskan tidak ada ketentuan baku antara buku fiksi dan nonfiksi. Namun, berdasarkan standar akreditasi perpustakaan, proporsi ideal yakni 30 persen fiksi dan 70 persen nonfiksi. Saat ini, koleksi fiksi di Diskarpus Paser baru mencapai sekitar 13\u201314 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jadi ada persentase nya. nah melihat dari itu, dalam kurun dua tahun terakhir ini, kami fokus menambah koleksi fiksi,&#8221; imbuh Daniel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari sisi layanan, buku fiksi menjadi jenis koleksi yang paling banyak diminati pengunjung. Perpustakaan menetapkan batas maksimal peminjaman sebanyak lima buku dengan durasi peminjaman selama tiga hari yang dapat diperpanjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk peminjam dari luar daerah, Diskarpus Paser memberikan toleransi masa pinjam hingga satu minggu. Selain itu, perpustakaan tidak memberlakukan denda keterlambatan pengembalian buku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Persyaratan keanggotaan juga dipermudah. Masyarakat cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Identitas Anak (KIA). Nomor anggota disesuaikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP atau Kartu Keluarga (KK), sejalan dengan program satu data pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain layanan buku fisik, perpustakaan juga menyediakan layanan buku digital melalui aplikasi ipaser tuntas yang diperbarui setiap tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui peningkatan koleksi dan pengembangan layanan, Diskarpus Paser berharap jumlah kunjungan masyarakat dapat kembali meningkat pada tahun mendatang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penurunan kunjungan perpustakaan di Paser dipicu tertundanya peresmian gedung baru dan belum optimalnya penambahan koleksi buku. PASER &#8211; Jumlah kunjungan ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Paser mengalami penurunan pada 2025. Berdasarkan data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Diskarpus) Paser, total kunjungan tercatat sebanyak 15.358 orang, turun dari 17.833 kunjungan pada 2024. Penurunan ini diakui Diskarpus Paser dipengaruhi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":177762,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,477],"tags":[20193,20671,5544,20668,20666,20670,20667,540,20665,20669],"class_list":["post-177756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser","tag-diskarpus-paser","tag-fasilitas-perpustakaan","tag-kalimantan-timur","tag-koleksi-buku-perpustakaan","tag-kunjungan-perpustakaan-turun","tag-literasi-masyarakat","tag-minat-baca-paser","tag-kabupaten-paser","tag-perpustakaan-daerah-paser","tag-perpustakaan-digital-ipaser-tuntas"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177756"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177756\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":178072,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177756\/revisions\/178072"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177762"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}