{"id":182306,"date":"2026-04-30T15:56:16","date_gmt":"2026-04-30T07:56:16","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=182306"},"modified":"2026-04-30T16:08:27","modified_gmt":"2026-04-30T08:08:27","slug":"aksi-pencuri-tas-terbongkar-cctv-pelaku-nyaris-dihajar-massa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/aksi-pencuri-tas-terbongkar-cctv-pelaku-nyaris-dihajar-massa\/","title":{"rendered":"Aksi Pencuri Tas Terbongkar CCTV, Pelaku Nyaris Dihajar Massa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Petugas keamanan pasar mengungkap pencurian melalui CCTV, namun pelaku sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum diamankan polisi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KOTAWARINGIN BARAT<\/strong> &#8211; Respons cepat petugas keamanan Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), berhasil mengungkap aksi pencurian tas milik pedagang kue cucur, meski pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa, Rabu 29 April 2026 sekitar pukul 22.30 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa bermula saat seorang pria berinisial I (32) diduga mengambil tas milik pedagang yang tengah tertidur di lapaknya. Aksi tersebut awalnya tidak diketahui korban maupun pedagang lain di sekitar lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecurigaan muncul dari petugas keamanan pasar yang melihat gerak-gerik pelaku saat melintas di pos pengamanan. Untuk memastikan, petugas kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) dan menemukan bukti pelaku berkeliling pasar sebelum mengambil tas di salah satu lapak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas keamanan pasar kemudian melakukan penyisiran hingga akhirnya menemukan pelaku di jalur Blok D yang berbatasan dengan Masjid Sirajul Mukhtadin, tepat di arah pintu keluar pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat kami tanya dia tidak mengaku, tetapi kami sudah mengantongi bukti melalui rekaman CCTV, karena bersikeras tidak mengaku saya seret pelaku ke lapak pedagang kue cucur,\u201d kata petugas keamanan pasar, Vika, sebagaimana diberitakan Radar Sampit, Kamis (30\/04\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan tas milik korban yang berisi uang sebesar Rp700 ribu. Temuan tersebut memicu reaksi pedagang lain yang berteriak sehingga menarik perhatian pengunjung dan memicu kerumunan massa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Situasi kemudian memanas ketika warga yang geram berupaya menghakimi pelaku. Petugas keamanan bersama warga berupaya mengamankan pelaku ke pos pengamanan pasar sambil menunggu kedatangan aparat kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas segera berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Kobar untuk mengevakuasi pelaku. Namun, saat hendak dibawa ke mobil patroli, massa yang semakin banyak kembali berusaha menghakimi pelaku sehingga petugas sempat kewalahan mengendalikan situasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, pelaku akhirnya berhasil diamankan bersama barang bukti dan dibawa ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya penguatan pengamanan pasar sekaligus imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.[]\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petugas keamanan pasar mengungkap pencurian melalui CCTV, namun pelaku sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum diamankan polisi. KOTAWARINGIN BARAT &#8211; Respons cepat petugas keamanan Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), berhasil mengungkap aksi pencurian tas milik pedagang kue cucur, meski pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa, Rabu 29 April &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":182308,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,9287],"tags":[24277,24278,24275,6001,24276,13673,24273,24279,24274,20356],"class_list":["post-182306","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-pangkalan-bun","tag-amukan-massa","tag-berita-kriminal-kobar","tag-cctv-pasar","tag-kotawaringin-barat","tag-maling-pasar","tag-pangkalan-bun","tag-pasar-indra-sari","tag-pencurian-pedagang","tag-pencurian-tas","tag-polres-kobar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182306","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=182306"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182306\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":182322,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182306\/revisions\/182322"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/182308"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=182306"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=182306"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=182306"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}