{"id":183898,"date":"2026-05-07T17:20:03","date_gmt":"2026-05-07T09:20:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=183898"},"modified":"2026-05-07T17:21:59","modified_gmt":"2026-05-07T09:21:59","slug":"dana-desa-berbuah-manis-bumk-dumaring-panen-puluhan-ton-semangka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dana-desa-berbuah-manis-bumk-dumaring-panen-puluhan-ton-semangka\/","title":{"rendered":"Dana Desa Berbuah Manis, BUMK Dumaring Panen Puluhan Ton Semangka"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>BUMK Amparan Tikar Kampung Dumaring berhasil memanen 20 ton semangka dan dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BERAU<\/strong>\u00a0&#8211; Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Amparan Tikar Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, berhasil memanen sekitar 20 ton semangka dari lahan seluas 1,5 hektare. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pengelolaan dana kampung melalui sektor pertanian mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panen raya semangka yang digelar Kamis (07\/05\/2026) itu turut dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, M Said. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap pengembangan usaha pertanian yang dilakukan BUMK Amparan Tikar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua BUMK Amparan Tikar Dumaring, Muhammad, mengatakan budidaya semangka menjadi salah satu program unggulan ketahanan pangan kampung yang melibatkan masyarakat mulai dari pengolahan lahan hingga panen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAlhamdulillah hasil panen cukup baik dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan ke depan. Selain meningkatkan ketahanan pangan, usaha ini juga membuka lapangan kerja dan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat maupun desa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain semangka, BUMK Amparan Tikar juga mengembangkan budidaya jagung di lahan seluas dua hektare yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. Program tersebut dibiayai melalui Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan alokasi sebesar 20 persen dari pagu dana desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Muhammad menjelaskan hasil panen semangka saat ini telah memiliki penampung tetap dengan harga jual sekitar Rp9 ribu per kilogram. Kondisi itu dinilai memberikan kepastian pasar bagi petani dan mendukung keberlanjutan usaha pertanian desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kampung Dumaring, Salehuddin, mengatakan pemerintah kampung terus memberikan penyertaan modal kepada BUMK guna mendukung pengembangan unit usaha produktif di berbagai sektor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSebelumnya kami juga sudah melakukan panen perdana padi gunung. Jadi memang potensi kampung cukup besar untuk terus dikembangkan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Sekkab Berau menilai pengelolaan penyertaan modal kampung oleh BUMK Amparan Tikar sudah menunjukkan hasil positif. Ia menyebut total penyertaan modal yang diberikan pemerintah kampung mencapai Rp200 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Said, pengembangan sektor pertanian desa menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tengah kondisi efisiensi anggaran. Ia juga menilai pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif dapat menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat kampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBUMK ini mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar sekaligus memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Banyak potensi lokal yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian kampung,\u201d tandasnya, sebagaimana dilansir Radar Banjarmasin, Kamis, (07\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberhasilan panen semangka tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi kampung lain di Berau untuk mengembangkan sektor pertanian berbasis potensi lokal sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUMK Amparan Tikar Kampung Dumaring berhasil memanen 20 ton semangka dan dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa. BERAU\u00a0&#8211; Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Amparan Tikar Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, berhasil memanen sekitar 20 ton semangka dari lahan seluas 1,5 hektare. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pengelolaan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":183900,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,26],"tags":[2946,82,25653,1167,12451,25652,25651,4538,25659,25655,2802,25656,25657,25660,25654,25658,9680],"class_list":["post-183898","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-apbn","tag-berau","tag-bumk-amparan-tikar","tag-dana-desa","tag-ekonomi-desa","tag-kampung-dumaring","tag-kecamatan-talisayan","tag-ketahanan-pangan","tag-lahan-produktif","tag-m-said","tag-panen-raya","tag-panen-semangka","tag-pertanian-berau","tag-pertanian-kalimantan-timur","tag-sekkab-berau","tag-semangka-dumaring","tag-tanjung-redeb"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183898","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=183898"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183898\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":183908,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183898\/revisions\/183908"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/183900"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=183898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=183898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=183898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}