{"id":181535,"date":"2026-04-28T17:51:42","date_gmt":"2026-04-28T09:51:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=181535"},"modified":"2026-04-28T18:13:57","modified_gmt":"2026-04-28T10:13:57","slug":"rs-sayang-ibu-kekurangan-ruang-dprd-desak-solusi-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rs-sayang-ibu-kekurangan-ruang-dprd-desak-solusi-cepat\/","title":{"rendered":"RS Sayang Ibu Kekurangan Ruang, DPRD Desak Solusi Cepat"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"b7dad78a-f969-49a8-973e-84c0f39899dd\" data-testid=\"conversation-turn-1\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto [content-visibility:auto] supports-[content-visibility:auto]:[contain-intrinsic-size:auto_100lvh] R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:23f4ac2c-4e85-4af6-91a6-6906c05df2f3-21\" data-testid=\"conversation-turn-2\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"b1722748-e080-4969-89ff-9ab9ee6892a3\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Keterbatasan ruang di RS Sayang Ibu Balikpapan Barat membuat pemanfaatan alat medis belum optimal dan berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BALIKPAPAN <\/strong>\u2014 Keterbatasan ruang di Rumah Sakit (RS) Sayang Ibu Balikpapan Barat menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat optimalisasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama dalam pemanfaatan peralatan medis yang telah tersedia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Yusdiana, mengungkapkan pihaknya menerima laporan langsung dari perwakilan rumah sakit terkait belum maksimalnya penataan fasilitas. Ia menyebut, persoalan utama saat ini adalah keterbatasan ruang untuk menampung peralatan medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mendapat laporan bahwa memang ruangannya sangat terbatas. Peralatan sudah ada, tapi belum semuanya bisa dimanfaatkan karena keterbatasan tempat,\u201d ujarnya, Selasa (28\/04\/2026) di Gedung DPRD Balikpapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menyampaikan, terdapat pembangunan di bagian belakang gedung rumah sakit. Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait kelanjutan proyek tersebut. \u201cAda pembangunan di belakang, tapi belum jelas kelanjutannya. Ini yang perlu kita dorong agar ada kejelasan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Yusdiana, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena tidak hanya berdampak pada penempatan alat kesehatan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan kepada pasien.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia menegaskan, apabila peralatan medis yang telah diadakan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal, maka tujuan peningkatan layanan kesehatan tidak akan tercapai. \u201cPeralatannya ada, tapi kalau tidak bisa dipakai maksimal, kan sayang. Ini harus jadi perhatian serius,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, ia menyebut masih terdapat sejumlah ruang kosong yang dapat dimanfaatkan sementara sebagai solusi jangka pendek sembari menunggu kejelasan pembangunan lanjutan. \u201cInformasinya masih ada ruang di bagian atas yang bisa dimanfaatkan. Kalau memang memungkinkan, itu bisa digunakan dulu,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, pemanfaatan ruang harus dibarengi dengan penataan yang lebih baik agar fungsi setiap ruangan dapat berjalan optimal. Tanpa penataan yang tepat, menurutnya, penambahan fasilitas tidak akan memberikan dampak signifikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPenataan ini penting. Jangan sampai ruang ada, tapi tidak dimanfaatkan dengan baik,\u201d kata Yusdiana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan, khususnya bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, tidak boleh terganggu. Ia menyebut RS Sayang Ibu sebagai salah satu fasilitas rujukan utama masyarakat, sehingga kualitas layanan harus tetap terjaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni pelayanan wajib, apalagi untuk BPJS. Masyarakat banyak bergantung ke rumah sakit ini, jadi tidak boleh kita abaikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yusdiana menegaskan DPRD melalui Komisi IV akan mendorong agar persoalan tersebut segera menjadi perhatian dalam pembahasan anggaran. Ia menilai kebutuhan yang bersifat mendesak harus menjadi prioritas utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami akan dorong di pembahasan anggaran. Yang penting kajiannya jelas dan fokus pada kebutuhan yang benar-benar prioritas,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia memastikan DPRD akan terus mengawal persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut tanpa solusi dan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah. \u201cKami tidak ingin ini berlama-lama. Harus ada langkah nyata supaya pelayanan tidak terganggu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai tindak lanjut, Komisi IV DPRD Balikpapan membuka kemungkinan untuk melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap kondisi di lapangan guna memastikan kebutuhan riil rumah sakit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKe depan tentu akan kita dalami lagi. Yang jelas, kebutuhan rumah sakit harus kita dukung,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keterbatasan ruang di RS Sayang Ibu Balikpapan Barat membuat pemanfaatan alat medis belum optimal dan berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat. BALIKPAPAN \u2014 Keterbatasan ruang di Rumah Sakit (RS) Sayang Ibu Balikpapan Barat menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat optimalisasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama dalam pemanfaatan peralatan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":181726,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[1243,2872,622,18324,23823,1635,23822,23824,22114,23821],"class_list":["post-181535","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-balikpapan","tag-bpjs-kesehatan","tag-dprd-balikpapan","tag-fasilitas-kesehatan-balikpapan","tag-keterbatasan-ruang-rs","tag-komisi-iv-dprd","tag-pelayanan-rumah-sakit","tag-pembangunan-rs-balikpapan","tag-rs-sayang-ibu","tag-yusdiana"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181535"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181535\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181754,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181535\/revisions\/181754"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181726"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}