{"id":181094,"date":"2026-04-26T12:55:45","date_gmt":"2026-04-26T04:55:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=181094"},"modified":"2026-04-26T13:34:45","modified_gmt":"2026-04-26T05:34:45","slug":"sujiwo-tegaskan-persatuan-jadi-kunci-utama-pembangunan-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sujiwo-tegaskan-persatuan-jadi-kunci-utama-pembangunan-daerah\/","title":{"rendered":"Sujiwo Tegaskan Persatuan Jadi Kunci Utama Pembangunan Daerah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Bupati Kubu Raya menegaskan bahwa persatuan dan toleransi menjadi fondasi utama pembangunan, melampaui peran anggaran negara dan daerah.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUBU RAYA<\/strong> &#8211; Penekanan pada pentingnya harmoni sosial kembali mengemuka dalam agenda budaya daerah, ketika Bupati <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Sujiwo<\/span><\/span> menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh kekuatan persatuan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan itu disampaikan saat membuka Seminar Naik Dango ke-41 Tahun 2026 yang digelar di Mega Tenda, Paroki St. Fidelis, Jalan Trans Kalimantan, Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Sabtu (25\/04\/2026). Dalam forum tersebut, Sujiwo menyoroti bahwa toleransi dan solidaritas sosial menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sebanyak apapun anggaran negara, sebanyak apapun anggaran daerah, ketika persatuan tercabik-cabik, harmonisasi tidak terbangun dengan baik, toleransi tidak terbangun dengan baik, uang itu enggak akan ada manfaatnya,\u201d kata Sujiwo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan bahwa orientasi pembangunan tidak boleh hanya terfokus pada aspek fiskal seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan harus memperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMaka saya katakan, modal utama membangun bangsa ini persatuan dan kesatuan. Modal utama membangun daerah ini adalah persatuan dan kesatuan,&#8221; tegasnya lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam konteks masyarakat multietnis dan multiagama di Kabupaten Kubu Raya (Kubu Raya), Sujiwo mengingatkan agar perbedaan tidak menjadi sumber konflik. Ia menilai seluruh ajaran agama pada dasarnya mengandung nilai kebaikan yang harus dijadikan pijakan bersama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kondisi ini terus akan kami pertahankan. Bila perlu kita maksimalkan lagi supaya betul-betul harmoni ini terbangun dengan baik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena sejatinya, persatuan itulah faktor utama, bukan APBN atau APBD yang besar,&#8221; imbuhnya, sebagaimana dilansir Prokopim Kubu Raya, Sabtu (25\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seminar Naik Dango sendiri merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus ruang refleksi sosial yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga memperkokoh persatuan sebagai modal strategis dalam pembangunan berkelanjutan di Kubu Raya. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bupati Kubu Raya menegaskan bahwa persatuan dan toleransi menjadi fondasi utama pembangunan, melampaui peran anggaran negara dan daerah. KUBU RAYA &#8211; Penekanan pada pentingnya harmoni sosial kembali mengemuka dalam agenda budaya daerah, ketika Bupati Sujiwo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan oleh kekuatan persatuan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat membuka &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":181106,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,32],"tags":[57,2946,5164,4861,3189,23345,12450,18791,11721,5185],"class_list":["post-181094","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-apbd","tag-apbn","tag-bupati-kubu-raya","tag-kalimantan-barat","tag-kubu-raya","tag-naik-dango-2026","tag-pembangunan-daerah","tag-persatuan","tag-sujiwo","tag-toleransi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181094","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181094"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181094\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181115,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181094\/revisions\/181115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181094"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181094"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181094"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}