{"id":179189,"date":"2026-04-20T15:15:37","date_gmt":"2026-04-20T07:15:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=179189"},"modified":"2026-04-20T15:31:23","modified_gmt":"2026-04-20T07:31:23","slug":"razia-dadakan-efektif-narkoba-tak-ditemukan-di-lapas-tarakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/razia-dadakan-efektif-narkoba-tak-ditemukan-di-lapas-tarakan\/","title":{"rendered":"Razia Dadakan Efektif, Narkoba Tak Ditemukan di Lapas Tarakan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Lapas Tarakan memperkuat pengawasan berlapis dan razia mendadak sehingga berhasil menekan peredaran narkotika dan penggunaan handphone ilegal.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TARAKAN<\/strong> &#8211; Penguatan sistem pengawasan berlapis di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan dinilai berdampak pada menurunnya temuan handphone ilegal serta nihilnya peredaran narkotika di dalam lapas sepanjang 2026. Strategi ini dilakukan melalui razia mendadak, pemeriksaan ketat, hingga edukasi kepada warga binaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Tarakan, Fitroh Qomarudin, menjelaskan bahwa razia rutin dilakukan secara dadakan guna menutup celah masuknya barang terlarang ke dalam lapas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cRazia harus dilakukan secara dadakan agar efektif. Ini menjadi salah satu upaya kami untuk mencegah adanya celah masuknya barang terlarang,\u201d jelasnya, sebagaimana diberitakan Harian Rakyat Kaltara, Minggu (19\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Fitroh, hasil pengawasan selama 2026 menunjukkan tidak adanya temuan peredaran narkotika di dalam lapas. Sementara itu, pelanggaran penggunaan handphone ilegal mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk narkoba nihil. Kalau handphone, memang pernah ditemukan, tapi tidak sesering dulu. Terakhir sekitar akhir 2025. Sekarang sudah jauh berkurang,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski capaian tersebut dinilai positif, pihak lapas tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi modus baru penyelundupan barang terlarang, baik oleh warga binaan maupun pihak luar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAda dua kemungkinan, warga binaan sudah patuh atau justru semakin lihai (menyelundupkan). Ini yang harus terus kami antisipasi dengan razia rutin,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain razia, pendekatan edukatif juga dilakukan dengan memberikan sosialisasi terkait bahaya narkotika dan larangan penggunaan handphone di dalam lapas. Upaya ini dinilai mampu meningkatkan kesadaran serta kepatuhan warga binaan terhadap aturan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tidak hanya menindak, tapi juga mengedukasi. Alhamdulillah warga binaan cukup kooperatif dan berusaha mematuhi aturan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penguatan pengawasan juga diterapkan terhadap pengunjung dengan sistem pemeriksaan berlapis yang kini menjadi standar operasional. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pintu masuk hingga distribusi barang di dalam blok hunian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKurang lebih ada tiga sampai empat lapis pemeriksaan. Bahkan saat barang sudah sampai di blok, tetap dilakukan pengecekan ulang,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam upaya menjaga integritas internal, pihak lapas menegaskan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan oknum petugas. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan Kantor Wilayah hingga Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau ada oknum, tentu akan kami proses sesuai aturan. Setelah pemeriksaan awal, akan kami rekomendasikan ke wilayah untuk ditindaklanjuti,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lapas Tarakan juga memperkuat sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kepolisian Resor (Polres), Komando Distrik Militer (Kodim), serta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten\/Kota (BNNK) dalam upaya pemberantasan narkotika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fitroh menambahkan, komitmen pemberantasan narkotika dan handphone ilegal di dalam lapas telah dituangkan dalam kesepakatan bersama seluruh pegawai sebagai bentuk tanggung jawab kolektif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni bukan sekadar seremonial, tapi bentuk komitmen bersama kami untuk memberantas halinar, khususnya narkoba dan handphone di dalam lapas. Seluruh pegawai ikut menandatangani komitmen ini sebagai pegangan bersama,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penguatan pengawasan dan sinergi lintas lembaga diharapkan mampu menjaga lingkungan lapas tetap bersih dari peredaran barang terlarang serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lapas Tarakan memperkuat pengawasan berlapis dan razia mendadak sehingga berhasil menekan peredaran narkotika dan penggunaan handphone ilegal. TARAKAN &#8211; Penguatan sistem pengawasan berlapis di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan dinilai berdampak pada menurunnya temuan handphone ilegal serta nihilnya peredaran narkotika di dalam lapas sepanjang 2026. Strategi ini dilakukan melalui razia mendadak, pemeriksaan ketat, hingga &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":179194,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2257],"tags":[11745,2939,1107,21613,21609,21614,21611,21610,4134,21608,265,21612,327,13668,2717],"class_list":["post-179189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kota-tarakan-kalimantan-utara","tag-aph","tag-bnnk","tag-bnnp","tag-ditjen-pas","tag-fitroh-qomarudin","tag-halinar","tag-handphone-ilegal","tag-kasi-binadik","tag-kodim","tag-lapas-kelas-iia-tarakan","tag-narkoba","tag-pengawasan-lapas","tag-polres","tag-razia-lapas","tag-tarakan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=179189"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":179215,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179189\/revisions\/179215"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/179194"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=179189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=179189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=179189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}