{"id":182675,"date":"2026-05-02T12:22:27","date_gmt":"2026-05-02T04:22:27","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=182675"},"modified":"2026-05-02T12:22:27","modified_gmt":"2026-05-02T04:22:27","slug":"gedung-putih-bahas-serangan-lanjutan-iran-masih-jadi-target-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gedung-putih-bahas-serangan-lanjutan-iran-masih-jadi-target-as\/","title":{"rendered":"Gedung Putih Bahas Serangan Lanjutan, Iran Masih Jadi Target AS"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2370\" data-end=\"2505\"><em>Amerika Serikat menyiapkan berbagai opsi serangan, termasuk penggunaan rudal hipersonik, dalam menghadapi potensi eskalasi dengan Iran.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"279\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"14\">WASHINGTON<\/strong> &#8211; Opsi eskalasi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran masih terbuka setelah Komando Pusat Amerika Serikat (United States Central Command\/CENTCOM) memaparkan sejumlah skenario serangan lanjutan kepada Presiden Donald Trump dalam rapat tertutup di Gedung Putih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"281\" data-end=\"523\">Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Komandan CENTCOM Brad Cooper dalam pengarahan di <em data-start=\"373\" data-end=\"389\">Situation Room<\/em> pada Jumat (1\/5\/2026), yang membahas kemungkinan langkah militer apabila pemerintah AS memutuskan kembali melanjutkan operasi tempur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"525\" data-end=\"831\">Dalam skenario yang dipresentasikan, militer AS menyiapkan konsep serangan cepat dengan intensitas tinggi yang disebut sebagai \u201cgelombang serangan singkat dan dahsyat\u201d. Rencana ini mencakup berbagai target strategis di Iran, mulai dari sisa aset militer hingga infrastruktur penting dan figur kepemimpinan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"833\" data-end=\"1175\">Selain opsi serangan konvensional, Pentagon juga mempertimbangkan penggunaan teknologi persenjataan mutakhir untuk meningkatkan efektivitas operasi. Salah satu yang dikaji adalah rudal hipersonik terbaru berjulukan <em data-start=\"1048\" data-end=\"1060\">Dark Eagle<\/em> yang memiliki jangkauan hingga sekitar 3.218 kilometer dan diklaim mampu menghantam sasaran dengan presisi tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1177\" data-end=\"1358\">Pengembangan skenario ini juga diiringi peningkatan kehadiran alutsista AS di kawasan Timur Tengah, termasuk pengerahan pesawat pengebom B-1B Lancer guna memperkuat kesiapan tempur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1360\" data-end=\"1635\">Langkah antisipatif tersebut mencerminkan upaya AS menjaga keunggulan militer di tengah dinamika konflik dengan Iran, sekaligus menjadi sinyal bahwa opsi kekuatan tetap dipertimbangkan di balik jalur diplomasi. Informasi ini sebagaimana dilansir Anadolu, Jumat (1\/5\/2026). []\n<p data-start=\"1360\" data-end=\"1635\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Amerika Serikat menyiapkan berbagai opsi serangan, termasuk penggunaan rudal hipersonik, dalam menghadapi potensi eskalasi dengan Iran. WASHINGTON &#8211; Opsi eskalasi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran masih terbuka setelah Komando Pusat Amerika Serikat (United States Central Command\/CENTCOM) memaparkan sejumlah skenario serangan lanjutan kepada Presiden Donald Trump dalam rapat tertutup di Gedung Putih. Paparan tersebut disampaikan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":182676,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,16072,24609,16492,24608,6796,7612,17790,15321,24121],"class_list":["post-182675","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-anadolu-agency","tag-b-1b-lancer","tag-centcom","tag-dark-eagle","tag-donald-trump","tag-iran","tag-militer-as","tag-pentagon","tag-rudal-hipersonik"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182675","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=182675"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182675\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":182677,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182675\/revisions\/182677"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/182676"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=182675"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=182675"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=182675"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}