{"id":180741,"date":"2026-04-26T09:24:02","date_gmt":"2026-04-26T01:24:02","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=180741"},"modified":"2026-04-26T09:36:45","modified_gmt":"2026-04-26T01:36:45","slug":"safari-jumat-di-sepaku-bupati-ppu-soroti-dampak-ikn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/safari-jumat-di-sepaku-bupati-ppu-soroti-dampak-ikn\/","title":{"rendered":"Safari Jumat di Sepaku, Bupati PPU Soroti Dampak IKN"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"313\"><em>Safari Jumat di Sepaku dimanfaatkan Bupati PPU untuk menyoroti dampak pembangunan IKN, keterbatasan anggaran daerah, serta pentingnya sinergi dan kemandirian desa.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PENAJAM PASER UTARA<\/strong> \u2014 Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor memimpin kegiatan Safari Jumat di Masjid Istiqomah, Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Jumat (24\/04\/2026), sekaligus menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah tantangan ekonomi daerah dan dinamika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"315\" data-end=\"510\">Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, para asisten dan tenaga ahli Bupati PPU, Camat Sepaku, serta masyarakat Desa Suko Mulyo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"512\" data-end=\"772\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-181011\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400014-1.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400014-1.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400014-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400014-1-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400014-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400014-1-310x205.jpg 310w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Dalam sambutannya, Mudyat Noor menegaskan bahwa kekompakan dan persatuan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi tekanan ekonomi dan keterbatasan keuangan daerah. Ia menyebut stabilitas daerah dan kesejahteraan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"774\" data-end=\"967\">Khusus di Sepaku, ia menyoroti perubahan sosial yang terjadi seiring pembangunan IKN. Menurutnya, proyek strategis nasional tersebut membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"969\" data-end=\"1153\">\u201cPembangunan IKN ini luar biasa dan menjadi kebanggaan, tetapi kita juga harus memastikan tidak ada kesenjangan yang terlalu jauh antara kawasan inti dan masyarakat sekitar,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1155\" data-end=\"1408\">Ia mengungkapkan sejumlah persoalan mulai muncul, seperti di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, hingga infrastruktur. Pemkab PPU, kata dia, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Otorita IKN, untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1410\" data-end=\"1712\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-181012\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400012.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400012.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400012-300x200.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400012-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400012-768x512.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6294051393362400012-310x205.jpg 310w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, pendidikan, dan layanan kesehatan melalui kolaborasi lintas kewenangan. Selain itu, penguatan layanan air bersih juga menjadi perhatian dengan target peningkatan sambungan rumah tangga di wilayah Sepaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1714\" data-end=\"1932\">Mudyat Noor juga menyinggung keterbatasan anggaran akibat penurunan pendapatan daerah. Oleh karena itu, diperlukan strategi alternatif melalui sinergi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga sektor swasta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1934\" data-end=\"2082\">\u201cKalau APBD tidak mampu, kita cari dari provinsi, pusat, bahkan CSR atau investasi pihak ketiga. Yang penting pembangunan tetap berjalan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2084\" data-end=\"2313\">Ia turut mendorong pemerintah desa untuk memperkuat ekonomi lokal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta kerja sama antar desa. Upaya ini dinilai penting agar desa tidak sepenuhnya bergantung pada dana transfer pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2315\" data-end=\"2441\">\u201cDesa harus mulai mandiri, menggali potensi masing-masing, baik di sektor pertanian, perkebunan, maupun perikanan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2443\" data-end=\"2664\">Lebih lanjut, Mudyat Noor menyampaikan bahwa kegiatan Safari Jumat akan dilaksanakan secara rutin sebagai sarana silaturahmi sekaligus forum dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi secara langsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2666\" data-end=\"2850\">\u201cKegiatan ini kita lakukan rutin setiap Jumat, tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga berdiskusi terkait persoalan pembangunan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2852\" data-end=\"3058\">Sementara itu, Sekda PPU Tohar mengatakan bahwa memasuki Tahun Anggaran 2025, desa-desa menghadapi tantangan dalam menyesuaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) akibat perubahan kondisi fiskal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3060\" data-end=\"3206\">Untuk itu, Pemkab PPU mendorong adanya pendampingan dan fasilitasi kepada para kepala desa agar mampu melakukan penyesuaian anggaran secara tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3208\" data-end=\"3439\">\u201cSaya minta ada fasilitasi dan mentoring kepada kepala desa dalam melakukan penyesuaian APBDes, karena ini juga dialami di tingkat kabupaten. Program yang sudah direncanakan harus disesuaikan dengan kemampuan pendapatan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3441\" data-end=\"3621\">Ia menambahkan, dalam kondisi keterbatasan anggaran, pemerintah harus cermat dalam menentukan prioritas kegiatan, termasuk memutuskan kelanjutan program yang telah terikat kontrak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3623\" data-end=\"3883\">Selain itu, Tohar juga menyinggung gerakan lingkungan Asri (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia meminta camat, lurah, dan kepala desa aktif menggerakkan partisipasi warga melalui kegiatan gotong royong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3885\" data-end=\"4043\">\u201cPeran aparat kewilayahan sangat penting untuk hadir di tengah masyarakat, mendorong partisipasi, dan memastikan program berjalan dengan baik,\u201d tegasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4045\" data-end=\"4084\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Safari Jumat di Sepaku dimanfaatkan Bupati PPU untuk menyoroti dampak pembangunan IKN, keterbatasan anggaran daerah, serta pentingnya sinergi dan kemandirian desa. PENAJAM PASER UTARA \u2014 Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor memimpin kegiatan Safari Jumat di Masjid Istiqomah, Desa Suko Mulyo, Kecamatan Sepaku, Jumat (24\/04\/2026), sekaligus menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah tantangan ekonomi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":181010,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[57,9507,7409,165,5544,9516,6487,12450,9514,694,23242,695],"class_list":["post-180741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu","tag-apbd","tag-apbdes","tag-bumdes","tag-ikn","tag-kalimantan-timur","tag-mudyat-noor","tag-otorita-ikn","tag-pembangunan-daerah","tag-penajam-paser-utara","tag-ppu","tag-safari-jumat","tag-sepaku"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180741"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181026,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180741\/revisions\/181026"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181010"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}