{"id":17991,"date":"2018-10-25T08:37:37","date_gmt":"2018-10-25T08:37:37","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=17991"},"modified":"2018-10-25T08:37:37","modified_gmt":"2018-10-25T08:37:37","slug":"kalbar-surplus-beras-tiap-tahunnya-capai-426-ribu-ton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kalbar-surplus-beras-tiap-tahunnya-capai-426-ribu-ton\/","title":{"rendered":"Kalbar Surplus Beras Tiap Tahunnya Capai 426 Ribu Ton"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_17992\" aria-describedby=\"caption-attachment-17992\" style=\"width: 595px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/Foto-DonYnew.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-17992\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/Foto-DonYnew-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"595\" height=\"335\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-17992\" class=\"wp-caption-text\">Dony Saiful Bahri, SP, MMA, Kabid Tanaman Pangan, Distan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat. &#8220;Kalbar surplus beras mencapai 426 ribu ton per tahunnya&#8221;.(Foto:Rachmat Effendi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PONTIANAK-Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Provinsi Kalimantan Barat, Dony Saiful Bahri, SP, MMA mengatakan, realisasi tanam padi untuk bulan Oktober s\/d Maret (Okmar) 2017 dan April s\/d September (Asep) 2018 mencapai 623.696 hektare tersebar di 14 Kabupaten\/Kota seluruh Kalimantan Barat.<\/p>\n<p>Dengan rincian untuk musim tanam Oktober s\/d Maret 2017 mencapai 273.652 hektare, sedangkan untuk musim tanam April s\/d September 2018 realisasinya seluas 350.044 hektare.<\/p>\n<p>Menurutnya, untuk tahun musim tanam 2018 Provinsi Kalimantan Barat para petani dapat memproduksi beras sebanyak 1,6 juta ton, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 1,47 juta ton.<\/p>\n<p>\u201cPeningkatan produksi beras itu tidak terlepas banyaknya program pemerintah yang mendukung kegiatan para petani kita di Kalbar, seperti program padi gogo di lahan kering,dan bantuan program padi inbrida dan lain-lain,\u2019\u2019kata Dony Saiful Bahri kepada Beritaborneo.com, Kamis (25\/10) di ruang kerjanya.<\/p>\n<p>Masih kata Dony Saiful Bahri, jika padi dikonversi menjadi beras dari 1,6 juta ton tersebut hasilnya mencapai 1 juta ton, berarti bila penduduk Kalbar 5 juta orang, sementara kebutuhan beras 114 kg per orang maka kebutuhan beras mencapai 574 ribu ton,\u201dItu artinya ada sisa beras 426 ribu ton, artinya Kalbar tiap tahunnya rata-rata ada surplus beras 426 ribu ton pertahun,\u2019\u2019ungkap Dony Saiful Bahri lagi.<\/p>\n<p>Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar, masing-masing 3 besar areal lokasi sawah terluas yakni Kabupaten Sanggau 127.683 Hektare, Sambas seluas 102.301 hekater sedangkan Kabupaten Landak 93.449 hekater.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah untuk produksi beras Kalbar masih urutan sepuluh besar secara nasional, itu semua juga tidak terlepas peran dan dukungan swadaya masyarakat petani kita,\u2019\u2019tutur\u00a0 Dony.<\/p>\n<p>Perlu juga masyarakat kita diberi pemahaman, mengapa kita masih memasukkan beras dari daerah lain, jangan salah itu adalah beras yang premium biasanya untuk kebutuhan hotel, dan restauran .(Rachmat Effend)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK-Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Provinsi Kalimantan Barat, Dony Saiful Bahri, SP, MMA mengatakan, realisasi tanam padi untuk bulan Oktober s\/d Maret (Okmar) 2017 dan April s\/d September (Asep) 2018 mencapai 623.696 hektare tersebar di 14 Kabupaten\/Kota seluruh Kalimantan Barat. Dengan rincian untuk musim tanam Oktober s\/d Maret 2017 &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17992,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273],"tags":[5834,5835,5836],"class_list":["post-17991","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","tag-distan-hortikltura","tag-dony-saiful-bahri","tag-surpuls-beras"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17991","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17991"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17991\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17991"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17991"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17991"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}