{"id":182044,"date":"2026-04-29T15:18:44","date_gmt":"2026-04-29T07:18:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=182044"},"modified":"2026-04-29T15:18:44","modified_gmt":"2026-04-29T07:18:44","slug":"pn-bandung-vonis-25-tahun-pelaku-ujaran-kebencian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pn-bandung-vonis-25-tahun-pelaku-ujaran-kebencian\/","title":{"rendered":"PN Bandung Vonis 2,5 Tahun Pelaku Ujaran Kebencian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2151\" data-end=\"2252\"><em>Vonis PN Bandung terhadap pelaku ujaran kebencian menegaskan batas hukum dalam kebebasan berekspresi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"267\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"11\">BANDUNG<\/strong> &#8211; Penegakan hukum terhadap tindak pidana kebencian kembali ditegaskan melalui putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan kepada Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, setelah dinyatakan terbukti bersalah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"269\" data-end=\"607\">Majelis Hakim PN Bandung menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana yang berkaitan dengan penyebaran kebencian. Vonis tersebut dibacakan dalam sidang putusan yang digelar di PN Bandung, dengan pertimbangan bahwa perbuatan terdakwa telah melanggar ketentuan hukum yang berlaku dan berdampak pada ketertiban umum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"609\" data-end=\"905\">Putusan ini menjadi bagian dari upaya aparat penegak hukum dalam menekan penyebaran konten bermuatan kebencian, khususnya di ruang publik maupun digital. Selain itu, vonis tersebut diharapkan memberi efek jera serta menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menyampaikan pendapat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"907\" data-end=\"1253\">Perkara ini juga menyoroti pentingnya literasi hukum dan tanggung jawab dalam berkomunikasi, mengingat konsekuensi pidana yang dapat timbul dari tindakan yang mengandung unsur kebencian. Kasus ini sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Rabu, (29\/04\/2026), menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi tetap memiliki batas yang diatur oleh hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1255\" data-end=\"1434\">Dengan putusan tersebut, diharapkan kesadaran publik terhadap bahaya ujaran kebencian semakin meningkat, serta tercipta ruang sosial yang lebih kondusif dan saling menghormati. []\n<p data-start=\"1255\" data-end=\"1434\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Vonis PN Bandung terhadap pelaku ujaran kebencian menegaskan batas hukum dalam kebebasan berekspresi. BANDUNG &#8211; Penegakan hukum terhadap tindak pidana kebencian kembali ditegaskan melalui putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan kepada Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, setelah dinyatakan terbukti bersalah. Majelis Hakim PN Bandung menyatakan terdakwa secara &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":182045,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9359,35],"tags":[7899,17825,24073,21210,24071,24069,24070,24072,8875,19897],"class_list":["post-182044","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jawa-barat","category-berita-nasional","tag-bandung","tag-hukum-indonesia","tag-kasus-hukum-bandung","tag-kebebasan-berekspresi","tag-muhammad-adimas-firdaus","tag-pn-bandung","tag-resbob","tag-tindak-pidana-kebencian","tag-ujaran-kebencian","tag-vonis-pengadilan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182044","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=182044"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182044\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":182046,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182044\/revisions\/182046"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/182045"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=182044"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=182044"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=182044"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}