{"id":181818,"date":"2026-04-28T23:27:40","date_gmt":"2026-04-28T15:27:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=181818"},"modified":"2026-04-28T23:27:40","modified_gmt":"2026-04-28T15:27:40","slug":"semalaman-terhimpit-gerbong-endang-ditemukan-selamat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/semalaman-terhimpit-gerbong-endang-ditemukan-selamat\/","title":{"rendered":"Semalaman Terhimpit Gerbong, Endang Ditemukan Selamat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2130\" data-end=\"2255\"><em>Korban terakhir berhasil dievakuasi setelah terjebak semalaman akibat tabrakan KRL dengan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"238\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"12\">BEKASI &#8211;<\/strong> Seorang penumpang KRL, Endang Kuswati (40), berhasil ditemukan selamat setelah terjebak semalaman di dalam gerbong yang ringsek akibat tabrakan dengan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27\/4) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"240\" data-end=\"468\">Korban dievakuasi pada Selasa (28\/4) pagi setelah waktu Subuh, menjadi penumpang terakhir yang berhasil dikeluarkan dari lokasi kecelakaan. Endang diketahui terhimpit material kereta bersama korban lainnya sejak insiden terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"470\" data-end=\"704\">Peristiwa tabrakan antara KRL dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek tersebut menyebabkan sejumlah gerbong mengalami kerusakan parah, sehingga proses evakuasi berlangsung cukup lama dan membutuhkan kehati-hatian tinggi dari tim penyelamat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"706\" data-end=\"912\">Ayah korban, Mahfud (74), mengaku keluarga baru mengetahui kejadian tersebut pada Senin malam setelah insiden berlangsung. Ia kemudian berupaya mencari informasi terkait kondisi putrinya di lokasi kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"914\" data-end=\"1128\">Proses evakuasi yang memakan waktu hingga pagi hari menunjukkan kompleksitas penanganan kecelakaan kereta tersebut, terutama dalam memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan diselamatkan dari reruntuhan gerbong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1130\" data-end=\"1409\">Keberhasilan penyelamatan Endang menjadi salah satu kabar baik di tengah insiden yang menyita perhatian publik, sekaligus menegaskan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi dalam penanganan kecelakaan transportasi, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Selasa (28\/04\/2026).[]\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1130\" data-end=\"1409\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Korban terakhir berhasil dievakuasi setelah terjebak semalaman akibat tabrakan KRL dengan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. BEKASI &#8211; Seorang penumpang KRL, Endang Kuswati (40), berhasil ditemukan selamat setelah terjebak semalaman di dalam gerbong yang ringsek akibat tabrakan dengan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27\/4) malam. Korban dievakuasi pada Selasa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":181820,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[23906,23904,13178,6764,23907,23905,23902,23908,23903,23680],"class_list":["post-181818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-berita-bekasi","tag-endang-kuswati","tag-evakuasi-korban","tag-kecelakaan-kereta","tag-kecelakaan-transportasi","tag-kereta-api-argo-bromo-anggrek","tag-krl-bekasi","tag-penyelamatan-dramatis","tag-stasiun-bekasi-timur","tag-tabrakan-kereta"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181818"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181821,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181818\/revisions\/181821"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181820"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}