{"id":180049,"date":"2026-04-22T17:09:39","date_gmt":"2026-04-22T09:09:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=180049"},"modified":"2026-04-22T17:09:39","modified_gmt":"2026-04-22T09:09:39","slug":"insiden-al-aqsa-picu-kecaman-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/insiden-al-aqsa-picu-kecaman-internasional\/","title":{"rendered":"Insiden Al-Aqsa Picu Kecaman Internasional"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2443\" data-end=\"2567\"><em>Aksi pemukim Israel di Masjid Al-Aqsa memicu kecaman internasional dan kembali menegaskan sensitifnya kawasan suci tersebut.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"255\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"13\">YERUSALEM<\/strong> &#8211; Gelombang kecaman internasional mencuat setelah aksi pemukim Israel yang memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengibarkan bendera Israel dinilai melanggar <em data-start=\"171\" data-end=\"183\">status quo<\/em> kawasan suci tersebut, memicu reaksi keras dari sejumlah negara Muslim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"257\" data-end=\"559\">Peristiwa itu terjadi pada \u201cSelasa, 21 April 2026\u201d waktu setempat, ketika sekelompok pemukim Israel masuk ke area Masjid Al-Aqsa melalui Gerbang Mughrabi dengan pengawalan ketat Kepolisian Israel. Di dalam kompleks, mereka tidak hanya mengibarkan bendera Israel, tetapi juga melakukan ritual keagamaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"561\" data-end=\"768\">Masjid Al-Aqsa sendiri merupakan situs suci ketiga bagi umat Islam, sementara bagi umat Yahudi kawasan tersebut dikenal sebagai <em data-start=\"689\" data-end=\"703\">Temple Mount<\/em> atau Bukit Bait Suci yang diyakini sebagai lokasi dua kuil kuno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"770\" data-end=\"966\">Rekaman video yang beredar memperlihatkan kelompok pemukim Israel berdoa di area kompleks, termasuk melakukan apa yang digambarkan sebagai &#8220;sujud epik&#8221;, khususnya di bagian timur kawasan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"968\" data-end=\"1129\">Otoritas Wakaf Islam di Yerusalem menilai tindakan itu sebagai pelanggaran terhadap <em data-start=\"1052\" data-end=\"1064\">status quo<\/em> yang selama ini mengatur aktivitas keagamaan di lokasi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1131\" data-end=\"1519\">Kecaman keras datang dari Kementerian Luar Negeri Pakistan yang menyebut aksi tersebut sebagai pelanggaran serius. &#8220;Tindakan tercela ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, serta terhadap kesucian dan kekebalan tempat suci tersebut,&#8221; kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam pernyataannya, sebagaimana dilansir Detiknews, Rabu, (22\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1521\" data-end=\"1673\">Selain Pakistan, Qatar juga menyampaikan kritik terhadap tindakan pemukim Israel yang dinilai berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan Timur Tengah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1675\" data-end=\"1848\">Situasi ini kembali menyoroti rapuhnya stabilitas di Yerusalem, khususnya di kawasan Masjid Al-Aqsa yang kerap menjadi titik sensitif konflik antara Israel dan Palestina. []\n<p data-start=\"1675\" data-end=\"1848\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aksi pemukim Israel di Masjid Al-Aqsa memicu kecaman internasional dan kembali menegaskan sensitifnya kawasan suci tersebut. YERUSALEM &#8211; Gelombang kecaman internasional mencuat setelah aksi pemukim Israel yang memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengibarkan bendera Israel dinilai melanggar status quo kawasan suci tersebut, memicu reaksi keras dari sejumlah negara Muslim. Peristiwa itu terjadi pada \u201cSelasa, 21 &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":180062,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[22370],"class_list":["post-180049","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-masjid-al-aqsa-yerusalem-israel-palestina-konflik-timur-tengah-pakistan-qatar-status-quo-al-aqsa-temple-mount-berita-internasional-ketegangan-global"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180049","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180049"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180049\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":180064,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180049\/revisions\/180064"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/180062"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180049"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180049"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180049"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}