{"id":181990,"date":"2026-04-29T13:52:56","date_gmt":"2026-04-29T05:52:56","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=181990"},"modified":"2026-04-29T13:52:56","modified_gmt":"2026-04-29T05:52:56","slug":"dua-warga-ditembak-di-dekai-aparat-lakukan-perburuan-intensif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dua-warga-ditembak-di-dekai-aparat-lakukan-perburuan-intensif\/","title":{"rendered":"Dua Warga Ditembak di Dekai, Aparat Lakukan Perburuan Intensif"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"2312\" data-end=\"2419\">Aparat keamanan meningkatkan patroli dan memburu pelaku usai penembakan dua warga sipil di Dekai, Yahukimo.<\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"314\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"12\">YAHUKIMO<\/strong> &#8211; Aparat keamanan memburu pelaku penembakan terhadap dua warga sipil yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo (Yahukimo), Provinsi Papua Pegunungan (Papua Pegunungan), Selasa (28\/4), setelah insiden tersebut terjadi di ruang publik pada siang hari.<\/p>\n<p data-start=\"316\" data-end=\"600\">Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz Faizal Ramadhani mengungkapkan, peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 11.22 Waktu Indonesia Timur (WIT) di Jalan Jenderal Sudirman, Dekai. Saat kejadian, kedua korban tengah melintas dari arah perempatan menuju mess karyawan di Kompleks PJPR.<\/p>\n<p data-start=\"602\" data-end=\"863\">Menurut dia, situasi berubah ketika para korban diduga mulai dibuntuti oleh pelaku hingga akhirnya terjadi aksi penembakan di tengah perjalanan. Aparat kini melakukan pengejaran guna mengungkap pelaku serta memastikan keamanan di wilayah tersebut tetap terjaga.<\/p>\n<p data-start=\"865\" data-end=\"1059\">\u201cKepala Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani menyebut aksi penembakan terjadi pada Selasa (28\/4) kemarin, sekitar pukul 11.22 WIT,\u201d sebagaimana dilansir Cnn Indonesia, Rabu (29\/04\/2026).<\/p>\n<p data-start=\"1061\" data-end=\"1345\">Peristiwa ini menambah daftar gangguan keamanan yang melibatkan KKB di wilayah Papua Pegunungan, khususnya di Yahukimo yang kerap menjadi titik rawan. Aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat patroli di sejumlah lokasi strategis untuk mencegah kejadian serupa terulang.<\/p>\n<p data-start=\"1347\" data-end=\"1618\">Hingga kini, kondisi kedua korban belum dirinci lebih lanjut, sementara aparat masih mengumpulkan keterangan saksi serta bukti di lokasi kejadian untuk mendukung proses penyelidikan. Upaya penegakan hukum diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat. []\n<p data-start=\"1347\" data-end=\"1618\">Redaksi1<\/p>\n<p data-start=\"1620\" data-end=\"1650\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aparat keamanan meningkatkan patroli dan memburu pelaku usai penembakan dua warga sipil di Dekai, Yahukimo. YAHUKIMO &#8211; Aparat keamanan memburu pelaku penembakan terhadap dua warga sipil yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo (Yahukimo), Provinsi Papua Pegunungan (Papua Pegunungan), Selasa (28\/4), setelah insiden tersebut terjadi di ruang publik pada siang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":181991,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[35,9344],"tags":[24010,24009,15129,7918,15128,24011,12461,12042,24008,24007],"class_list":["post-181990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-nasional","category-papua-pegunungan","tag-aparat-keamanan","tag-dekai","tag-keamanan-papua","tag-kkb","tag-konflik-papua","tag-kriminal-bersenjata","tag-operasi-damai-cartenz","tag-papua-pegunungan","tag-penembakan-warga-sipil","tag-yahukimo"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=181990"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181990\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":181992,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/181990\/revisions\/181992"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/181991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=181990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=181990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=181990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}