{"id":181478,"date":"2026-04-28T10:22:23","date_gmt":"2026-04-28T02:22:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=181478"},"modified":"2026-04-28T10:30:17","modified_gmt":"2026-04-28T02:30:17","slug":"genjot-tenaga-kerja-bupati-ardiansyah-buka-pelatihan-kompetensi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/genjot-tenaga-kerja-bupati-ardiansyah-buka-pelatihan-kompetensi\/","title":{"rendered":"Genjot Tenaga Kerja, Bupati Ardiansyah Buka Pelatihan Kompetensi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemkab Kutim membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026 untuk menyiapkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan industri.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI TIMUR<\/strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) resmi memulai program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Batch I Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Mandiri di bawah naungan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutim. Program ini dibuka oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada Senin (27\/04\/2026) sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) siap kerja sesuai kebutuhan industri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada pelaksanaan angkatan pertama, pelatihan difokuskan pada empat kejuruan utama, yakni digital marketing, operator ekskavator, teknik pengelasan (welder), serta pembuatan roti dan kue. Program ini dirancang untuk menjawab tingginya kebutuhan tenaga kerja terampil di Kutim, khususnya di sektor pertambangan dan perkebunan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_181479\" aria-describedby=\"caption-attachment-181479\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-181479\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260428-WA0007.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260428-WA0007.jpg 1600w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260428-WA0007-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260428-WA0007-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260428-WA0007-768x432.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260428-WA0007-1536x864.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-181479\" class=\"wp-caption-text\">Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ardiansyah menekankan pentingnya optimalisasi peran Balai Latihan Kerja (BLK) dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten. Menurutnya, peningkatan kualitas pelatihan akan berdampak langsung pada terbukanya peluang kerja dan penciptaan lapangan kerja baru.<br data-start=\"1047\" data-end=\"1050\" \/>&#8220;Apabila BLK ini lebih maksimal memberikan program pelatihan kepada masyarakat Ya, saya yakin ini,bahwa terkait dengan peluang tenaga kerja dan bahkan peluang membuka lapangan kerja itu besar,&#8221; ujar Ardiansyah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain aspek pelatihan, ia juga menyoroti perkembangan pembangunan fasilitas BLK yang menjadi program unggulan Pemkab Kutim. Ia mengaku masih menunggu laporan terbaru dari instansi terkait mengenai progres di lapangan.<br data-start=\"1480\" data-end=\"1483\" \/>&#8220;Ini saya minta makanya sekarang saya minta laporan dulu. Sudah sejauh mana nih perkembangannya? Karena sampai saat ini saya juga belum dapat laporan lagi,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, berdasarkan target awal, pembangunan infrastruktur pendukung BLK seharusnya telah rampung pada 2025. Namun, dinamika anggaran dan kendala teknis membuat target tersebut perlu dievaluasi kembali.<br data-start=\"1861\" data-end=\"1864\" \/>&#8220;Dulu harusnya 2025 sudah selesai. Tapi itu tadi mungkin Terkait dengan anggaran yang sekarang juga lagi atau ini masih tapi tetap saya minta,&#8221; tegas Ardiansyah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui pelaksanaan PBK Batch I 2026 ini, Pemkab Kutim berharap peserta tidak hanya memiliki keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga memperoleh sertifikasi kompetensi yang diakui dunia industri. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program ini diikuti oleh 64 peserta yang terbagi dalam empat kelas, masing-masing berisi 16 orang. Pelatihan telah dimulai sejak 23 April dan dijadwalkan berlangsung hingga 1 Juli 2026, dengan harapan mampu memperkuat kesiapan tenaga kerja Kutim dalam menghadapi kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkab Kutim membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2026 untuk menyiapkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan industri. KUTAI TIMUR &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) resmi memulai program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Batch I Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Mandiri di bawah naungan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutim. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":77,"featured_media":181520,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,480],"tags":[806,23634,23635,23640,846,1699,23636,23638,14579,14704,23639,23637],"class_list":["post-181478","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur","tag-ardiansyah-sulaiman","tag-blki-kutim","tag-distransnaker-kutim","tag-industri-tambang-perkebunan","tag-kutai-timur","tag-kutim","tag-pbk-2026","tag-pelatihan-blk","tag-pelatihan-kerja-2026","tag-pemkab-kutim","tag-sdm-kutim","tag-tenaga-kerja-kutim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/77"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181478"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181478\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181528,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181478\/revisions\/181528"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181520"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}