{"id":180750,"date":"2026-04-25T22:12:05","date_gmt":"2026-04-25T14:12:05","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=180750"},"modified":"2026-04-25T22:17:31","modified_gmt":"2026-04-25T14:17:31","slug":"fgd-kartini-di-samarinda-dorong-perempuan-ambil-kendali-gerakan-sipil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/fgd-kartini-di-samarinda-dorong-perempuan-ambil-kendali-gerakan-sipil\/","title":{"rendered":"FGD Kartini di Samarinda Dorong Perempuan Ambil Kendali Gerakan Sipil"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"368236da-c4fd-4e08-b0aa-44dde67fc361\" data-testid=\"conversation-turn-1\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:854a89ed-e836-4ec8-887e-5f71102424a0-9\" data-testid=\"conversation-turn-2\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"c739ce92-e421-41d2-9bea-f9e87848b6bc\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"4302\" data-end=\"4479\"><em>Diskusi publik di Samarinda menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai aktor utama dalam demokrasi, literasi, dan pengambilan kebijakan di tengah dinamika pembangunan Kaltim.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan Forum Intelektual Muda bersama Korps PMII Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan debat terbuka yang membahas peran perempuan dalam demokrasi dan gerakan sipil di tengah dinamika daerah, Selasa (21\/4\/2026) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-180937\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6296107613250326534.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6296107613250326534.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6296107613250326534-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6296107613250326534-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/6296107613250326534-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Kegiatan yang berlangsung di Bagios Caffe and Resto, Samarinda ini mengangkat tema \u201cKartini, Demokrasi, dan Demonstrasi: Membaca Ulang Peran Perempuan dan Gerakan Sipil di Tengah Dinamika Kaltim\u201d. Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Co-Founder Forum Intelektual Muda Sutisna, penasihat Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Kaltim Bambang Widjayanto, pengamat hukum dan kebijakan Rusdiono, serta aktivis perempuan Yovanda Noni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Co-Founder Forum Intelektual Muda, Sutisna, mengatakan bahwa meningkatnya ruang diskusi publik dan lahirnya komunitas intelektual di Kaltim menjadi indikator tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menyampaikan gagasan secara kritis dan konstruktif. Ia menilai dinamika tersebut perlu direspons secara matang melalui pendekatan berbasis kajian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan hadirnya Ibu Kota Nusantara, Kaltim menjadi pusat perhatian. Oleh karena itu, setiap dinamika yang berkembang perlu disikapi melalui kajian yang mendalam agar menghasilkan solusi yang tepat,\u201d ujar Sutisna, melalui rilis yang diterima media ini, Kamis (23\/4\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai narasumber, Bambang Widjayanto menyoroti relevansi pemikiran Raden Ajeng Kartini dalam konteks kekinian. Ia menilai kekuatan literasi menjadi fondasi utama dalam membangun peradaban, sebagaimana yang ditunjukkan Kartini melalui tulisan-tulisannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPemikiran Kartini mampu menembus batas zaman. Ia membuktikan bahwa perubahan dapat dimulai dari gagasan yang dituliskan. Literasi menjadi kunci utama dalam membangun masyarakat yang beradab,\u201d kata Bambang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari sisi hukum dan kebijakan, Rusdiono menjelaskan bahwa perempuan kini memiliki peluang yang semakin luas, baik di sektor domestik maupun publik. Ia menilai Kaltim telah menunjukkan kemajuan dengan hadirnya perempuan dalam posisi strategis, termasuk sebagai kepala daerah. Menurutnya, generasi muda perempuan perlu berani mengambil peran lebih besar dalam proses pengambilan keputusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPerempuan harus berani mengisi ruang-ruang strategis dan aktif mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat,\u201d ujar Rusdiono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, aktivis perempuan Yovanda Noni menekankan bahwa makna emansipasi saat ini telah berkembang. Ia menilai perjuangan perempuan tidak lagi sebatas menuntut kesetaraan, tetapi juga mencakup kepemimpinan dan penguasaan ruang-ruang kekuasaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPerempuan hari ini harus mampu memimpin dan menjadi pengambil keputusan. Akses terhadap pendidikan dan kebebasan berpikir menjadi fondasi agar perempuan dapat menjadi agen perubahan di berbagai sektor,\u201d tegas Yovanda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui forum ini, penyelenggara berharap meningkatnya aktivitas gerakan sipil di Kaltim dapat diimbangi dengan diskursus intelektual yang berkualitas. Diskusi yang berlangsung interaktif ini juga menjadi ruang refleksi sekaligus rekomendasi bagi penguatan peran perempuan dalam dinamika pembangunan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, perempuan diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses demokrasi, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam menentukan arah kebijakan dan masa depan masyarakat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diskusi publik di Samarinda menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai aktor utama dalam demokrasi, literasi, dan pengambilan kebijakan di tengah dinamika pembangunan Kaltim. SAMARINDA &#8211; Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan Forum Intelektual Muda bersama Korps PMII Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan debat terbuka yang membahas &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":180936,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[23154,23159,23151,23153,23158,7307,1656,23152,20218,23157,23155,609,23156],"class_list":["post-180750","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-bambang-widjayanto","tag-diskusi-publik-samarinda","tag-fgd-kartini","tag-forum-intelektual-muda","tag-gerakan-sipil-kaltim","tag-ibu-kota-nusantara","tag-kaltim","tag-kopri-pkc-kaltim","tag-peran-perempuan","tag-perempuan-dan-demokrasi","tag-rusdiono","tag-samarinda","tag-yovanda-noni"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180750"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180750\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":180949,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180750\/revisions\/180949"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/180936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}