{"id":180841,"date":"2026-04-25T19:54:43","date_gmt":"2026-04-25T11:54:43","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=180841"},"modified":"2026-04-25T19:54:43","modified_gmt":"2026-04-25T11:54:43","slug":"siti-mawarni-jadi-trending-kritik-keras-peredaran-narkoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/siti-mawarni-jadi-trending-kritik-keras-peredaran-narkoba\/","title":{"rendered":"\u201cSiti Mawarni\u201d Jadi Trending, Kritik Keras Peredaran Narkoba"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2248\" data-end=\"2366\"><em>Lagu \u201cSiti Mawarni\u201d viral di media sosial karena mengangkat kritik tajam terhadap peredaran narkoba di Sumatera Utara.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"244\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"15\">LABUHANBATU<\/strong> &#8211; Fenomena viral lagu \u201cSiti Mawarni\u201d di media sosial sepanjang 2026 memicu perhatian publik terhadap isu peredaran narkoba di Sumatera Utara (Sumut), setelah liriknya secara terbuka menyinggung kondisi sosial di daerah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"246\" data-end=\"540\">Lagu yang ramai diperbincangkan di berbagai platform seperti <em data-start=\"307\" data-end=\"315\">TikTok<\/em>, <em data-start=\"317\" data-end=\"328\">Instagram<\/em>, dan <em data-start=\"334\" data-end=\"337\">X<\/em> ini mencuri perhatian bukan karena unsur hiburan semata, melainkan pesan kritis yang dibawanya. Dalam waktu singkat, \u201cSiti Mawarni\u201d menjadi <em data-start=\"478\" data-end=\"494\">trending topic<\/em> dan mengalami lonjakan pencarian di internet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"542\" data-end=\"789\">Karya tersebut menyebut secara langsung wilayah Labuhanbatu serta menyisipkan kritik tajam terhadap maraknya peredaran narkoba di Sumut. Hal ini membuat lagu tersebut berbeda dari tren lagu viral lainnya yang umumnya bersifat ringan dan menghibur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"791\" data-end=\"1088\">Popularitas \u201cSiti Mawarni\u201d turut memperluas diskusi publik mengenai persoalan narkoba yang dinilai masih menjadi tantangan serius di sejumlah daerah. Respons warganet pun beragam, mulai dari apresiasi terhadap keberanian pesan yang disampaikan hingga perdebatan mengenai dampaknya di ruang publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1090\" data-end=\"1336\">Fenomena ini menunjukkan bahwa konten kreatif di media sosial tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi medium penyampaian kritik sosial yang efektif dan menjangkau audiens luas, sebagaimana dilansir Fin, Jumat (24\/4\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1338\" data-end=\"1555\">Ke depan, muncul harapan agar karya-karya serupa mampu mendorong kesadaran kolektif masyarakat sekaligus menjadi pemicu perhatian lebih serius dari pemangku kebijakan dalam menangani persoalan sosial yang diangkat. []\n<p data-start=\"1338\" data-end=\"1555\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lagu \u201cSiti Mawarni\u201d viral di media sosial karena mengangkat kritik tajam terhadap peredaran narkoba di Sumatera Utara. LABUHANBATU &#8211; Fenomena viral lagu \u201cSiti Mawarni\u201d di media sosial sepanjang 2026 memicu perhatian publik terhadap isu peredaran narkoba di Sumatera Utara (Sumut), setelah liriknya secara terbuka menyinggung kondisi sosial di daerah tersebut. Lagu yang ramai diperbincangkan di &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":180843,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[35,7761],"tags":[23061,23063,23059,23058,23064,265,23057,9837,7865,23060,23062,8342],"class_list":["post-180841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-nasional","category-sumatera-utara","tag-instagram","tag-kritik-sosial","tag-labuhanbatu","tag-lagu-viral","tag-lagu-viral-2026","tag-narkoba","tag-siti-mawarni","tag-sumatera-utara","tag-sumut","tag-tiktok","tag-trending-topic","tag-x"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180841"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180841\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":180844,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180841\/revisions\/180844"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/180843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}