{"id":181736,"date":"2026-04-28T18:37:58","date_gmt":"2026-04-28T10:37:58","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=181736"},"modified":"2026-04-28T19:20:21","modified_gmt":"2026-04-28T11:20:21","slug":"dprd-paser-gandeng-kampus-siapkan-rpl-guru-paud-dan-bendahara-opd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dprd-paser-gandeng-kampus-siapkan-rpl-guru-paud-dan-bendahara-opd\/","title":{"rendered":"DPRD Paser Gandeng Kampus, Siapkan RPL Guru PAUD dan Bendahara OPD"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>DPRD Paser bersama perguruan tinggi membahas program RPL 2026 untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan guru PAUD dan tenaga keuangan di OPD.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PASER<\/strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser menggelar audiensi bersama Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda membahas program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Akuntansi dan Manajemen 2026, Senin (28\/04\/2026). Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan tenaga keuangan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum berijazah sarjana (S1).<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-181739\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260428_104606_667-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1920\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260428_104606_667-scaled.jpg 2560w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260428_104606_667-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260428_104606_667-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260428_104606_667-768x576.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260428_104606_667-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG_20260428_104606_667-2048x1536.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Audiensi yang berlangsung di ruang rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Paser tersebut dipimpin Wakil Ketua (Waka) DPRD Paser Zulkifli Kaharuddin bersama Hendrawan Putra, didampingi anggota Komisi II DPRD Paser Basri, Burhanuddin, Regina, dan Agus Santosa. Turut hadir perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Paser, Pelaksana Tugas (Plt) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Paser Liswandi, Kepala Bidang (Kabid) PAUD Dinas Pendidikan Paser Sukardi, serta perwakilan Dinas Kesehatan Paser.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Waka DPRD Paser Zulkifli Kaharuddin menyatakan, program ini merupakan respons atas masih banyaknya guru PAUD dan bendahara OPD di Paser yang belum berstatus sarjana. \u201ckami melakukan pertemuan guna membahas beberapa permasalahan untuk program RPL untuk tenaga usaha dan juga manajemen di pemerintahan kabupaten Paser bersama universitas Widya gama matakarya Mahakam Samarinda\u201d, ungkap Zulkifli Kaharuddin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, audiensi menyasar dua kelompok utama, yakni guru PAUD yang masih berpendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA) serta tenaga akuntansi dan manajemen di 42 OPD, termasuk bendahara pada instansi kesehatan. Program RPL diharapkan dapat membantu mereka memenuhi syarat sertifikasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHal ini juga untuk mendorong terkait dengan IpM dari kualitas pendidikan kita juga. Artinya memang untuk meningkatkan kompetensi mereka\u201d, imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Urgensi program ini semakin kuat setelah adanya kebijakan terbaru dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), di mana bendahara yang tidak memiliki ijazah S1 dengan kelas jabatan 7 berpotensi diturunkan ke kelas jabatan 5. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan serta tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi bendahara dan pembantu bendahara di perangkat daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Astri Yulidar Abbas memaparkan estimasi biaya program RPL. \u201cUniversitas Widya Gama Matakarya Mahakam menyatakan siap melakukan langkah-langkah penunjang pendidikan bagi calon mahasiswa. Program ini akan berjalan selama 4 semester dengan total rincian anggaran program ini berkisar 38 juta per mahasiswa\u201d, paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Zulkifli Kaharuddin menambahkan, program RPL merupakan bentuk penghargaan bagi tenaga keuangan yang telah mengabdi dalam jangka panjang. \u201cBanyak yang sudah kontribusi puluhan tahun. Program ini agar kesejahteraan mereka juga ikut naik,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui program RPL Akuntansi dan Manajemen 2026 ini, DPRD Paser berharap peningkatan kualitas SDM dapat tercapai sekaligus menjaga stabilitas tata kelola keuangan daerah. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DPRD Paser bersama perguruan tinggi membahas program RPL 2026 untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan guru PAUD dan tenaga keuangan di OPD. PASER &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser menggelar audiensi bersama Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda membahas program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Akuntansi dan Manajemen 2026, Senin (28\/04\/2026). Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualifikasi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":181738,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,477],"tags":[23857,14411,20463,23858,18657,540,23856,23855,23859,23860],"class_list":["post-181736","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser","tag-bendahara-opd","tag-dprd-paser","tag-guru-paud","tag-ipm-paser","tag-kemenpan-rb","tag-kabupaten-paser","tag-rekognisi-pembelajaran-lampau","tag-rpl-2026","tag-sdm-daerah","tag-universitas-widya-gama-mahakam"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181736"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181736\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181773,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181736\/revisions\/181773"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181738"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}