{"id":178335,"date":"2026-04-16T17:11:50","date_gmt":"2026-04-16T09:11:50","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=178335"},"modified":"2026-04-16T17:15:30","modified_gmt":"2026-04-16T09:15:30","slug":"lansia-masih-minim-akses-kerja-kemnaker-siapkan-kebijakan-inklusif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lansia-masih-minim-akses-kerja-kemnaker-siapkan-kebijakan-inklusif\/","title":{"rendered":"Lansia Masih Minim Akses Kerja, Kemnaker Siapkan Kebijakan Inklusif"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"54fdddf9-094c-4d50-a64b-5388f259c4fa\" data-testid=\"conversation-turn-25\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:ea2dbaaa-1862-4c9f-bda8-29c8bd320a01-16\" data-testid=\"conversation-turn-26\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"f08df7ca-79da-4ce1-940f-d646967c9b93\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kemnaker mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses kerja bagi lansia di tengah meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut di Indonesia.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> \u2013 Pemerintah mendorong kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif bagi tenaga kerja lanjut usia (lansia) dengan melibatkan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk memperluas akses kerja di tengah meningkatnya jumlah penduduk lansia di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai peluang pemanfaatan tenaga kerja lansia masih terbuka lebar, namun belum dimaksimalkan. Hal ini terlihat dari rendahnya tingkat partisipasi angkatan kerja lansia dibandingkan kelompok usia produktif lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK), Estiarty Haryani, menyebut kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang dalam menghadapi era masyarakat menua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNamun di sisi lain, tingkat partisipasi angkatan kerja lansia masih terbatas dibandingkan kelompok usia produktif lainnya. Hal ini menunjukkan masih adanya potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal dan perlu menjadi perhatian bersama,\u201d ujarnya, sebagaimana diberitakan Antara, Rabu, (15\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, peningkatan jumlah lansia yang pada 2025 mencapai sekitar 11,93 persen dari total penduduk Indonesia menjadi indikator bahwa kebijakan ketenagakerjaan harus beradaptasi dengan perubahan struktur demografi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kegiatan workshop bertema \u201cInklusi untuk Semua: Lansia Bekerja, Lansia Sejahtera\u201d, Kemnaker mendorong implementasi kebijakan yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan dalam membuka peluang kerja bagi lansia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKolaborasi menjadi kunci agar kebijakan yang disusun tidak hanya implementatif, tetapi juga memberikan dampak nyata di lapangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upaya tersebut mencakup pengembangan model penempatan tenaga kerja lansia, penguatan ekosistem ketenagakerjaan inklusif, serta sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, DUDI, akademisi, komunitas, media, hingga mitra pembangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai langkah konkret, Kemnaker juga tengah menyusun Peraturan Menteri Ketenagakerjaan terkait penempatan dan pemberdayaan tenaga kerja khusus, termasuk lansia, guna memperkuat perlindungan sekaligus memperluas kesempatan kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cRegulasi ini diharapkan menjadi instrumen penting untuk memperluas akses, memperkuat perlindungan, serta memastikan kesempatan kerja yang layak bagi tenaga kerja lansia di Indonesia,\u201d ujar Esti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan kebijakan yang lebih inklusif, pemerintah berharap tenaga kerja lansia tidak hanya menjadi kelompok yang dilindungi, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi nasional. []\n<p>Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemnaker mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses kerja bagi lansia di tengah meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut di Indonesia. JAKARTA \u2013 Pemerintah mendorong kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif bagi tenaga kerja lanjut usia (lansia) dengan melibatkan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk memperluas akses kerja di tengah meningkatnya jumlah penduduk lansia di Indonesia. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":178339,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[20882,20887,20889,20883,15037,20884,20885,20886,20881,20888],"class_list":["post-178335","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-dudi","tag-ekonomi-inklusif","tag-indonesia-aging-population","tag-kebijakan-ketenagakerjaan","tag-kemnaker","tag-lansia-indonesia","tag-peluang-kerja-lansia","tag-regulasi-ketenagakerjaan","tag-tenaga-kerja-lansia","tag-workshop-ketenagakerjaan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=178335"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178335\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":178349,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178335\/revisions\/178349"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/178339"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=178335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=178335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=178335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}