{"id":179782,"date":"2026-04-22T09:57:29","date_gmt":"2026-04-22T01:57:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=179782"},"modified":"2026-04-22T09:57:58","modified_gmt":"2026-04-22T01:57:58","slug":"mahasiswa-kaltim-kritik-beasiswa-dan-anggaran-kecewa-gubernur-tak-hadir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mahasiswa-kaltim-kritik-beasiswa-dan-anggaran-kecewa-gubernur-tak-hadir\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Kaltim Kritik Beasiswa dan Anggaran, Kecewa Gubernur Tak Hadir"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"58162791-9709-44e6-95c7-dc7e504c2b6e\" data-testid=\"conversation-turn-1\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:cd6c5e7e-414c-4681-8845-907fb2fb3fdb-0\" data-testid=\"conversation-turn-2\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"c8eb5885-0605-43ba-8cea-200603b576bb\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ribuan mahasiswa di Kaltim menuntut transparansi anggaran, evaluasi program Gratispol, dan penanganan tambang ilegal dalam aksi di Kantor Gubernur Kaltim.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> \u2014 Ribuan mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21\/04\/2026) sore. Aksi ini menyoroti kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, program beasiswa \u201cGratispol\u201d, hingga penanganan tambang ilegal, serta diwarnai kekecewaan massa karena tidak adanya dialog dengan Gubernur Kaltim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aksi tersebut dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Kaltim dengan pengawalan aparat keamanan. Massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait transparansi pengelolaan anggaran daerah dan evaluasi program prioritas pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Zulkarnain, mengkritik struktur tenaga ahli gubernur yang dinilai terlalu besar dan tidak efisien. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya kapasitas tata kelola pemerintahan di tingkat provinsi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_179812\" aria-describedby=\"caption-attachment-179812\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-179812\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6284907691457057349.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6284907691457057349.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6284907691457057349-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6284907691457057349-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6284907691457057349-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-179812\" class=\"wp-caption-text\">Presiden BEM Unikarta, Zulkarnain<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami memandang jumlah tenaga ahli gubernur terlalu gemuk. Jika pemerintah memiliki kapasitas yang memadai, seharusnya tidak perlu sebanyak itu,\u201d ujar Zulkarnain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Zulkarnain menyoroti persoalan tambang ilegal serta kondisi infrastruktur, khususnya kerusakan jalan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Menurutnya, masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses akibat jalan rusak, baik di jalur antardesa, antarkecamatan, maupun menuju pusat kota.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDi saat pemerintah mengeluarkan anggaran untuk hal-hal yang tidak prioritas, masyarakat masih berhadapan dengan kerusakan jalan yang menghambat aktivitas ekonomi,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Isu lain yang disoroti adalah pelaksanaan program beasiswa \u201cGratispol\u201d. Zulkarnain mengungkap adanya laporan mahasiswa yang terverifikasi sebagai penerima beasiswa tersebut meskipun tidak mendaftar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAda sekitar 10 hingga 12 mahasiswa, salah satunya dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, yang mengaku tidak mendaftar, tetapi justru terverifikasi sebagai penerima. Ini menjadi pertanyaan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menilai temuan tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut guna memastikan transparansi dan akuntabilitas program bantuan pendidikan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam aksi tersebut, massa hanya menyampaikan aspirasi tanpa adanya dialog atau audiensi dengan pihak Pemprov Kaltim. Kondisi itu memicu kekecewaan di kalangan demonstran. \u201cHari ini hanya penyampaian aspirasi. Tidak ada dialog, dan pemerintah provinsi tidak menemui massa aksi,\u201d ucap Zulkarnain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zulkarnain menegaskan mahasiswa akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan tidak mendapatkan respons dari Pemprov Kaltim. \u201cKami siap mengawal aksi berikutnya. Bahkan hingga beberapa tahap, BEM Unikarta akan tetap terlibat,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aksi ini menjadi bagian dari tekanan publik terhadap Pemprov Kaltim agar lebih transparan dalam pengelolaan anggaran serta memastikan program sosial, termasuk beasiswa, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.[]\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ribuan mahasiswa di Kaltim menuntut transparansi anggaran, evaluasi program Gratispol, dan penanganan tambang ilegal dalam aksi di Kantor Gubernur Kaltim. SAMARINDA \u2014 Ribuan mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21\/04\/2026) sore. Aksi ini menyoroti kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, program beasiswa \u201cGratispol\u201d, hingga penanganan tambang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":179811,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,37],"tags":[22222,22221,8091,22220,9463,2251,18350,1656,22223,7348,609,2888,4697],"class_list":["post-179782","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-aksi-mahasiswa-samarinda","tag-beasiswa-kaltim","tag-bem-unikarta","tag-demo-mahasiswa-kaltim","tag-gratispol","tag-gubernur-kaltim","tag-jalan-rusak-kukar","tag-kaltim","tag-kebijakan-anggaran-kaltim","tag-pemprov-kaltim","tag-samarinda","tag-tambang-ilegal","tag-zulkarnain"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179782","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=179782"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179782\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":179816,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/179782\/revisions\/179816"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/179811"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=179782"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=179782"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=179782"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}