{"id":180791,"date":"2026-04-25T12:31:48","date_gmt":"2026-04-25T04:31:48","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=180791"},"modified":"2026-04-25T12:31:48","modified_gmt":"2026-04-25T04:31:48","slug":"national-governance-awards-jadi-tolok-ukur-kinerja-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/national-governance-awards-jadi-tolok-ukur-kinerja-daerah\/","title":{"rendered":"National Governance Awards Jadi Tolok Ukur Kinerja Daerah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2418\" data-end=\"2525\"><em>Kemendagri menilai penghargaan nasional sebagai alat evaluasi dan apresiasi bagi kepala daerah berprestasi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"275\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"11\">JAKARTA<\/strong> &#8211; Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menempatkan ajang <em data-start=\"89\" data-end=\"122\">National Governance Awards 2026<\/em> sebagai instrumen evaluasi sekaligus apresiasi bagi kepala daerah yang dinilai berhasil mendorong capaian pembangunan dan target nasional di wilayahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"277\" data-end=\"517\">Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, menyatakan bahwa penghargaan tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya pemerintah untuk menilai kinerja daerah secara konkret berdasarkan hasil pembangunan yang dicapai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"519\" data-end=\"699\">Menurutnya, kepala daerah yang menerima penghargaan merupakan pihak yang mampu menunjukkan kinerja unggul dan memberikan kontribusi signifikan terhadap agenda pembangunan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"701\" data-end=\"880\">Bima menegaskan bahwa ajang ini menjadi indikator penting dalam mengukur keberhasilan tata kelola pemerintahan di tingkat daerah, sekaligus mendorong kompetisi sehat antarwilayah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"882\" data-end=\"1092\">\u201cPenghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kinerja kepala daerah yang dinilai berhasil mencapai pencapaian pembangunan di wilayahnya,\u201d ujar Bima Arya, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (24\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1094\" data-end=\"1273\">Ia menambahkan, penghargaan tersebut juga diharapkan mampu memotivasi kepala daerah lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas program pembangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1275\" data-end=\"1511\">Ajang <em data-start=\"1281\" data-end=\"1314\">National Governance Awards 2026<\/em> sendiri menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat akuntabilitas dan transparansi kinerja daerah, sekaligus memastikan sinkronisasi antara kebijakan pusat dan implementasi di daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1513\" data-end=\"1708\">Ke depan, pemerintah berharap penghargaan semacam ini dapat mendorong percepatan pembangunan yang merata serta memperkuat kontribusi daerah dalam mencapai target nasional secara berkelanjutan. []\n<p data-start=\"1513\" data-end=\"1708\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemendagri menilai penghargaan nasional sebagai alat evaluasi dan apresiasi bagi kepala daerah berprestasi. JAKARTA &#8211; Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menempatkan ajang National Governance Awards 2026 sebagai instrumen evaluasi sekaligus apresiasi bagi kepala daerah yang dinilai berhasil mendorong capaian pembangunan dan target nasional di wilayahnya. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, menyatakan bahwa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":180792,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[23029,4589,12189,21833,23031,23021,21135,10060,7067,23030],"class_list":["post-180791","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-bima-arya","tag-jakarta","tag-kemendagri","tag-kepala-daerah","tag-kinerja-daerah","tag-national-governance-awards-2026","tag-pembangunan-nasional","tag-pemerintah-daerah","tag-penghargaan","tag-wamendagri"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180791"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180791\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":180793,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180791\/revisions\/180793"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/180792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}