{"id":178491,"date":"2026-04-17T16:59:21","date_gmt":"2026-04-17T08:59:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=178491"},"modified":"2026-04-17T17:19:08","modified_gmt":"2026-04-17T09:19:08","slug":"fiskal-melemah-dprd-kaltim-bongkar-minimnya-program-dishub-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/fiskal-melemah-dprd-kaltim-bongkar-minimnya-program-dishub-2026\/","title":{"rendered":"Fiskal Melemah, DPRD Kaltim Bongkar Minimnya Program Dishub 2026"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Keterbatasan anggaran daerah membuat sejumlah program transportasi strategis di Kaltim tertunda hingga berpotensi memengaruhi kualitas layanan publik.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> \u2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti keterbatasan program Dinas Perhubungan (Dishub) dalam Rencana Kerja dan Anggaran Daerah (RKAD) 2026 akibat melemahnya kapasitas fiskal daerah. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada tertundanya sejumlah program strategis, khususnya di sektor transportasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh menyatakan kemampuan keuangan daerah saat ini belum cukup kuat untuk menopang program berskala besar pada tahun anggaran mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal itu disampaikannya usai memimpin rapat kerja pembahasan kegiatan 2026 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Kamis (16\/4\/2026). Ia menegaskan keterbatasan fiskal menjadi penyebab utama sejumlah program prioritas Dishub tidak dapat direalisasikan sesuai rencana.<\/p>\n<figure id=\"attachment_178638\" aria-describedby=\"caption-attachment-178638\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-178638\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6273782454850098595.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6273782454850098595.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6273782454850098595-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6273782454850098595-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6273782454850098595-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-178638\" class=\"wp-caption-text\">Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan kondisi fiskal yang melemah, banyak program besar belum bisa dijalankan pada 2026,\u201d ujar Abdulloh kepada awak media.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, kondisi tersebut tercermin dalam penyusunan RKAD Dishub yang kini lebih didominasi kegiatan berskala kecil. Bahkan, sebagian program yang telah direncanakan sebelumnya terpaksa ditunda hingga dihapus dari daftar prioritas karena keterbatasan anggaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, realisasi sejumlah program yang masih tersisa juga belum memiliki kepastian waktu pelaksanaan. Beberapa rencana perbaikan infrastruktur transportasi, termasuk di Kota Samarinda, disebut masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBeberapa kegiatan perbaikan belum bisa dilaksanakan karena masih menunggu surat dari pusat,\u201d kata politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Abdulloh menambahkan, kebijakan efisiensi anggaran turut mempersempit ruang gerak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam menjalankan program pembangunan. Dampaknya, sejumlah kegiatan yang sebelumnya dianggap penting terpaksa dikorbankan demi menyesuaikan kondisi keuangan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cEfisiensi anggaran membuat sejumlah kegiatan terpaksa dilepas,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, kondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas layanan transportasi serta memperlambat pengembangan infrastruktur pendukung di Kaltim, yang diperkirakan tidak mengalami peningkatan signifikan hingga 2027.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan Pemprov Kaltim perlu segera mencari solusi untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah agar perencanaan pembangunan tidak kembali terhambat dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi tetap terpenuhi secara optimal. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keterbatasan anggaran daerah membuat sejumlah program transportasi strategis di Kaltim tertunda hingga berpotensi memengaruhi kualitas layanan publik. SAMARINDA \u2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti keterbatasan program Dinas Perhubungan (Dishub) dalam Rencana Kerja dan Anggaran Daerah (RKAD) 2026 akibat melemahnya kapasitas fiskal daerah. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada tertundanya sejumlah program &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":178637,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[21142,21143,9720,128,9375,21144,7348,21141,14587,609],"class_list":["post-178491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-abdulloh-dprd","tag-anggaran-daerah-kaltim","tag-dishub-kaltim","tag-dprd-kaltim","tag-efisiensi-anggaran","tag-infrastruktur-transportasi-kaltim","tag-pemprov-kaltim","tag-rkad-2026","tag-rkpd-2027","tag-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=178491"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178491\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":178656,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178491\/revisions\/178656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/178637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=178491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=178491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=178491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}