{"id":177914,"date":"2026-04-15T10:23:42","date_gmt":"2026-04-15T02:23:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=177914"},"modified":"2026-04-15T10:51:51","modified_gmt":"2026-04-15T02:51:51","slug":"pengusaha-tenda-tewas-bersimbah-darah-pelaku-masih-misterius","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pengusaha-tenda-tewas-bersimbah-darah-pelaku-masih-misterius\/","title":{"rendered":"Pengusaha Tenda Tewas Bersimbah Darah, Pelaku Masih Misterius"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polisi masih menyelidiki pembunuhan pengusaha tenda di Cibitung, Bekasi, dengan pelaku dan motif yang belum terungkap.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>JAWA BARAT <\/b>&#8211; Aparat kepolisian masih memburu pelaku pembunuhan terhadap seorang pengusaha penyewaan tenda hajatan berinisial ES (60) yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hingga kini, motif pembunuhan tersebut belum terungkap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa tragis itu pertama kali diketahui pada Kamis 9 April 2026, ketika seorang karyawan korban mendatangi rumah untuk mengambil peralatan tenda. Namun, korban tidak memberikan respons meski telah dipanggil dan dihubungi melalui telepon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Korban tidak merespons saat dipanggil maupun dihubungi melalui telepon,&#8221; ujar Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Budi Hermanto, sebagaimana dilansir Detiknews, Selasa (14\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena tidak ada jawaban dari dalam rumah, karyawan tersebut berupaya membuka pintu hingga akhirnya berhasil masuk. Di dalam rumah, korban ditemukan dalam kondisi terlentang dengan luka di bagian kepala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Setelah pintu rumah berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan luka di bagian kepala,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara pasti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya bersama Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur pencurian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi masih melakukan pendalaman terkait tentang peristiwa ini, apakah terjadi pembunuhan murni atau ada barang-barang yang diambil,&#8221; ujar Budi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Bekasi Sumarni menyatakan bahwa proses pengumpulan alat bukti masih berlangsung dan pelaku masih dalam pengejaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sedang diselidiki ya, sedang dikumpulkan alat buktinya,&#8221; ujar Sumarni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga saat ini, kepolisian belum mengungkap identitas pelaku maupun kronologi lengkap kejadian. Kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi di lingkungan permukiman dan menimbulkan kekhawatiran warga terkait keamanan. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polisi masih menyelidiki pembunuhan pengusaha tenda di Cibitung, Bekasi, dengan pelaku dan motif yang belum terungkap. JAWA BARAT &#8211; Aparat kepolisian masih memburu pelaku pembunuhan terhadap seorang pengusaha penyewaan tenda hajatan berinisial ES (60) yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hingga kini, motif pembunuhan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":177916,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9359,35],"tags":[20529,20524,20525,20527,18496,20530,17815,20528,9710,20526],"class_list":["post-177914","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jawa-barat","category-berita-nasional","tag-autopsi-rs-polri","tag-bos-tenda-tewas","tag-cibitung-bekasi","tag-es-tewas","tag-kasus-kriminal-bekasi","tag-pelaku-diburu","tag-pembunuhan-bekasi","tag-pembunuhan-wanita-bekasi","tag-polda-metro-jaya","tag-polres-metro-bekasi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177914","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=177914"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177914\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":177927,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/177914\/revisions\/177927"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=177914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=177914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=177914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}