{"id":178027,"date":"2026-04-15T15:55:39","date_gmt":"2026-04-15T07:55:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=178027"},"modified":"2026-04-15T15:58:59","modified_gmt":"2026-04-15T07:58:59","slug":"gencarkan-2026-perkuat-kemandirian-ekonomi-petani-dan-nelayan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gencarkan-2026-perkuat-kemandirian-ekonomi-petani-dan-nelayan\/","title":{"rendered":"GENCARKAN 2026 Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani dan Nelayan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Program GENCARKAN 2026 mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi petani dan nelayan di Tana Tidung.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TANA TIDUNG<\/strong> &#8211; Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan terus diperkuat melalui kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) 2026 yang menyasar petani dan nelayan di Kabupaten Tana Tidung (KTT), Selasa (14\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan yang digelar di Pendopo Djaparuddin, Kecamatan Sesayap ini dihadiri Bupati Tana Tidung (KTT), Ibrahim Ali, serta melibatkan sejumlah lembaga keuangan, di antaranya <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Bank Rakyat Indonesia<\/span><\/span> (BRI), <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Otoritas Jasa Keuangan<\/span><\/span> (OJK), dan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Permodalan Nasional Madani<\/span><\/span> (PNM). Program ini bertujuan memperluas literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat sektor produktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan tersebut, Ibrahim Ali menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan secara tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita berterima kasih atas program seperti ini, karena memberikan edukasi kepada masyarakat kita bagaimana memanfaatkan layanan perbankan dengan baik,\u201d ujar Ibrahim Ali, sebagaimana dilansir Kaltimpost, Selasa, (14\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, akses terhadap lembaga keuangan saat ini semakin terbuka dan memberikan peluang besar bagi petani, nelayan, serta pelaku usaha kecil untuk memperoleh pembiayaan yang mendukung aktivitas ekonomi mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya penggunaan fasilitas kredit secara bijak agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYang penting kredit itu digunakan dengan baik dan dibayar tepat waktu,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui program GENCARKAN 2026, pemerintah daerah bersama lembaga keuangan berharap masyarakat tidak hanya memahami cara mengakses layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian dan perikanan di wilayah KTT.[]\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program GENCARKAN 2026 mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi petani dan nelayan di Tana Tidung. TANA TIDUNG &#8211; Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan terus diperkuat melalui kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) 2026 yang menyasar petani dan nelayan di Kabupaten Tana Tidung (KTT), Selasa (14\/04\/2026). Kegiatan yang digelar di Pendopo Djaparuddin, Kecamatan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":178031,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2283],"tags":[6024,12844,20633,20634,20636,15274,662,20637,20635,9824],"class_list":["post-178027","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-tana-tidung-provinsi-kalimantan-utara","tag-bri","tag-ekonomi-daerah","tag-gencarkan-2026","tag-ibrahim-ali","tag-inklusi-keuangan","tag-literasi-keuangan","tag-ojk","tag-petani-nelayan","tag-pnm","tag-tana-tidung"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178027","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=178027"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178027\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":178036,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178027\/revisions\/178036"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/178031"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=178027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=178027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=178027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}