{"id":179303,"date":"2026-04-20T18:32:28","date_gmt":"2026-04-20T10:32:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=179303"},"modified":"2026-04-20T18:33:38","modified_gmt":"2026-04-20T10:33:38","slug":"dpo-pembunuhan-ojek-ditangkap-aparat-bongkar-jaringan-kkb-di-oksibil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dpo-pembunuhan-ojek-ditangkap-aparat-bongkar-jaringan-kkb-di-oksibil\/","title":{"rendered":"DPO Pembunuhan Ojek Ditangkap, Aparat Bongkar Jaringan KKB di Oksibil"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"9f2236bd-1f30-40ac-89e1-ff4844ce7034\" data-testid=\"conversation-turn-5\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:e5114d91-ffe8-4c84-be09-5b23ac7e28c1-13\" data-testid=\"conversation-turn-6\" data-scroll-anchor=\"true\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" tabindex=\"0\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"bc4ccbc3-274b-475b-b3d5-f508fcc58e5f\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\" data-turn-start-message=\"true\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Penangkapan dua anggota KKB di Oksibil menjadi langkah strategis aparat dalam mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di Papua Pegunungan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PAPUA<\/strong> &#8211; Aparat gabungan meningkatkan penegakan hukum terhadap jaringan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan setelah dua anggota kelompok tersebut berhasil diamankan dalam operasi malam hari di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (19\/4\/2026) sekitar pukul 20.45 WIT.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penangkapan dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz bersama Kepolisian Resor (Polres) Pegunungan Bintang di Jalan Kabiding tanpa perlawanan berarti. Langkah ini menjadi bagian dari strategi aparat dalam menekan aktivitas kelompok bersenjata yang selama ini dinilai mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 20.45 WIT, personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Personel Polres Pegunungan Bintang melaksanakan operasi di Jalan Kabiding, Distrik Oksibil, dan berhasil mengamankan dua pelaku tanpa perlawanan berarti,\u201d kata Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin, (20\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua pelaku berinisial EK (22) dan RS (23) diduga merupakan bagian dari KKB Kodap XXXV Bintang Timur. Berdasarkan data kepolisian, EK telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Desember 2022 terkait kasus pembunuhan tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang. Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP\/B\/31\/XII\/2022\/Papua\/Res Pegunungan Bintang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, EK juga diduga terlibat dalam rangkaian aksi kekerasan berupa penembakan dan pembakaran fasilitas umum di Distrik Serambakon pada Januari 2023. Ia juga disebut terlibat dalam penyerangan terhadap Pos Satgas Rajawali di Kampung Mimin, Distrik Oksop pada Mei 2025.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, RS diduga turut berperan dalam penyerangan di lokasi yang sama. Kepolisian mencatat RS merupakan mantan narapidana kasus pencurian telepon genggam pada 2020 dan telah menjalani hukuman dua tahun penjara berdasarkan putusan pengadilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSalah satu pelaku merupakan target DPO kasus pembunuhan dan diketahui bagian dari KKB Kodap XXXV Bintang Timur, sementara pelaku lainnya merupakan rekan yang turut terlibat dalam aktivitas kelompok tersebut, termasuk dalam penyerangan terhadap aparat,\u201d ujar Yusuf.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua tersangka kini diamankan di Polres Pegunungan Bintang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Aparat juga terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan kelompok bersenjata lainnya yang masih aktif di wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKedua tersangka saat ini telah diamankan di Polres Pegunungan Bintang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan kelompok bersenjata lainnya,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan guna mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi isu-isu yang tidak benar serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Satgas akan terus meningkatkan patroli, penegakan hukum, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,\u201d kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan komitmen aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata di Papua Pegunungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPenangkapan terhadap DPO merupakan bentuk keseriusan kami dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap pelaku kejahatan bersenjata akan kami tindak secara profesional dan terukur,\u201d pungkasnya. []\n<p>Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penangkapan dua anggota KKB di Oksibil menjadi langkah strategis aparat dalam mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di Papua Pegunungan. PAPUA &#8211; Aparat gabungan meningkatkan penegakan hukum terhadap jaringan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan setelah dua anggota kelompok tersebut berhasil diamankan dalam operasi malam hari di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (19\/4\/2026) sekitar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":179308,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[35,8157],"tags":[21729,21730,15129,21731,7918,21726,12461,12042,21727,18244,21728,18245],"class_list":["post-179303","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-nasional","category-papua","tag-dpo-pembunuhan","tag-faizal-ramadhani","tag-keamanan-papua","tag-kelompok-bersenjata","tag-kkb","tag-oksibil","tag-operasi-damai-cartenz","tag-papua-pegunungan","tag-pegunungan-bintang","tag-penangkapan-kkb","tag-polres-pegunungan-bintang","tag-yusuf-sutejo"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179303","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=179303"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179303\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":179311,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179303\/revisions\/179311"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/179308"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=179303"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=179303"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=179303"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}