{"id":183229,"date":"2026-05-05T19:28:09","date_gmt":"2026-05-05T11:28:09","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=183229"},"modified":"2026-05-31T09:45:13","modified_gmt":"2026-05-31T01:45:13","slug":"inflasi-di-balikpapan-dan-ppu-semakin-melandai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/inflasi-di-balikpapan-dan-ppu-semakin-melandai\/","title":{"rendered":"Inflasi Balikpapan dan PPU Melandai pada April 2026"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Inflasi Balikpapan dan PPU pada April 2026 tetap terkendali, didorong normalisasi permintaan pasca-Idulfitri, terjaganya pasokan pangan, dan sinergi pengendalian harga daerah.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BALIKPAPAN<\/strong> &#8211; Inflasi di Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada April 2026 menunjukkan tren melandai, seiring normalisasi permintaan masyarakat pasca-Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri serta terjaganya pasokan dan distribusi pangan strategis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara bulanan, Balikpapan mencatat deflasi 0,05 persen secara month to month (mtm). Sementara itu, PPU mengalami inflasi 0,33 persen mtm, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 1,09 persen mtm.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara tahunan, inflasi Balikpapan tercatat 2,19 persen secara year on year (yoy), sedangkan PPU sebesar 2,10 persen yoy. Angka tersebut masih berada di bawah inflasi nasional sebesar 2,42 persen yoy dan tetap dalam rentang sasaran inflasi nasional 2026 sebesar 2,5 persen \u00b1 1 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan Robi Ariadi, dalam siaran pers, Selasa (05\/05\/2026), mengatakan tren inflasi yang melandai menunjukkan efektivitas pengendalian harga di daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cInflasi di Balikpapan dan Penajam Paser Utara pada April 2026 menunjukkan tren yang semakin melandai dan tetap terkendali. Hal ini mencerminkan kuatnya sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh anggota TPID dalam menjaga stabilitas harga, khususnya pasokan pangan pasca Idul Fitri,\u201d ujar Robi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Robi, kondisi tersebut tidak terlepas dari kembali normalnya permintaan masyarakat setelah Idulfitri, terjaganya ketersediaan pasokan dan stok berbagai komoditas pangan strategis, serta konsistensi pengendalian inflasi daerah melalui sinergi antarlembaga dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Balikpapan dan PPU.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Deflasi di Balikpapan terutama dipengaruhi oleh penurunan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Sejumlah komoditas seperti daging ayam ras, ikan layang, dan cabai rawit mengalami penurunan harga seiring meningkatnya pasokan dan membaiknya produksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, inflasi di PPU dipicu kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, seperti tomat, bawang merah, dan minyak goreng. Kenaikan tersebut dipengaruhi faktor cuaca serta kendala distribusi dari daerah pemasok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski inflasi relatif terkendali, Robi menegaskan sejumlah risiko ke depan tetap perlu diantisipasi, terutama potensi musim kemarau dan dinamika pasokan antarwilayah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tetap mewaspadai sejumlah risiko ke depan, terutama potensi dampak musim kemarau terhadap produksi pangan serta pasokan dari daerah sentra. Untuk itu, penguatan kerja sama antar daerah dan program ketahanan pangan akan terus kami dorong agar inflasi tetap berada dalam sasaran nasional,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai langkah antisipasi, BI bersama pemerintah daerah melalui TPID terus memperkuat koordinasi pengendalian harga. Upaya tersebut dilakukan melalui operasi pasar, distribusi bantuan pangan, serta penguatan ketahanan pangan, termasuk gerakan tanam komoditas strategis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BI optimistis sinergi pengendalian inflasi yang terus diperkuat dapat menjaga stabilitas harga di Balikpapan dan PPU, sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah sepanjang 2026. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Irwanto | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inflasi Balikpapan dan PPU pada April 2026 tetap terkendali, didorong normalisasi permintaan pasca-Idulfitri, terjaganya pasokan pangan, dan sinergi pengendalian harga daerah. BALIKPAPAN &#8211; Inflasi di Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada April 2026 menunjukkan tren melandai, seiring normalisasi permintaan masyarakat pasca-Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri serta terjaganya pasokan dan distribusi pangan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":181630,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467],"tags":[28750,31938,31937,31935,14492,8172,31936,31934,28748,5544,4538,20829,1277,9514,11734,31939,29311,14598],"class_list":["post-183229","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","tag-bank-indonesia-balikpapan","tag-bawang-merah","tag-cabai-rawit","tag-deflasi-balikpapan","tag-harga-pangan","tag-idulfitri","tag-inflasi-april-2026","tag-inflasi-balikpapan","tag-inflasi-ppu","tag-kalimantan-timur","tag-ketahanan-pangan","tag-minyak-goreng","tag-operasi-pasar","tag-penajam-paser-utara","tag-robi-ariadi","tag-tomat","tag-tpid-balikpapan","tag-tpid-ppu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=183229"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183229\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":188179,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183229\/revisions\/188179"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=183229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=183229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=183229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}