{"id":18069,"date":"2018-11-23T09:16:59","date_gmt":"2018-11-23T09:16:59","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=18069"},"modified":"2018-11-23T09:16:59","modified_gmt":"2018-11-23T09:16:59","slug":"kodam-bebaskan-25-wni-dari-tdm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kodam-bebaskan-25-wni-dari-tdm\/","title":{"rendered":"Kodam Bebaskan 25 WNI dari TDM"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_18070\" aria-describedby=\"caption-attachment-18070\" style=\"width: 605px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/FotoKodamBebaskanWNI.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-18070\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/FotoKodamBebaskanWNI-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"605\" height=\"454\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-18070\" class=\"wp-caption-text\">Sebanyak 25 WNI berhasil dibebaskan Kodam XII\/Tpr yang ditangkap Tentara Diraja Malaysia.(Foto:Rac)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KUBU RAYA\u2013 Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri 511\/Dibyatara Yodha, berhasil membebaskan 25 orang WNI yang di tangkap oleh Tentara Diraja Malaysia Kemp Tebedu. Hal ini di sampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam XII\/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., di kantor Penerangan Kodam XII\/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Sungai Raya, Kubu Raya, Senin (19\/11\/2018).<\/p>\n<p>Kapendam XII\/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., mengatakan bahwa berdasarkan laporan dari Komandan Satgas Pamtas Yonif 511\/DY, Letnan Kolonel Inf Jadi, S.I.P., bermula dari adanya laporan dari masyarakat bahwa ada aktifitas warga yang sedang memasukkan barang Ilegal ke wilayah Indonesia melalui jalur kiri Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.<\/p>\n<p>\u201cHal tersebut ditindaklanjuti oleh Satgas Pamtas dengan melaksanakan pengecekan di sektor kiri dan kanan PLBN,\u201d ujar Kapendam.<\/p>\n<p>Kapendam XII\/Tpr lebih lanjut menjelaskan, pada tgl 19 Nopember 2018 sekitar pukul 11.40 WIB, saat anggota\u00a0 melaksanakan pengecekan di sektor kiri terdengar suara keributan di dekat patok batas D-126, setelah didekati ke sumber suara didapatkan 1 Tim TDM (8 orang) sedang mengamankan WNI yang membawa barang Ilegal.<\/p>\n<p>&#8220;Warga diamankan karena kedapatan membawa barang ilegal dari wilayah Malaysia,&#8221; terang Kapendam XII\/Tpr.<\/p>\n<p>Lebih jauh jelasnya, pihak TDM bersikeras untuk membawa puluhan WNI tersebut untuk diproses lebih lanjut ke Polis Diraja Malaysia dan Bea Cukai Malaysia. Hal ini ditindaklanjuti oleh Pasiintel Satgas Pamtas Yonif 511\/DY, Kapten Inf Royhan, dengan berkoordinasi dengan pihak TDM Officer Commander Kem Tebedu Mejer Faiz.<\/p>\n<p>Upaya negosiasi yang dilakukan Satgas Pamtas dengan pihak TDM berhasil dan disepakati\u00a0 bahwa 25 orang WNI yang telah diamankan pihak TDM di serahkan kepada pihak Satgas Pamtas Yonif 511\/DY, sedangkan barang \u2013 barang Illegal di amankan oleh pihak TDM sebagai barang bukti, tambah Kapendam.<\/p>\n<p>\u201cTadi siang, 25 WNI tersebut telah di bawa ke PLBN Entikong, guna di berikan penjelasan dan peringatan untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya,\u201d pungkas Kapendam XII\/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos.(Rachmat Effendi)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUBU RAYA\u2013 Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri 511\/Dibyatara Yodha, berhasil membebaskan 25 orang WNI yang di tangkap oleh Tentara Diraja Malaysia Kemp Tebedu. Hal ini di sampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam XII\/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., di kantor Penerangan Kodam XII\/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Sungai Raya, Kubu Raya, Senin (19\/11\/2018). &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18070,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273],"tags":[2795,5617,5868,3255],"class_list":["post-18069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","tag-ditangkap","tag-kodam","tag-tentara-diraja-malsysia","tag-wni"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18069"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18069\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}