{"id":181787,"date":"2026-04-28T22:00:04","date_gmt":"2026-04-28T14:00:04","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=181787"},"modified":"2026-04-28T22:00:04","modified_gmt":"2026-04-28T14:00:04","slug":"kpk-usul-ketum-parpol-dibatasi-dua-periode-ini-alasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kpk-usul-ketum-parpol-dibatasi-dua-periode-ini-alasannya\/","title":{"rendered":"KPK Usul Ketum Parpol Dibatasi Dua Periode, Ini Alasannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2263\" data-end=\"2386\"><em>Pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik dinilai penting untuk memperkuat kaderisasi dan mencegah praktik korupsi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"286\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"13\">JAKARTA &#8211;<\/strong> Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong pembenahan tata kelola partai politik dengan mengusulkan pembatasan masa jabatan Ketua Umum (Ketum) maksimal dua periode, sebagai langkah memperkuat regenerasi kepemimpinan dan mencegah praktik korupsi dalam organisasi politik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"288\" data-end=\"592\">Usulan tersebut tertuang dalam ikhtisar laporan tahunan Direktorat Monitoring KPK tahun 2025 yang dirilis pada 17 April 2026. Dalam dokumen itu, KPK menilai sistem kaderisasi di partai politik perlu diperbaiki melalui regulasi yang lebih ketat, termasuk pembatasan masa jabatan pimpinan tertinggi partai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"594\" data-end=\"830\">Salah satu rekomendasi utama yang diajukan adalah revisi Pasal 29 Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik (Parpol). KPK mengusulkan agar masa jabatan ketua umum hanya diperbolehkan maksimal dua periode kepengurusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"832\" data-end=\"1098\">Selain itu, KPK juga mengeluarkan total 16 poin rekomendasi yang menyasar perbaikan tata kelola partai politik secara menyeluruh. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan sistem politik yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1100\" data-end=\"1304\">Dorongan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan korupsi di sektor politik, mengingat partai politik memiliki peran strategis dalam proses demokrasi dan pengambilan kebijakan di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1306\" data-end=\"1536\">KPK berharap rekomendasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan dalam mereformasi sistem kepartaian di Indonesia agar lebih sehat dan berkelanjutan, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Kamis (24\/04\/2026).[]\n<p data-start=\"1306\" data-end=\"1536\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik dinilai penting untuk memperkuat kaderisasi dan mencegah praktik korupsi. JAKARTA &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong pembenahan tata kelola partai politik dengan mengusulkan pembatasan masa jabatan Ketua Umum (Ketum) maksimal dua periode, sebagai langkah memperkuat regenerasi kepemimpinan dan mencegah praktik korupsi dalam organisasi politik. Usulan tersebut tertuang dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":181797,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[23893,23889,21255,224,6602,23890,23892,23894,23895,23891],"class_list":["post-181787","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-direktorat-monitoring-kpk","tag-ketua-umum-parpol","tag-korupsi-politik","tag-kpk","tag-partai-politik","tag-pembatasan-jabatan","tag-reformasi-politik","tag-rekomendasi-kpk","tag-sistem-kaderisasi","tag-uu-partai-politik"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181787","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181787"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181787\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181799,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181787\/revisions\/181799"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181787"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181787"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181787"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}