{"id":18392,"date":"2019-01-21T03:17:43","date_gmt":"2019-01-21T03:17:43","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=18392"},"modified":"2019-01-21T03:17:43","modified_gmt":"2019-01-21T03:17:43","slug":"pt-gcl-dinilai-curang-tak-bayar-ganti-rugi-tanah-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pt-gcl-dinilai-curang-tak-bayar-ganti-rugi-tanah-warga\/","title":{"rendered":"PT. GCL Dinilai Curang Tak Bayar Ganti Rugi Tanah Warga"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_18393\" aria-describedby=\"caption-attachment-18393\" style=\"width: 659px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/Foto-Daniel-Tangkau.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-18393\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2019\/01\/Foto-Daniel-Tangkau-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"659\" height=\"494\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-18393\" class=\"wp-caption-text\">GANTI RUGI-Daniel E. Tangkau, SH menggelar konfrensi pers perihal belum dibayarnya ganti rugi tanah kliennya sebesar Rp. 900 juta oleh PT. GCL Indo Tenaga, di sekitar pantai Kura-Kura, Desa Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat. (Foto:Yuni Hairunita)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PONTIANAK-Pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara di wilayah pantai Kura-Kura Desa Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat yang dilakukan oleh PT.GCL Indo Tenaga menuai masalah.<\/p>\n<p>Pasalnya ganti rugi tanah sebesar Rp. 900 juta yang dijanjikan perusahaan kepada pemilik tanah tak kunjung dibayarkan.<\/p>\n<p>Menurut Daniel E Tangkau, SH kuasa hukum Hj. Hilma pemilik tanah mengatakan, kasus yang menerpa kliennya telah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang agar dimaklumi mengingat PT. GCL telah melanggar beberapa kepentingan dan hukum yang berlaku di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cPembebasan lahan untuk pembangunan PLTU Tanjung Gundul yang saat ini sedang dikerjakan tanpa melalui pemerintah daerah, bahkan klien saya hingga detik ini ganti rugi tanah belum dibayarkan,\u2019\u2019tegas Daniel E. Tangkau di Pontianak belum lama ini.<\/p>\n<p>Menurutnya, \u00a0jika melalui pemerintah daerah tentunya\u00a0ada tim yang terlibat dan tidak melangggar hukum yang berlaku , setelah kita memaklumi sudah banyak pelanggaran hukum pada saat pembebasan lahan milik warga, hal ini dilakukan langsung oleh pihak PT.GCL sendiri.<\/p>\n<p>Upaya hukum kata Daniel E. Tangkau sudah pernah dilakukan kliennya\u00a0 dengan melakukan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak, untuk pembatalan HGB atas nama PT.GCL karena belum ada ganti rugi atas tanah tersebut. \u201cKlien saya punya SKT sekarang lagi dalam proses gugatan di pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pontianak karena tidak pernah ada ganti rugi jadi proses pembangunan PLTU tetap berjalan,\u2019\u2019ujarnya kepada wartawan Beritaborneo.com dalam konfrensi persnya.<\/p>\n<p>Proses hukum ini berlangsung di Pengadilan Negeri Bengkayang atas perkara perdata dan pengadilan Tata Usaha Negara , namun pihak PT.GCL menganggap ini sudah clear sehingga proses pembangunan tetap berjalan. \u201cKalau sudah clear tidak ada tuntutan lagi karena SKT masih ada sama Hj.Hilma yang sekarang kita pegang untuk bukti,\u2019\u2019ujarnya lagi.<\/p>\n<p>Luas lahan milik Hj.Hilma hampir mencapai tiga hektar , jika di potong wilayah sempadan laut masih ada sekitar satu hektar lebih. \u201cKami mohon kepada Pemerintah Kabupaten\u00a0 Bengkayang untuk tidak membongkar bangunan di atas tanah tersebut sebelum ada keputusan resmi dari pengadilan,\u2019\u2019pinta Daniel E. Tangkau. (Rachmat Effendi\/Yuni Hairunita)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK-Pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara di wilayah pantai Kura-Kura Desa Tanjung Gundul, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat yang dilakukan oleh PT.GCL Indo Tenaga menuai masalah. Pasalnya ganti rugi tanah sebesar Rp. 900 juta yang dijanjikan perusahaan kepada pemilik tanah tak kunjung dibayarkan. Menurut Daniel E Tangkau, SH kuasa hukum &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18393,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273],"tags":[5918,5919,5920,5921],"class_list":["post-18392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","tag-benmgkayang","tag-daniel-e-tangkau","tag-ganti-rugi","tag-pt-gcl-indo-tenaga"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18392"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18392\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}