{"id":182678,"date":"2026-05-02T12:28:30","date_gmt":"2026-05-02T04:28:30","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=182678"},"modified":"2026-05-02T12:30:25","modified_gmt":"2026-05-02T04:30:25","slug":"cerd-kritik-keras-kebijakan-israel-isu-ham-kembali-mencuat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/cerd-kritik-keras-kebijakan-israel-isu-ham-kembali-mencuat\/","title":{"rendered":"CERD Kritik Keras Kebijakan Israel, Isu HAM Kembali Mencuat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2053\" data-end=\"2206\"><em>Komite PBB menilai undang-undang hukuman mati Israel berpotensi memperkuat diskriminasi terhadap warga Palestina dan mengancam prinsip hak asasi manusia.<\/em><\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"358\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"12\">NEW YORK<\/strong> &#8211; Komite Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial (<em data-start=\"94\" data-end=\"154\">Committee on the Elimination of Racial Discrimination\/CERD<\/em>) menilai undang-undang hukuman mati terbaru Israel berpotensi memperdalam ketidaksetaraan perlakuan terhadap warga Palestina serta menimbulkan kekhawatiran serius terhadap perlindungan hak asasi manusia.<\/p>\n<p data-start=\"360\" data-end=\"623\">Pernyataan tersebut disampaikan CERD pada Jumat (1\/5\/2026) sebagai respons atas kebijakan hukum baru yang diadopsi Israel. Komite menilai regulasi tersebut tidak hanya berdampak pada aspek hukum pidana, tetapi juga berimplikasi pada isu diskriminasi berbasis ras.<\/p>\n<p data-start=\"625\" data-end=\"842\">Dalam penilaiannya, CERD menegaskan bahwa penerapan hukuman mati melalui undang-undang tersebut berisiko memperkuat perlakuan tidak setara terhadap kelompok tertentu, khususnya warga Palestina, dalam sistem peradilan.<\/p>\n<p data-start=\"844\" data-end=\"1101\">Komite PBB itu juga menyoroti potensi pelanggaran prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM) yang dijamin dalam berbagai instrumen internasional. Kebijakan tersebut dinilai dapat memperburuk situasi perlindungan HAM di wilayah yang telah lama diliputi konflik.<\/p>\n<p data-start=\"1103\" data-end=\"1333\">Pernyataan ini mencerminkan meningkatnya perhatian komunitas internasional terhadap kebijakan hukum Israel dan dampaknya terhadap dinamika sosial-politik di kawasan. Informasi ini sebagaimana dilansir Anadolu, Jumat (1\/5\/2026). []\n<p data-start=\"1103\" data-end=\"1333\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komite PBB menilai undang-undang hukuman mati Israel berpotensi memperkuat diskriminasi terhadap warga Palestina dan mengancam prinsip hak asasi manusia. NEW YORK &#8211; Komite Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial (Committee on the Elimination of Racial Discrimination\/CERD) menilai undang-undang hukuman mati terbaru Israel berpotensi memperdalam ketidaksetaraan perlakuan terhadap warga Palestina serta menimbulkan kekhawatiran serius terhadap &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":182679,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[16072,24610,24611,3079,6239,2496,24612,15078,7444,3130],"class_list":["post-182678","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-anadolu-agency","tag-cerd","tag-diskriminasi-rasial","tag-ham","tag-hukuman-mati","tag-israel","tag-kebijakan-israel","tag-konflik-timur-tengah","tag-palestina","tag-pbb"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182678","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=182678"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182678\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":182680,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182678\/revisions\/182680"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/182679"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=182678"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=182678"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=182678"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}