{"id":182385,"date":"2026-04-30T20:28:24","date_gmt":"2026-04-30T12:28:24","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=182385"},"modified":"2026-04-30T20:29:37","modified_gmt":"2026-04-30T12:29:37","slug":"mafia-bbm-subsidi-terkuak-22-kasus-dibongkar-dalam-30-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mafia-bbm-subsidi-terkuak-22-kasus-dibongkar-dalam-30-hari\/","title":{"rendered":"Mafia BBM Subsidi Terkuak, 22 Kasus Dibongkar dalam 30 Hari"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pengungkapan 22 kasus dalam 30 hari mengungkap jaringan terorganisir penyalahgunaan BBM subsidi dengan modus barcode ilegal dan kendaraan modifikasi di Kalimantan Timur.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BALIKPAPAN<\/strong> \u2013 Praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Kalimantan Timur<\/span><\/span> terungkap masif setelah <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Kepolisian Daerah Kalimantan Timur<\/span><\/span> membongkar 22 kasus dalam 30 hari terakhir. Pengungkapan ini mengungkap jaringan terorganisir yang beroperasi dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) hingga lokasi penampungan, dengan total barang bukti mencapai 20.867 liter BBM subsidi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Mahakam <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Polda Kaltim<\/span><\/span>, Kamis (30\/04\/2026). Dari total barang bukti, sekitar 15 ribu liter merupakan pertalite dan lebih dari 5 ribu liter adalah solar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kaltim Bambang Yugo Pamungkas menegaskan, pengungkapan ini merupakan hasil pengawasan intensif lintas instansi yang melibatkan <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Pertamina<\/span><\/span>, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Kodam VI\/Mulawarman<\/span><\/span>, serta <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">POMAL<\/span><\/span>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelama 30 hari ini kami menangani 22 laporan polisi dengan 25 tersangka. Ini menjadi atensi serius pemerintah pusat agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengungkapkan, praktik ilegal tersebut dilakukan secara terorganisir dengan modus yang kian canggih. Salah satu cara yang digunakan adalah memanfaatkan barcode secara ilegal untuk melakukan pembelian berulang di sejumlah SPBU.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPelaku menggunakan hingga 113 barcode berbeda. Mereka juga memodifikasi identitas kendaraan agar bisa mengisi BBM berkali-kali,\u201d jelas Bambang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, kendaraan yang digunakan juga dimodifikasi dengan penambahan tangki berkapasitas besar, mulai 50 hingga 100 liter. BBM yang telah dibeli kemudian dipindahkan menggunakan pompa ke dalam jeriken, ditampung di drum, lalu dijual kembali untuk meraup keuntungan pribadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni jelas praktik terorganisir. Mereka melangsir dari SPBU, menampung, lalu menjual kembali. Dampaknya merugikan negara dan masyarakat,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari sisi wilayah, kasus terbanyak ditemukan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), disusul Balikpapan dan Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Meski demikian, polisi belum menemukan indikasi penyaluran BBM subsidi tersebut ke sektor industri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 40 angka 9 <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023<\/span><\/span> tentang Cipta Kerja, perubahan atas Pasal 55 <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001<\/span><\/span> tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara serta denda hingga Rp60 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polda Kaltim memastikan pengawasan distribusi BBM subsidi akan terus diperketat guna mencegah praktik serupa terulang dan memastikan hak masyarakat tetap terjaga. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengungkapan 22 kasus dalam 30 hari mengungkap jaringan terorganisir penyalahgunaan BBM subsidi dengan modus barcode ilegal dan kendaraan modifikasi di Kalimantan Timur. BALIKPAPAN \u2013 Praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kalimantan Timur terungkap masif setelah Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar 22 kasus dalam 30 hari terakhir. Pengungkapan ini mengungkap jaringan terorganisir yang beroperasi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":182479,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[1243,24436,9351,24437,24435,1806,561,24434,299,2170,1288],"class_list":["post-182385","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-balikpapan","tag-barcode-spbu","tag-bbm-subsidi","tag-hukum-migas-indonesia","tag-kasus-bbm-ilegal","tag-kutai-barat","tag-kutai-kartanegara","tag-mafia-bbm","tag-penyelundupan-bbm","tag-pertamina","tag-polda-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=182385"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182385\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":182485,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182385\/revisions\/182485"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/182479"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=182385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=182385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=182385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}