{"id":178160,"date":"2026-04-16T18:30:39","date_gmt":"2026-04-16T10:30:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=178160"},"modified":"2026-04-16T18:33:38","modified_gmt":"2026-04-16T10:33:38","slug":"dramatis-perahu-terbalik-dihantam-ombak-3-pemancing-diselamatkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dramatis-perahu-terbalik-dihantam-ombak-3-pemancing-diselamatkan\/","title":{"rendered":"Dramatis! Perahu Terbalik Dihantam Ombak, 3 Pemancing Diselamatkan"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"85d87ee3-0768-4e54-a555-359c27ff12dc\" data-testid=\"conversation-turn-5\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:7c0a4056-4482-428b-bf5d-8cad78a8ecbc-13\" data-testid=\"conversation-turn-6\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"e1723a39-cb48-476a-a167-92fc6d92c34b\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Tim gabungan Satpolairud, Polair Polda Kaltim, dan TNI AL bergerak cepat mengevakuasi tiga pemancing yang selamat setelah perahu mereka terbalik akibat gelombang tinggi di perairan Kenyamukan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI TIMUR<\/strong> \u2013 Tiga pemancing berhasil diselamatkan setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik dihantam gelombang tinggi di perairan Pantai Kenyamukan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Rabu (15\/04\/2026) sore sekitar pukul 15.40 Wita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim gabungan dari Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim), Polisi Perairan (Polair) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim), serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) bergerak cepat mengevakuasi para korban setelah menerima laporan dari masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-178395 aligncenter\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6269258471307939561.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6269258471307939561.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6269258471307939561-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6269258471307939561-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6269258471307939561-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Ketiga korban masing-masing Ifandi (33), warga Desa Singa Gembara; Arista Sufianto (27), warga Desa Teluk Lingga; dan Muhammad Ismail (35), warga Desa Singa Gembara. Seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka serius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan (Kasat) Polairud Polres Kutim, Sudarwanto, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. \u201cBegitu menerima laporan dari masyarakat, anggota kami langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Alhamdulillah, ketiga korban berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, kecelakaan laut tersebut diduga kuat disebabkan oleh faktor cuaca buruk yang memicu gelombang tinggi sehingga perahu kecil yang digunakan korban kehilangan keseimbangan dan terbalik di tengah perjalanan menuju daratan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPerahu terbalik diduga akibat gelombang yang cukup kencang. Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan pemancing, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi keselamatan bersama,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai langkah antisipasi, Satpolairud Polres Kutim menyatakan akan meningkatkan patroli serta kesiapsiagaan di wilayah perairan guna memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dan mencegah terjadinya kecelakaan serupa, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini, ketiga korban telah dipulangkan ke kediaman masing-masing dalam keadaan selamat, sementara aparat terus memperkuat pengawasan di kawasan perairan Pantai Kenyamukan sebagai upaya mitigasi risiko kecelakaan laut di wilayah tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim gabungan Satpolairud, Polair Polda Kaltim, dan TNI AL bergerak cepat mengevakuasi tiga pemancing yang selamat setelah perahu mereka terbalik akibat gelombang tinggi di perairan Kenyamukan. KUTAI TIMUR \u2013 Tiga pemancing berhasil diselamatkan setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik dihantam gelombang tinggi di perairan Pantai Kenyamukan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Rabu (15\/04\/2026) sore sekitar pukul &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":77,"featured_media":178167,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,480],"tags":[20955,18003,20954,14188,15801,846,1699,20951,14187,20953,20952,5635],"class_list":["post-178160","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur","tag-berita-kutim-hari-ini","tag-cuaca-buruk-laut","tag-evakuasi-pemancing","tag-gelombang-tinggi","tag-kecelakaan-laut","tag-kutai-timur","tag-kutim","tag-pantai-kenyamukan","tag-perahu-terbalik","tag-polair-polda-kaltim","tag-satpolairud-polres-kutim","tag-tni-al"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178160","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/77"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=178160"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178160\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":178402,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178160\/revisions\/178402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/178167"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=178160"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=178160"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=178160"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}