{"id":180958,"date":"2026-04-26T11:19:00","date_gmt":"2026-04-26T03:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=180958"},"modified":"2026-04-26T11:19:19","modified_gmt":"2026-04-26T03:19:19","slug":"pansus-ii-dprd-samarinda-matangkan-raperda-pasar-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pansus-ii-dprd-samarinda-matangkan-raperda-pasar-rakyat\/","title":{"rendered":"Pansus II DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pasar Rakyat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pansus II DPRD Samarinda masih memfokuskan pembahasan internal Raperda Pasar Rakyat sebelum melibatkan OPD dan melanjutkan ke tahap uji publik.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA <\/strong>\u2014 Panitia Khusus II (Pansus II) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda masih mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Rakyat dengan fokus pada pengumpulan data internal serta penyusunan agenda kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakil Ketua DPRD Samarinda Rusdi mengatakan, hingga saat ini pembahasan masih berada pada tahap internal Pansus II dan belum melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat di ruang Komisi II DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Jumat (24\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPembahasan masih fokus pada pengumpulan data untuk finalisasi awal. Kami belum memanggil OPD karena masih dalam tahap internal,\u201d ujar Rusdi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, Pansus II berencana melanjutkan pembahasan pada Mei 2026 dengan agenda yang lebih luas, termasuk pemanggilan OPD terkait. Keterlibatan OPD dinilai penting untuk memberikan masukan teknis sekaligus menyelaraskan kebijakan antara legislatif dan eksekutif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rusdi menambahkan, jadwal pembahasan lanjutan saat ini tengah disusun dan akan mencakup berbagai tahapan hingga penyelesaian raperda. \u201cNanti kami jadwalkan kembali di bulan Mei, termasuk pemanggilan OPD untuk pendalaman materi hingga tahap penyelesaian,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pansus II menargetkan Raperda Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Rakyat dapat diselesaikan pada 2026. Namun, pelaksanaan uji publik masih menunggu perkembangan pembahasan berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, uji publik menjadi bagian penting dalam proses legislasi guna menyerap aspirasi masyarakat, khususnya pedagang dan pelaku usaha di pasar rakyat. Meski demikian, waktu pelaksanaannya belum dapat dipastikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTerkait uji publik, kami akan melihat perkembangan hasil rapat selanjutnya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Raperda tersebut diharapkan menjadi landasan hukum dalam pengelolaan pasar rakyat di Samarinda, mencakup aspek pemberdayaan pedagang, peningkatan fasilitas, serta penguatan daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan pasar modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan masih berlangsungnya tahap pengumpulan data, pembahasan raperda diperkirakan akan semakin intensif dalam beberapa bulan ke depan seiring upaya Pansus II menyelesaikan regulasi tersebut tepat waktu. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pansus II DPRD Samarinda masih memfokuskan pembahasan internal Raperda Pasar Rakyat sebelum melibatkan OPD dan melanjutkan ke tahap uji publik. SAMARINDA \u2014 Panitia Khusus II (Pansus II) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda masih mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Rakyat dengan fokus pada pengumpulan data internal serta penyusunan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":181086,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[616,5544,23335,7327,23332,16433,23333,23334,1098,609],"class_list":["post-180958","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-dprd-samarinda","tag-kalimantan-timur","tag-legislasi-samarinda","tag-opd","tag-pansus-ii","tag-pasar-tradisional","tag-raperda-pasar-rakyat","tag-regulasi-daerah","tag-rusdi","tag-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180958","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180958"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180958\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181091,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180958\/revisions\/181091"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181086"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180958"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180958"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180958"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}