{"id":178043,"date":"2026-04-15T18:16:06","date_gmt":"2026-04-15T10:16:06","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=178043"},"modified":"2026-04-15T18:18:17","modified_gmt":"2026-04-15T10:18:17","slug":"bupati-ppu-temui-mentan-krisis-air-jadi-sorotan-utama-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bupati-ppu-temui-mentan-krisis-air-jadi-sorotan-utama-pertanian\/","title":{"rendered":"Bupati PPU Temui Mentan, Krisis Air Jadi Sorotan Utama Pertanian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemkab PPU mengajukan penguatan infrastruktur pengairan kepada Kementan guna mengatasi keterbatasan air dan meningkatkan produktivitas pertanian.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA <\/strong>&#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mendorong pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, melalui audiensi antara Bupati PPU Mudyat Noor dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (15\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-178087\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6267262196278566124-1.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6267262196278566124-1.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6267262196278566124-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6267262196278566124-1-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6267262196278566124-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6267262196278566124-1-310x205.jpg 310w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Dalam pertemuan tersebut, Mudyat Noor menegaskan bahwa tantangan utama sektor pertanian di PPU saat ini adalah keterbatasan ketersediaan air, karena sebagian besar lahan masih bergantung pada sistem tadah hujan. Kondisi ini dinilai menjadi hambatan dalam meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKetersediaan air menjadi faktor kunci. Jika terpenuhi, petani bisa meningkatkan intensitas tanam hingga lebih dari tiga kali dalam setahun,\u201d kata Mudyat Noor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab PPU mengusulkan sejumlah solusi infrastruktur pengairan, antara lain pompanisasi, irigasi pompa, irigasi perpipaan, pembangunan embung, serta penyediaan sumur sebagai sumber air alternatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Pemkab PPU juga tengah menyiapkan proposal sesuai ketentuan Kementerian Pertanian (Kementan), yang mencakup pengembangan lahan pertanian melalui pembangunan embung dan sistem pompanisasi, serta dukungan alat dan mesin pertanian untuk meningkatkan produksi pangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Mudyat Noor memaparkan sejumlah program prioritas daerah, seperti pengembangan kawasan pertanian terpadu, optimalisasi lahan tidur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani melalui pelatihan dan pendampingan, serta pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman menyambut positif langkah Pemkab PPU dan menegaskan komitmen Kementan untuk mendukung daerah yang serius dalam mempercepat pembangunan sektor pertanian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami siap membantu daerah yang memiliki komitmen kuat dalam memajukan sektor pangan. Silakan ajukan kebutuhan secara jelas, karena banyak program yang dapat mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan petani,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi konkret antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong modernisasi sektor pertanian di PPU, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkab PPU mengajukan penguatan infrastruktur pengairan kepada Kementan guna mengatasi keterbatasan air dan meningkatkan produktivitas pertanian. JAKARTA &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mendorong pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, melalui audiensi antara Bupati PPU Mudyat Noor dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":178086,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[20688,1419,7629,11854,199,20689,20690,10220,9516,9514,17679,8568,694,20691,20692],"class_list":["post-178043","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu","tag-andi-amran-sulaiman","tag-bupati-ppu","tag-embung","tag-irigasi","tag-kementan","tag-kementerian-pertanian","tag-lahan-tadah-hujan","tag-menteri-pertanian","tag-mudyat-noor","tag-penajam-paser-utara","tag-pertanian-ppu","tag-pompanisasi","tag-ppu","tag-produksi-pangan","tag-sektor-pertanian-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178043","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=178043"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178043\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":178091,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178043\/revisions\/178091"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/178086"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=178043"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=178043"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=178043"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}