{"id":181178,"date":"2026-04-26T15:20:48","date_gmt":"2026-04-26T07:20:48","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=181178"},"modified":"2026-04-26T15:20:48","modified_gmt":"2026-04-26T07:20:48","slug":"polemik-rumjab-rp25-miliar-memanas-dprd-kaltim-siap-gunakan-hak-angket","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polemik-rumjab-rp25-miliar-memanas-dprd-kaltim-siap-gunakan-hak-angket\/","title":{"rendered":"Polemik Rumjab Rp25 Miliar Memanas, DPRD Kaltim Siap Gunakan Hak Angket"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2467\" data-end=\"2599\"><em>Kontroversi anggaran renovasi rumah jabatan di Kaltim mendorong desakan transparansi dan membuka peluang penggunaan hak angket DPRD.<\/em><\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"336\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"13\">SAMARINDA<\/strong> &#8211; Polemik anggaran renovasi rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur di Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp25 miliar memicu tekanan publik yang berujung pada aksi demonstrasi, sekaligus membuka peluang penggunaan hak angket oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim untuk menguji transparansi kebijakan tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"338\" data-end=\"642\">Isu ini mencuat setelah rencana penggunaan anggaran tersebut dinilai sebagian masyarakat terlalu besar, sehingga menjadi salah satu pemicu Aksi 21 April di Samarinda. Kritik yang terus bergulir mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim memberikan klarifikasi, meski belum sepenuhnya meredam polemik.<\/p>\n<p data-start=\"644\" data-end=\"956\">Gubernur Kaltim, Rudy Mas\u2019ud, menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk membuka seluruh data terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam proyek tersebut. Ia bahkan menyatakan tidak keberatan apabila DPRD Kaltim menggunakan hak angket untuk menelusuri kebijakan itu secara menyeluruh.<\/p>\n<p data-start=\"958\" data-end=\"1164\">Langkah ini dinilai sebagai upaya merespons tuntutan transparansi publik terhadap pengelolaan anggaran daerah, terutama untuk belanja yang dianggap tidak langsung berdampak pada kepentingan masyarakat luas.<\/p>\n<p data-start=\"1166\" data-end=\"1409\">Sebelumnya, Pemprov Kaltim telah memberikan penjelasan terkait peruntukan dana renovasi tersebut. Namun, kritik dari masyarakat tetap bermunculan, menandakan masih adanya keraguan publik terhadap urgensi dan besaran anggaran yang dialokasikan.<\/p>\n<p data-start=\"1411\" data-end=\"1670\">Situasi ini menempatkan DPRD Kaltim pada posisi strategis untuk menentukan langkah pengawasan lanjutan, sekaligus menjadi ujian bagi komitmen transparansi pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan publik, sebagaimana dilansir Detik, Minggu, (26\/04\/2026).[]\n<p data-start=\"1411\" data-end=\"1670\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kontroversi anggaran renovasi rumah jabatan di Kaltim mendorong desakan transparansi dan membuka peluang penggunaan hak angket DPRD. SAMARINDA &#8211; Polemik anggaran renovasi rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur di Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp25 miliar memicu tekanan publik yang berujung pada aksi demonstrasi, sekaligus membuka peluang penggunaan hak angket oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":181191,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[21241,23416,59,128,8259,1656,7348,9462,23415,609],"class_list":["post-181178","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-serba-serbi","tag-aksi-21-april","tag-anggaran-rp25-miliar","tag-apbd-kaltim","tag-dprd-kaltim","tag-hak-angket","tag-kaltim","tag-pemprov-kaltim","tag-rudy-masud","tag-rumjab-kaltim","tag-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181178"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181178\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181192,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181178\/revisions\/181192"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}