{"id":180046,"date":"2026-04-22T18:40:30","date_gmt":"2026-04-22T10:40:30","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=180046"},"modified":"2026-04-23T16:16:49","modified_gmt":"2026-04-23T08:16:49","slug":"anggaran-jomplang-knpi-kukar-kritik-videotron-dan-dorong-sinergi-opd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/anggaran-jomplang-knpi-kukar-kritik-videotron-dan-dorong-sinergi-opd\/","title":{"rendered":"Anggaran Jomplang, KNPI Kukar Kritik Videotron dan Dorong Sinergi OPD"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"58f2b061-f768-42e7-a44c-3527db53ea35\" data-testid=\"conversation-turn-25\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:be066dba-5b65-4f08-b233-3dcf7aa406f5-29\" data-testid=\"conversation-turn-26\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"bdfe10a6-5d09-4b9a-b1f0-3d98547bf53e\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>KNPI Kukar menyoroti ketimpangan anggaran daerah sekaligus mendorong kolaborasi lintas OPD guna memperkuat program peningkatan kapasitas pemuda.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> \u2013 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Komite Nasional Pemuda Indonesia<\/span><\/span> (KNPI) Kukar, Rian Tri Saputra, menyoroti ketimpangan alokasi anggaran di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya proyek videotron senilai Rp13 miliar, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Rabu (22\/04\/2026). Ia menilai kebijakan anggaran di tengah efisiensi belum mencerminkan keadilan bagi sektor kepemudaan, sekaligus mendorong penguatan sinergi lintas OPD untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pemuda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam forum tersebut, Rian membandingkan besaran anggaran proyek videotron dengan pagu anggaran KNPI Kukar yang hanya sekitar Rp200 juta. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya ketimpangan prioritas belanja daerah yang berdampak pada terbatasnya ruang gerak organisasi kepemudaan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_180324\" aria-describedby=\"caption-attachment-180324\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-180324\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6289547793735030300.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6289547793735030300.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6289547793735030300-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6289547793735030300-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6289547793735030300-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-180324\" class=\"wp-caption-text\">Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDi tengah efisiensi, kami melihat ada belanja yang menurut kami tidak prioritas. Sementara KNPI Kukar yang membina organisasi kepemudaan hanya mendapatkan pagu sekitar Rp200 juta. Ini terasa jomplang,\u201d ujar Rian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan, kritik yang disampaikan bukan semata tuntutan penambahan anggaran, melainkan dorongan agar pemerintah daerah lebih cermat dalam menyusun prioritas belanja yang adil dan proporsional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tidak sekadar meminta anggaran. Yang kami dorong adalah kebijakan yang lebih adil dan proporsional,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rian menjelaskan, anggaran sebesar Rp200 juta tersebut direncanakan untuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti bakti sosial dan program pemberdayaan pemuda. Namun hingga kini, anggaran tersebut belum terealisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAnggaran itu masih di atas kertas. Belum tahu apakah akan cair penuh atau terkena efisiensi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tengah keterbatasan tersebut, KNPI Kukar tetap menjalankan berbagai program secara mandiri, seperti kursus bahasa Inggris gratis yang telah diikuti ratusan peserta serta kegiatan inklusif bersama penyandang disabilitas. Namun, Rian menilai keberlanjutan program akan lebih optimal jika didukung kebijakan yang berpihak pada penguatan kapasitas pemuda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tetap bergerak meski tanpa anggaran. Tapi kami berharap ada perhatian yang seimbang, karena kami juga bagian dari mitra strategis pemerintah,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pelibatan organisasi kepemudaan dalam program OPD yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas generasi muda, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalaupun tidak dianggarkan langsung ke KNPI, setidaknya kami dilibatkan dalam program kepemudaan di OPD, agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan yang sama, Rian juga mendorong penguatan sinergi lintas OPD dalam pelaksanaan program peningkatan SDM pemuda. Menurutnya, tanggung jawab pengembangan pemuda tidak seharusnya hanya dibebankan pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, tetapi perlu melibatkan OPD lain yang memiliki program pelatihan dan pemberdayaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami menyadari situasi defisit anggaran, sehingga program yang kami dorong adalah yang benar-benar bersentuhan langsung dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,\u201d ujar Rian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, KNPI telah menyampaikan harapan agar program-program kepemudaan dapat diakomodasi melalui Dispora Kukar, serta OPD lain yang memiliki kegiatan serupa, termasuk di bidang ketenagakerjaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMenjadi tidak adil jika urusan kepemudaan hanya dibebankan kepada Dispora. Banyak OPD lain yang memiliki program pelatihan, seperti di bidang ketenagakerjaan, yang seharusnya juga melibatkan pemuda,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rian menilai pelibatan organisasi kepemudaan seperti KNPI, Karang Taruna, dan komunitas lainnya penting agar program pemerintah lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami berharap setiap program peningkatan kapasitas SDM yang dilaksanakan OPD dapat melibatkan organisasi kepemudaan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh generasi muda,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, DPRD Kukar dan OPD terkait telah merespons aspirasi tersebut dengan mendengarkan kondisi di lapangan. Ke depan, KNPI Kukar mendorong adanya forum lanjutan yang melibatkan OPD teknis guna menyelaraskan program-program kepemudaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKomunikasi harus dibangun sejak awal. Kami berharap DPRD dapat memfasilitasi pertemuan dengan OPD yang memiliki program peningkatan kapasitas SDM,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Rian, selama ini terdapat kesenjangan antara narasi pentingnya peran pemuda dan implementasi di lapangan. Ia menilai pemuda belum sepenuhnya dilibatkan dalam proses pembangunan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita sering menyebut pemuda sebagai penerus bangsa, tetapi tidak dilibatkan dalam program pembangunan. Ini yang ingin kami dorong untuk diperbaiki,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui forum RDP tersebut, KNPI Kukar berharap DPRD Kukar bersama OPD dapat merumuskan kebijakan yang lebih berpihak pada penguatan kapasitas pemuda, baik melalui pemerataan alokasi anggaran maupun kolaborasi lintas sektor, sehingga program pembangunan berbasis SDM dapat berjalan lebih efektif dan inklusif. []\n<p>Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KNPI Kukar menyoroti ketimpangan anggaran daerah sekaligus mendorong kolaborasi lintas OPD guna memperkuat program peningkatan kapasitas pemuda. KUTAI KARTANEGARA \u2013 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar, Rian Tri Saputra, menyoroti ketimpangan alokasi anggaran di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya proyek videotron senilai Rp13 miliar, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":180060,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,33],"tags":[22585,22584,124,129,22210,22438,561,6974,22439,22586],"class_list":["post-180046","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-anggaran-pemuda","tag-anggaran-videotron","tag-dispora-kukar","tag-dprd-kukar","tag-kebijakan-anggaran-daerah","tag-knpi-kukar","tag-kutai-kartanegara","tag-opd-kukar","tag-rian-tri-saputra","tag-sdm-pemuda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180046","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180046"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180046\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":180333,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180046\/revisions\/180333"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/180060"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180046"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180046"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180046"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}