{"id":178576,"date":"2026-04-17T15:55:23","date_gmt":"2026-04-17T07:55:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=178576"},"modified":"2026-04-17T15:58:19","modified_gmt":"2026-04-17T07:58:19","slug":"jembatan-sangkima-rusak-parah-polisi-batasi-truk-di-malam-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jembatan-sangkima-rusak-parah-polisi-batasi-truk-di-malam-hari\/","title":{"rendered":"Jembatan Sangkima Rusak Parah, Polisi Batasi Truk di Malam Hari"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"c698d037-5db0-4456-8cdf-1919a00e0633\" data-testid=\"conversation-turn-17\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:b25a54a9-f0dd-4806-a06b-31ca1087da3c-19\" data-testid=\"conversation-turn-18\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"69c86e06-c948-43bc-af01-dd54793d75a8\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polres Kukar membatasi kendaraan berat di jalur Bontang\u2013Sangatta pada malam hari selama perbaikan Jembatan Sangkima guna menghindari risiko kecelakaan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BONTANG<\/strong> \u2013 Pembatasan sementara terhadap kendaraan berat di jalur poros Bontang\u2013Sangatta diberlakukan guna menjamin keselamatan selama proses perbaikan Jembatan Sangkima di Kilometer 32 yang mengalami kerusakan serius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan ini diterapkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), dengan jadwal penutupan pada 19\u201320 April 2026 setiap pukul 17.00 hingga 06.00 Wita. Pembatasan hanya berlaku bagi kendaraan berat di atas enam roda, sementara kendaraan kecil masih diperbolehkan melintas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kukar Rezky Nur Harismeihendra menjelaskan, kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi risiko di tengah kondisi jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPenutupan ini khusus untuk kendaraan berat di atas roda enam,\u201d ujarnya sebagaimana dilansir Bontang Post, Jumat (17\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, kondisi jembatan saat ini hanya ditopang pelat besi pada bagian yang jebol, sehingga kendaraan harus melintas secara bergantian. Situasi tersebut dinilai berbahaya, terutama bagi kendaraan bertonase besar yang berpotensi memperparah kerusakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, sejumlah kendaraan logistik tertentu tetap diberikan pengecualian guna menjaga kelancaran distribusi barang kebutuhan masyarakat. Kebijakan ini juga mempertimbangkan aspek ekonomi agar aktivitas distribusi tidak sepenuhnya terhenti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni demi keselamatan selama proses perbaikan berlangsung,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polres Kukar mengimbau para pengendara, khususnya sopir angkutan berat, untuk menyesuaikan jadwal perjalanan dan mencari alternatif waktu tempuh guna menghindari antrean panjang di sekitar lokasi perbaikan. Pembatasan ini diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan perbaikan jembatan hingga selesai. []\n<p>Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polres Kukar membatasi kendaraan berat di jalur Bontang\u2013Sangatta pada malam hari selama perbaikan Jembatan Sangkima guna menghindari risiko kecelakaan. BONTANG \u2013 Pembatasan sementara terhadap kendaraan berat di jalur poros Bontang\u2013Sangatta diberlakukan guna menjamin keselamatan selama proses perbaikan Jembatan Sangkima di Kilometer 32 yang mengalami kerusakan serius. Kebijakan ini diterapkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":178590,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,26],"tags":[1743,21103,21102,560,21104,15166,20866,6890,8178],"class_list":["post-178576","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-bontang","tag-bontang-sangatta","tag-jembatan-sangkima","tag-kukar","tag-lalu-lintas-kaltim","tag-pembatasan-truk","tag-perbaikan-jembatan","tag-polres-kukar","tag-satlantas"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178576","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=178576"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178576\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":178594,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/178576\/revisions\/178594"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/178590"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=178576"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=178576"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=178576"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}